Drs.Priyambodo MPM,DESS priyambodo
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Keterpaduan Antar Moda Angkutan Jalan dan Penyeberangan di Dermaga Penyeberangan Jangkar Kabupaten Situbondo Drs.Priyambodo MPM,DESS priyambodo
Jurnal Transportasi Multimoda Vol 17, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Puslitbang Transportasi Antarmoda-Kementerian Perhubungan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5007.189 KB) | DOI: 10.25104/mtm.v17i1.1242

Abstract

Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Kabupaten Situbondo saat ini masih dalam proses penyelesaian pembangunan fisik dermaga dan fasilitas pendukungnya. Maksud dari penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi operasionalisasi Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Kabupaten Situbondo dan proses pembangunan fisik prasarananya. Sedangkan tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana karakteristiknya, volume bongkar muatnya, aksesibilitasnya, prediksi bongkar muatnya, dan  keterpaduan antar modanya. Hasil analisis regresi linier dan statistik deskriptif, menunjukan bahwa sarana dan prasarana dermaga dan armada sudah cukup tua dan lapuk. Pelabuhan Penyeberangan Jangkar merupakan pelabuhan yang melayani penumpang dan kendaraan. Volume lintas Jangkar – Kalianget memiliki volume bongkar muat paling tinggi dibandingkan dengan lintas lainnya. Prediksi bongkar muat penumpang dan kendaraan dimasing-masing lintasan berbeda antara satu lintasan dengan lintasan lainnya. Keterpaduan antar moda antara sarana dan prasarana cukup baik, sementara keterpaduan pelayanan masih terpisah untuk pelayanan tiket dan masih berbeda untuk waktu operasi dan frekuensi pelayanannya. Rekomendasi untuk Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Kabupaten Situbondo adalah agar Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Kabupaten Situbondo dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur karena lintasannya adalah lintasan antar provinsi.
KONDISI DAN PREDIKSI KEPADATAN LALU LINTAS DI KABUPATEN MALANG Drs.Priyambodo MPM,DESS priyambodo
Jurnal Transportasi Multimoda Vol 15, No 2 (2017): Desember
Publisher : Puslitbang Transportasi Antarmoda-Kementerian Perhubungan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1572.538 KB) | DOI: 10.25104/mtm.v15i2.766

Abstract

Pertambahan penduduk, perkembangan wilayah, dan pertumbuhan ekonomi membawa dampak padapertumbuhan sarana dan prasarana transportasi. Sarana transportasi yaitu kendaraan bermotor berfungsisebagai alat pergerakan dan mobilitas manusia. Prasarana transportasi yaitu jalan raya berfungsi sebagaitempat berlalu lalangnya kendaraan bermotor. Kondisi pertumbuhan sarana dan prasarana transportasi inijuga terjadi di Kabupaten Malang.Hanya pertumbuhan antara keduanya terjadi tidak seimbang, pertumbuhankendaraan bermotor sangat tinggi sementara pertumbuhan jalan sangat rendah sehingga menimbulkankemacetan dan tundaan-tundaan di persimpangan jalan. Untuk itu maka tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui kondisi dan prediksi kepadatan lalu lintas di Kabupaten Malang dan mempersiapkanlangkah-langkah kebijakannya. Dengan menggunakan alat analisis statistik deskriptif, analisis VCR, LoS,dan regresi linier sederhana hasil penelitian menunjukkan, bahwa kondisi kepadatan lalu lintas di KabupatenMalang didominasi oleh jumlah kendaraan bermotor roda dua, yaitu 87,85 %. Sebagai alternatif disarankanagar Pemerintah Kabupaten Malang membenahi layanan transportasi online menjadi lebih professionalagar masyarakat meninggalkan angkutan pribadinya untuk mengurangi pertumbuhan kendaraan bermotor.Selanjutnya terkait dengan kinerja jaringan jalan di Kabupaten Malang diprediksi dalam kurun waktu 10sampai 15 tahun kedepan akan mengalami kemacetan parah. Solusinya jalan Tol Surabaya – Malang agarsegera direalisasikan karena jalan tol tersebut diprediksi bisa membantu mengurai kemacetan lalu lintas diwilayah Kabupaten Malang.
STRATEGI PENGUATAN PELABUHAN TANJUNGWANGI *) Priyambodo Priyambodo
CAKRAWALA Vol 1, No 1: Desember 2006
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2670.617 KB) | DOI: 10.32781/cakrawala.v1i1.65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengintentarisir dan mengetahui posisi strategis pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi. Posisi strategis dimaksud adalah kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang dikuantitatifkan dengan menggunakan analisis SWOT. Data yang digunakan adalah data primer berupa persepsi kualitatif yang dikuantitatifkan. Hasil perhitungan dan analisa menunjukkan bahwa posisi pelabuhan Tanjungwangi berada pada kuadran IV, yaitu kompetitif. Berdasarkan kenyataan ini untuk bergerak dan menembus ke kuadran sempurna, yaitu kuadran I agesif maka pihak koordinator dan operator pelabuhan sebaiknya segera membenahi kinerjanya dengan cara mengupayakan peningkatan fasilitas peralatan bongkar muat dan teknologinya, meningkatkan kualitas SDMnya, menjalin kerjasama dengan pelanggan, mengantisipasi perubahan perundang-undangan kepelabuhan, memaksimalkan jam kerja efektifnya dari tujuh jam ke delapan jam per gangnya per hari, serta segera menyusun standardisasi kinerja pelayanan kapal dan barang.
STRATEGI MENINGKATKAN KEPUASAN DAN MENARIK INVESTOR DI JAWA TIMUR Priyambodo Priyambodo
CAKRAWALA Vol 1, No 2: Juni 2007
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4519.54 KB) | DOI: 10.32781/cakrawala.v1i2.80

Abstract

Kebijakan Pemerintahan Daerah untuk menaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa berakibat kontra produktif karena yang terjadi bukan PAD yang meningkat, akan tetapi justru mendorong para pengusaha memindahkan lokasi usahanya ke daerah lain yang lebih menjanjikan. Pemerintah haru berhati-hati dalam mengeluarkan Peraturan Daerah tentang pajak, dan jangan smapai terjadi ekonomi biaya tinggi akibat beban pajak yang terlalu tinggi.
Optimalisasi Tingkat Pelayanan Jalan Lintas Porong Priyambodo Priyambodo
CAKRAWALA Vol 6, No 1: Desember 2011
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9184.066 KB) | DOI: 10.32781/cakrawala.v6i1.140

Abstract

Maksud dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran aksebilitas dan tingkat pelayanan jalan dari sentra industri kecil dan menengah di Jawa Timur menuju daerah pemasarannya yang kondisinya terganggu sejak terjadinya bencana lumpur Lapindo di Sidoarjo tahun 2006. Metode yang digunakan dalam analisis adalah metode analisis VCR dan analisis aksebilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40 persen kondisi jalan mulai dari Bangil – Pasuruan – Probolinggo – Situbondo – Banyuwangi adalah bergelombang dan kurang dilengkapi dengan fasilitas perambuan. Sementara kondisi jalan di lintasan tengah dan selatan, yaitu Probolinggo – Lumajang – Jember relative lebih baik, tetapi fasilitas perambuan masih kurang. Titik kemacetan terjadi antara lain di daerah Singosari lebih disebabkan karena banyaknya orang yang menyeberang jalan karena tidak adanya jembatan penyeberangan orang. Tingkat aksebilitas di Pandaan, Ngoro,dan Bangil menuju Surabaya yang melewati jalur Porong – Gempol berdasarkan persepsi responden berkisar antara 3.3 sampai 3.5, artinya bahwa tingkat aksebilitas di lintasan ini bagus.
UPAYA MEMBERDAYAKAN PELABUHAN PASEAN PAMEKASAN Priyambodo Priyambodo
CAKRAWALA Vol 5, No 1: Desember 2010
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2430.261 KB) | DOI: 10.32781/cakrawala.v5i1.31

Abstract

Penelitian ini bermaksud mengidentifikasi saran dan prasaran pelabuhan Pasean dengan tujuan untuk memberdayakan pelabuhan Pasean sebagai pintu gerbang ekonomi. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa secara fisik dan teknis Pelabuhan Pasean cukup layak untuk dibangun. Namun aksesbilitas jalannya kurang layak untuk mendukung keluar masuk barang, jasa, dan orang dari dan ke Pelabuhan Pasean. Secara operasional Pelabuhan Pasean merupakan pelabuhan lokal milik pemerintah Kabupaten Pamekasan. Namun untuk urusan keselamatan pelayaran masih di bawah kendali Pelabuhan Branta.
PENGEMBANGAN BUDIDAYA DAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN BANDENG SERTA DISTRIBUSINYA SEBAGAI SUMBER EKONOMI MASYARAKAT DI JAWA TIMUR Wiwik Heny Winarsih; Priyambodo Priyambodo; Triweda Rahardjo; Achmad Husein
CAKRAWALA Vol 5, No 2: Juni 2011
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3193.061 KB) | DOI: 10.32781/cakrawala.v5i2.247

Abstract

Budidaya berperan penting dalam sektor perikanan nasional. Kebutuhan ikan dari tahun ke tahun terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk; disisi lain, hasil tangkap nelayan cenderung turun sehingga ketergantungan pada usaha budidaya ikan semakin tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji: perkembangan budidaya bandeng di Jawa Timur; penanganan bandeng pasca panen,prosessing dan teknik pengolahan bandeng yang dilakukan oleh petambak maupun pengusaha bandeng olah di Jawa Timur; pola pemasaran dan distribusi bandeng di JawaTimur; sistem kemitraan yang terbangun antara Pembudidayaan-Tengkulak-Pengusaha dan Pemerintah.