Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik dan pengaruh faktor-faktor produksi terhadap volume hasil produksi pada industri pengolahan hasil perkebunan di Kabupaten Kepulauan Selayar Nur Laylah
Agrokompleks Vol 19 No 2 (2019): Agrokompleks Edisi Juni
Publisher : PPPM Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v19i2.108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik industri, elastisitas produksi dan pengaruh masing-masing faktor produksi terhadap volume hasil produksi pada industri pengolahan hasil perkebunan di Kabupaten Kepulauan Selayar. Penggambaran karakteristik industri pengolahan hasil perkebunan dianalisis secara deskriptif, sedangkan pengukuran elastisitas produksi, tingkat skala hasil dan pengaruh faktor produksi terhadap volume hasil produksi menggunakan analisis kuantitatif dengan model fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ciri industri pengolahan hasil perkebunan merupakan industri kecil, sebagian besarnya dikelola secara informal dengan menggunakan peralatan produksi yang relatif sederhana dan jangkauan pemasarannya yang masih terbatas. Jumlah elastisitas faktor-faktor produksi mencerminkan tingkat skala hasil yang meningkat kecuali pada industri kopra tingkat skala hasilnya menurun. Rasio nilai produksi marginal dengan harga masing-masing faktor produksi mengindikasikan bahwa penggunaan faktor-faktor produksi belum berjalan secara efisien. Oleh karena itu, untuk mencapai penggunaan faktor produksi yang efisien perlu dilakukan realokasi.
Pelatihan Pembuatan Tepung Mocaf pada Kelompok Wanita Tani di Desa Salenrang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros Ahmad, Ilham; Ernawati Jassin; Nur Laylah; Imran Muhtar
JPMNT JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT NIAN TANA Vol. 3 No. 3 (2025): Juli: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/jpmnt.v3i3.927

Abstract

Salenrang Village, Bontoa District, Maros Regency has quite large potential for cassava commodities, but its utilization is still limited. To increase the added value and independence of local food, training was conducted on making MOCAF (Modified Cassava Flour) flour for the local Women Farmers Group (KWT). The implementation method was in the form of education, demonstration, and direct practice. The results of the activity showed an increase in technical understanding by 80%, as well as the emergence of initiatives for developing household-scale businesses based on mocaf. This activity has proven effective in increasing the capacity, economic role, and entrepreneurial spirit of women in the village.