Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN WAWASAN KEBUDAYAAN MELALUI TEKS CERITA RAKYAT “TA’BUTAAN” DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW Wardahtul Hidayah; Nuril Azizah
FKIP e-PROCEEDING 2018: PROSIDING SEMINAR NASIONAL #4 EKSPLORASI BAHASA, SASTRA DAN BUDAYA JAWA TIMURAN SEBAGAI UPAYA
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kebudayaan Indonesia sangatlah beragam. Salah satu jenis kebudayaan yang dimiliki Indonesia adalah cerita rakyat. Sebagai warga negara Indonesia, tentunya bangga akan kebudayaan tersebut. Sayangnya keberagaman kebudayaan tersebut tidak sejalan dengan wawasan kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakatnya. Banyak masyarakat Indonesia terutama generasi muda telah melupakan kebudayaan daerahnya sendiri. Kebudayaan merupakan identitas suatu bangsa. Maka dari itu pengembangan wawasan kebudayaan perlu ditingkatkan kembali. Dalam hal ini pendidikan memiliki peranan penting untuk kembali membentuk identitas suatu bangsa.Tujuan pembelajaran meliputi ranah kognitif, psikomotor dan afektif. Untuk mencapai aspek kognitif dalam pembelajaran dibutuhkan strategi pembelajaran yang tepat. Salah satu strategi yang tepat yang dapat diterapkan dalam pembelajaran adalah dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Tulisan ini memuat gagasan tentang pembelajaran bahasa Indonesia berbasis model kooperatif tipe jigsaw dengan teks cerita rakyat sebagai substansi kajiannya dan wawasan kebudayaan sebagai hasilnya. Gagasan ini dipaparkan berdasarkan hasil telaah pustaka, sumber berbasis internet, wawancara dan dokumentasi yang memuat konsep dan informasi tentang kurikulum, pembelajaran bahasa indonesia, model kooperatif tipe jigsaw dan teks cerita rakyat Ta’butaan. Pendidikan dalam hal ini berperan penting dalam meningkatkan wawasan kebudayaan yang dimiliki oleh siswa dengan menyisipkan materi-materi kebudayaan di dalamnya dan menerapkan strategi yang tepat dalam pelaksaan pembelajarannya. Kata kunci: wawasan kebudayaan, teks cerita rakyat, model kooperatif tipe jigsaw.
PENDEKATAN CONTEXTUAL AND LEARNING (CTL) DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA: STUDI PADA MATERI “ATURAN” SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR NEGERI I KARANGSARI Surayanah; Nuril Azizah; Ridhowati, Ika Putri; Anandita, Putri Mei; Marsanda Avilia Putri
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i1.6368

Abstract

Penelitian ini bertujuan memaparkan penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada materi “Aturan” di kelas I SD Negeri I Karangsari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 1 orang dan 24 siswa kelas I. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. instrumen penelitian meliputi lembar observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CTL secara efektif menjembatani materi pembelajaran dengan pengalaman nyata siswa, sehingga mereka mampu memahami dan menerapkan aturan melalui kegiatan interaktif dan kontekstual seperti permainan, diskusi kelompok, dan refleksi. Guru berhasil menciptakan suasana belajar yang menarik dan berpusat pada siswa, sehingga menumbuhkan disiplin, kerja sama, serta tanggung jawab. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) efektif sebagai strategi pembelajaran dalam menumbuhkan pemahaman konsep dan nilai karakter dalam Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar.