Nurul Ichsani
Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BURMA DAN PERJUANGAN DEMOKRASI, ANALISIS ISI FILM THE LADY Nurul Ichsani
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v5i1.1884

Abstract

Film was born a great idea to bridge communication by combining two language reality containing historical existence. By utilizing content analysis introduced by Ole Holsty involving tow coder, this study aims to analyze percentage of the representation of struggle for democracy on The Lady film and to prove whether The Lady film represents woman as main figure for Burmese democracy. This study suggests that struggle for democracy in The Lady film is dominated by popular support which becomes a bedrock for The Lady script. This also suggests that ideology inception on struggle rooted from the power of "the people of the state" not the figure does exist on this film.  Film lahir sebagai sebuah gagasan besar untuk menjembatani komunikasi dengan melakukan kombinasi dua realitas bahasa yang mengandung eksistensi historis. Dengan menggunakan analisis isi oleh Ole Holsty yang melibatkan 2 coder, studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana persentase representase perjuangan demokrasi dalam film The Lady dan benarkah film The Lady merepresentasikan perempuan sebagai tokoh utama penggerak perjuangan demokrasi di Burma. Studi ini menunjukkan perjuangan demokrasi dalam film The Lady sangat didominasi oleh popular support (dukungan rakyat) yang menjadi bedrock disusunnya naskah film The Lady. Studi ini juga menunjukkan adanya ideology inception terkait perjuangan mengakar dari kekuatan “the people of the state” bukan pada figur atau ketokohan. 
Twitter Presiden dan Representasi Kebijakan Pemerintahan Indonesia - Analisis Isi Twitter Presiden Jokowi Nurul Ichsani; Andi Subhan Amir; Ainun Jariyah Yusuf
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i1.5479

Abstract

Sebanyak 8.716.605 pengikut pada platform Twitter, Presiden Jokowi tidak hanya berinteraksi dengan para pengikutnya tetapi juga mengendalikan isu yang ingin dikembangkan. Oleh karena itu, twitter Presiden Jokowi dapat digunakan sebagai alat untuk mengidentifikasi arah kebijakan pemerintahan Indonesia di bawah kendali Presiden Jokowi. Artikel ini bertujuan untuk mengidentikfikasi kebijakan pemerintah selama tahun 2016 yang paling banyak ditweet. 386 tweet Presiden Jokowi dikumpulan melalui Twitonomy dan dianalisis dengan menggunakan analisis isi. Hasil kajian menunjukkan terdapat 28 bidang kebijakan yang ditweet oleh Presiden Jokowi. Selain itu, juga ditunjukkan bahwa urusan luar negeri, sosial, serta pertahanan dan keamanan adalah bidang kebijakan yang paling banyak ditweet selama tahun 2016.