Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Diameter Pasir Silika Dan Zeolit Pada Saringan Pasir Lambat Dalam Menurunkan Parameter Kekeruhan Air Sungai Siak Denisa Nurmalia; Shinta Elystia; Aryo Sasmita
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Vol 6 (2019): Edisi 2 Juli s/d Desember 2019
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The need for clean water is needed by various groups of people. People who live on the banks of the Siak River in Limbungan Village, Rumbai Pesisir Sub-District use Siak River water for clean water of bathing, washing and latrines by used it directly. Siak River water used by residents has several parameters that exceed the quality standard so that the use of river water must be processed first. One simple system that can process Siak River water is a slow sand filter with the addition of zeolite. The purpose of this study was to determine the efficiency of decreasing turbidity parameters by slow sand filters. In this study variations in the diameter of silica sand – zeolite (0,15 – 0,35) mm, diameter of silica sand – zeolite (0,35 – 0,55) mm and variations in flow rate filtration on slow sand filters (0,1 ; 0,2 and 0,3) m/hour. Based on the results of the study, the highest removal efficiency was found in slow sand filter reactors with media diameters (0,15 – 0,55) mm and with flow velocities of 0,1 m / hour, removal of turbidity is 97,08%Keywords: Slow Sand Filter, Silica Sand, Zeolite, Siak River Water
E-Commerce Lintas Batas ASEAN: Peluang dan Tantangan Integrasi Ekonomi Digital Arya Luthfi Permadi; Dhanang Fawaiz Akbar; Munawir Siahaan; Yusuf Krisman Gea; Puput Rusmawati; Azzahra Handhika G. Fajri; Denisa Nurmalia; Siti Wahyu Vitamagistra
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 3 No. 4 (2025): November
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v3i4.585

Abstract

Kawasan Asia Tenggara mengalami transformasi digital yang pesat dengan pertumbuhan e-commerce lintas batas yang signifikan, namun masih menghadapi fragmentasi regulasi dan ketimpangan infrastruktur digital antar negara ASEAN yang menghambat integrasi ekonomi digital optimal. Penelitian ini menganalisis peluang dan tantangan integrasi ekonomi digital ASEAN melalui e-commerce lintas batas serta memberikan rekomendasi strategis untuk memaksimalkan potensi tersebut. Pendekatan kualitatif dengan metode analisis dokumen dan studi literatur sistematis digunakan untuk menganalisis publikasi akademik terindeks, laporan organisasi internasional, dan dokumen kebijakan ASEAN periode 2020-2025. Pasar e-commerce lintas batas Asia Tenggara mencapai USD 45,39 miliar pada 2025 dengan proyeksi pertumbuhan 11,14% per tahun hingga USD 76,97 miliar pada 2030. Peluang utama meliputi basis 402 juta konsumen digital, dominasi segmen B2C (78,67%), dan dukungan kerangka kebijakan DEFA serta RCEP. Tantangan signifikan mencakup kesenjangan infrastruktur TIK (0,7%-5,4% dari PDB), fragmentasi regulasi, kompleksitas logistik dengan tingkat pengembalian 22% untuk kategori fashion, dan ancaman keamanan siber yang meningkat. Studi ini menunjukkan bahwa integrasi e-commerce lintas batas ASEAN memerlukan pendekatan holistik yang menggabungkan harmonisasi kebijakan, investasi infrastruktur merata, dan kerangka keamanan siber bersama rekomendasi strategis yang melampaui analisis pasar konvensional dan memberikan roadmap implementasi konkret untuk pembuat kebijakan regional.