Muhajir
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Padma

MENGGAGAS PENDIDIKAN BERKUALITAS MELALUI SENI Muhajir,
Padma Vol 6, No 2 (2012)
Publisher : Padma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sorotan masyarakat terhadap problem pendidikan sangat tajam, terutama menyangkut kualitas proses dan produk. Tujuan pendidikan sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang Sisdiknas  masih jauh panggang dari api.  Sangat terasa pendidikan direduksi ke dalam Unas yang menempatkan mata pelajaran-mata pelajaran tertentu pada kasta tinggi, sedang mata pelajaran yang lain (non-unas) sebagai kasta rendah. Dalam kaitannya dengan pencerdasan otak, mata pelajaran-mata pelajaran Unas cenderung hanya mengembangkan otak kiri (logika) dan mengabaikan  otak kanan (etika & estetika).  Dalam rangka membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermartabat, serta membentuk warga negara yang demokratis seperti diamanatkan oleh UU Sisdiknas perhatian terhadap mata pelajaran seni perlu memperoleh penekanan. Standar kompetensi mata pelajaran seni, yaitu apresiasi dan ekspresi/kreasi dipandang mampu menyeleraskan keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri yang tidak dapat diujudkan oleh mata pelajaran-mata pelajaran Unas.
MARGINALISASI PEREMPUAN PADA SEKTOR INDUSTRI KERAJINAN Muhajir,
Padma Vol 5, No 1 (2012)
Publisher : Padma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:1; mso-generic-font-family:roman; mso-font-format:other; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; mso-layout-grid-align:none; punctuation-wrap:simple; text-autospace:none; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} --> Abstrak   Dalam suasana krisis ekonomi peran perempuan keluarga miskin di pedesaan untuk menunjang ekonomi keluarga menjadi sangat bermakna. Salah satu bidang pekerjaan penting yang dapat menampung tenaga kerja perempuan adalah sektor industri kerajinan rumah tangga. Tetapi “Revolusi Plastik” dengan semangat kapitalisme industrinya telah menggeser peran perempuan pada posisi marginal. Peran kaum hawa  yang semula demikian sentral dalam bidang kerajinan rumahtangga telah digantikan dengan mesin, sebuah wujud teknologi yang identik dengan kaum laki-laki. Dalam keadaan demikian, upaya bertahan pekerja perempuan di sektor industri kerajinan rumah tangga adalah sebuah paradoks. Di satu sisi, dengan bekerja di sektor industri kerajinan mereka akan memperoleh penghasilan untuk menopang ekonomi keluarga, tetapi di sisi lain, harus menerima ketidakadilan, di mana peran mereka hanya dipandang sebagai pelengkap yang berimplikasi pada perbedaan upah, sistim pengupahan, dan berbagai akses ekonomi lainnya, dibandingkan dengan tenaga kerja laki-laki.