Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh kondisi sosial dan ekonomi keluarga terhadap tingkat pendidikan anak di Desa Kentol, Nusa Tenggara Timur Saida, Ermelinda Kurnia; Suprianto, Agung; Jayanti, Mustika Arif
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 7, No. 2
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v7i22022p59

Abstract

Tingkat pendidikan seorang anak dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antarannya adalah kondisi sosial dan ekonomi. Desa Kentol, Kabupaten Manggarai merupakan desa dengan minat pendidikan anak yang masih rendah. Melihat hal tersebut, peneliti melakukan penelitian dengan tujuan untuk  mencari tahu apakah ada pengaruh antara status sosial dan ekonomi pada tingkat pendidikan anak di Desa Kentol. Metode dalam penelitian menggunakan kuantitatif dengan pendekatan statistik inferensial. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi dengan populasi seluruh masyarakat Desa Kentol yang anaknya dalam jenjang pendidikan yang berjumlah 204 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode Proportionate Stratified Random Sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS. Pengujian hipotesis menggunakan uji F (Simultan) bermaksud  untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing variabel dan uji T (Parsial) dengan maksud untuk mengetahui dampak dari dua variabel yang diuji secara bersama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status sosial berdampak  terhadap tingkat  pendidikan anak 0,2 persen dan status ekonomi 6,3 persen, sedangkan untuk sisanya disebabkan oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
PENGARUH KECERDASAN VISUAL SPASIAL TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA MAN 1 KOTA MALANG Mustika Arif Jayanti, Mustika; Ahmad Maulana Malik Jamil , Maul
Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v8i2.11624

Abstract

Kecerdasan visual spasial merupakan kemampuan seseorang untuk melihat suatu objek dengan sangat terperinci. Selain itu, kemampuan mengubah (memanipulasi) bentuk berupa gambar, garis, bentuk, ruang dan warna meihat objek dari perspektif yang berbeda dan problem solving fenomena geografi. Hasil belajar dicapai pada akhir pembelajaran dan mengacu pada kemampuan siswa dalam menyerap atau memahami materi yang diajarkan atau dibahas oleh gurunya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Regresi linier sederhana digunakan sebagai metode penelitian. Hasil belajar siswa termasuk variabel terikat dan kecerdasan visual spasial siswa termasuk variable bebas. Hasil uji validitas r tabel adalah df = N-2 sehingga 102-2 = 100, dari r table tersebut dilihat memiliki nilai r tabel = 0,1638. Hasil dari uji reliabilitas variabel kecerdasan visual-spasial sebesar 0,662 dan untuk nilai dari Cronbach’s Alpha > 0,60 item soal dinyatakan reliabel. Diperoleh nilai devination from linearity berjumlah 0,054 yang signifikan, berarti hasilnya lebih besar dari 0,05 dan menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki hubungan yang linier. Hasil regresi linier sederhana kecerdasan visual spasial (X) mendapatkan nilai t hitung 8,575 yang artinya nilai 0,000 dengan 0,000 < 0,05 dan dari sini bisa disimpulkan bahwa variabel kecerdasan visual spasial (X) secara parsial berpengaruh terhadap variabel hasil belajar geografi (Y).