Siti Wahyu Vitamagistra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PATRON KLIEN ANTARA TAUKE DAN PETANI KELAPA SAWIT DI DESA RAWA MULIA KECAMATAN SIMPANG KANAN KABUPATEN ROKAN HILIR Agus Agus; Resdati Resdati; Mardatillah Mardatillah; Siti Wahyu Vitamagistra; Muhammad Faizal Dzulqarnain
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of oil palm in Indonesia is supported by climatic conditions suitable for the survival of oil palm plants. The purpose of this study is to determine the patron-client relationship between the touts and oil palm farmers in Rawa Mulia Village in Simpang Kanan District and the factors that cause the patron-client relationship between the touts and oil palm farmers in Rawa Mulia Village in Simpang Kanan District. This research method uses a qualitative research method. This study was conducted with six (6) research subjects according to predetermined criteria. There are three strategies that are usually used by someone when in a threatening condition, including a relationship strategy, a strategy of tightening the belt, and an alternative subsistence strategy. Data collection was carried out through the stages of observation, interviews, and documentation in the study. The results of the study, the touts and oil palm farmers have a reciprocal relationship that requires each other and relationship factors such as debt, trust, and culture. Patron-client relationship between touts and oil palm farmers in Rawa Mulia Village, Simpang Kanan District, Rokan Hilir Regency This relationship demonstrates a mutually beneficial relationship. This closeness stems from farmers' limited capital, limited market access due to the village's relatively remote geographic location, and the dominance of the "tauke" (trade owners) as oil palm farm owners in the palm oil marketing distribution chain.
Simbolisme Papan Bunga Dalam Tradisi Selebrasi Kelulusan Mahasiswa Halala Hidayati; T. Romi Marnelly; Siti Wahyu Vitamagistra
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena penggunaan papan bunga dalam tradisi selebrasi kelulusan mahasiswa semakin berkembang dan menjadi bagian dari budaya akademik di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses interaksi simbolik antara pengirim dan penerima papan bunga serta mengungkap makna simbolisme papan bunga dalam tradisi selebrasi kelulusan mahasiswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Interaksionisme Simbolik dari George Herbert Mead yang meliputi konsep mind, self, dan society. Hasil penelitian menunjukkan bahwa papan bunga dianggap sebagai bentuk penghargaan dan pengakuan sosial atas pencapaian akademik mahasiswa. Interaksi simbolik terjadi antara pengirim dan penerima papan bunga berlangsung melalui proses mind, self, dan society. Papan Pada aspek mind, papan bunga dipahami sebagai bentuk penghargaan terhadap keberhasilan akademik. Pada aspek self, papan bunga berkontribusi terhadap pembentukan identitas diri mahasiswa sebagai individu yang berhasil dan diakui lingkungan sosialnya. Pada aspek society, penggunaan papan bunga berkembang menjadi budaya selebrasi yang dipengaruhi oleh lingkungan kampus dan media sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa papan bunga tidak hanya berfungsi sebagai media ucapan selamat, tetapi juga sebagai simbol sosial yang merepresentasikan hubungan sosial, kebanggaan, dan legitimasi atas pencapaian akademik mahasiswa.