Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Factor Analysis Related to Self Efficacy Obesity Management in Students Faculty of Nursing Science Dwi Riniasih; Nyimas Heny Purwati; Fitrian Rayasari
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 4 (2022): Jurnal Keperawatan: Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.942 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14i4.272

Abstract

Obesity management will give optimal results, if the person does diet, physical activity, and behavior therapy seriously. Therefore, a strong self-efficacy is needed to get maximum results. This study aims to analyze the factors related to obesity management self-efficacy in students of the Faculty of Nursing, University of Muhammadiyah Jakarta. This study used a large probability sampling. a sample of 83 students.This research uses the methodanalytical descriptivewith cross-sectional design. Data was collected by means of interviews, surveys and distributing questionnaires. The data analysis technique used was logistic regression (logistic regression). This study shows the results of a obtained that Attitude with P value: 0.001 (< 0.05), Physical and Emotional Conditions with P value: 0.001 (< 0.05), and Gender with P value: 0.032 (< 0.05) hasconnectionwhich is significant to the Self Efficacy of Obesity Management Students of the Faculty of Nursing, University of Muhammadiyah Jakarta. Efforts to increase obesity management self-efficacy are byimprove body condition, decrease stress and readiness to go on a diet. This study recommends the need for to be used as a reference material, providing information and understanding to students about factors related to obesity self-efficacy.
Empowering Pediatric Nurses in Non-Pharmacological Pain Management through Supportive-Educative Nursing Interventions at Islamic Hospital Jakarta Cempaka Putih Nyimas Heny Purwati; Dhea Natashia; Syamikar Baridwan Syamsir
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.12204

Abstract

ABSTRAK Manajemen nyeri non-farmakologis pada anak merupakan komponen penting dalam perawatan pediatrik yang membutuhkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan perawat yang kompeten. Namun, perawat anak sering menghadapi kendala dalam memahami metode-manajemen nyeri non-farmakologis. Oleh karena itu, Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program Supportive-Educative Nursing Interventions dalam meningkatkan perilaku perawat anak dalam menerapkan manajemen nyeri non-farmakologis. Kegiatan PkM melibatkan 15 perawat anak di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih dan terdiri dari lima sesi, termasuk brainstorming, edukasi kesehatan, pemutaran video, praktik kompres dingin, dan sesi diskusi. Analisis data menggunakan metode analisis kuantitatif dan kualitatif sederhana. Hasil PkM menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan keterampilan perawat anak dalam manajemen nyeri non-farmakologis pada anak. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan pendidikan dan pelatihan dalam meningkatkan kualitas perawatan anak di lingkungan rumah sakit. Kata Kunci: Manajemen Nyeri Non-Farmakologis, Perawat Anak, Supportive-Educative Nursing Interventions  ABSTRACT Non-pharmacological pain management in children is a crucial component of pediatric care that requires competent nurses to possess knowledge, attitude, and skills. However, pediatric nurses often face challenges due to inadequate understanding of non-pharmacological pain management methods. Therefore, this Community Service Activity (CSA) aims to evaluate the effectiveness of the Supportive-Educative Nursing Interventions program in improving the behavior of pediatric nurses in implementing non-pharmacological pain management. The CSA involved 15 pediatric nurses at Jakarta Cempaka Putih Islamic Hospital and consisted of five sessions, including brainstorming, health education, video presentations, cold compress practice, and discussion sessions. Data analysis was conducted using simple quantitative and qualitative methods. The results of the CSA showed a significant increase in the knowledge, attitude, and skills of pediatric nurses in non-pharmacological pain management in children. These findings emphasize the crucial role of educational and training approaches in enhancing the quality of pediatric care in a hospital setting. Keywords: Non-pharmacological pain management; Pediatric nurses; Supportive-educative nursing interventions
PENGARUH EDUKASI BERBASIS VIDEO DENGAN PENDEKATAN FAMILY CENTERED NURSING TERHADAP KESIAPAN KELUARGA MERAWAT KLIEN STROKE DI RSUPN CIPTO MANGUNKUSUMO: THE EFFECT OF VIDEO-BASED EDUCATION WITH FAMILY CENTERED NURSING APPROACH ON FAMILY READINESS FOR CARE STROKE CLIENT AT RSUPN CIPTO MANGUNKUSUMO Eva Desvita; Nyimas Heny Purwati; Fitrian Rayasari
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu Teknik edukasi yang tepat di berikan kepada keluarga yaitu berupa edukasi berbasis video dengan pendekatan family centered nursing. Tujuan penelitian untuk menganalisi pengaruh edukasi berbasis video dengan pendekatan family centered nursing terhadap kesiapan keluarga merawat klien stroke. Menggunakan desain quasi eksperimen terhadap 21 responden kelompok intervensi dan 21 responden kelompok kontrol. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat perbedaan kesiapan keluarga dalam merawat pasien stroke sebelum dan sesudah dilakukan edukasi berbasis video dengan pendekatan family centered nursing pada kelompok intervensi dengan p value 0,000 sedangkan pada kelompok control tidak terdapat perbedaan kesiapan keluarga dalam merawat pasien stroke sebelum dan sesudah dilakukan edukasi berdasarkan SOP rumah sakit dengan p-value  0,955. Kata kunci: Edukasi Berbasis Video, Family Centered Nursing, Kesiapan Keluarga, Stroke
Penerapan Pronasi dan Semi Fowler terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien COVID-19 Sri Mulati Nendah Agreta; Nyimas Heny Purwati; Fitrian Rayasari; Rohman Azzam
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.309 KB) | DOI: 10.31539/jks.v6i2.4876

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of prone and semi-fowler positions on oxygen saturation in COVID-19 pneumonia patients at the Jakarta Islamic Hospital Cempaka Putih. The quantitative method uses quasi-experimental data analysis techniques with a two-group preintervention-postintervention design. The results of the bivariate analysis with the T-test showed the value of Sig. P ≥ 0.05 found that the average before and after holding the prone position was 97%, and the pre-and post-intervention standards in the semi-Fowler class were 95% oxygen saturation. The value of this difference in oxygen saturation is influenced by age, sex, BMI, and HB, so the results affect the difference in pronation position, which is more effective than semi-fowler with the criterion of increasing oxygen saturation above the standard oximeter value, where pronation intervention in COVID-19 patients is more effective from semi fowler with the measure of an increase in oxygen saturation above 95%. In conclusion, there are different changes in oxygen saturation before and after the prone, and semi-fowler positions are carried out in COVID-19 pneumonia patients at the Jakarta Islamic Hospital Cempaka Putih. Keywords: COVID-19, Pronation, Oxygen Saturation, Semi Fowler
PENGARUH EDUKASI BERBASIS VIDEO DENGAN PENDEKATAN FAMILY CENTERED NURSING TERHADAP KESIAPAN KELUARGA MERAWAT KLIEN STROKE DI RSUPN CIPTO MANGUNKUSUMO: THE EFFECT OF VIDEO-BASED EDUCATION WITH FAMILY CENTERED NURSING APPROACH ON FAMILY READINESS FOR CARE STROKE CLIENT AT RSUPN CIPTO MANGUNKUSUMO Eva Desvita; Nyimas Heny Purwati; Fitrian Rayasari
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu Teknik edukasi yang tepat di berikan kepada keluarga yaitu berupa edukasi berbasis video dengan pendekatan family centered nursing. Tujuan penelitian untuk menganalisi pengaruh edukasi berbasis video dengan pendekatan family centered nursing terhadap kesiapan keluarga merawat klien stroke. Menggunakan desain quasi eksperimen terhadap 21 responden kelompok intervensi dan 21 responden kelompok kontrol. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat perbedaan kesiapan keluarga dalam merawat pasien stroke sebelum dan sesudah dilakukan edukasi berbasis video dengan pendekatan family centered nursing pada kelompok intervensi dengan p value 0,000 sedangkan pada kelompok control tidak terdapat perbedaan kesiapan keluarga dalam merawat pasien stroke sebelum dan sesudah dilakukan edukasi berdasarkan SOP rumah sakit dengan p-value  0,955. Kata kunci: Edukasi Berbasis Video, Family Centered Nursing, Kesiapan Keluarga, Stroke
Perception of Pain in Children With Covid-19 Using DWT (Drawing, Writing And Tell) at Hospital For Emergency Covid-19 Management Athlet College Kemayoran Nyimas Heny Purwati; Rahayu Maharani
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v10i1.549

Abstract

One of the most common symptoms that children with COVID-19 experience was pain. Pain perception in children was influenced by the level of understanding and how to communicate. Draw, write and tell Method (DWT) was a method used to assess pain in children. This study used a qualitative method with a descriptive phenomenology approach. The study participants consisted of six children aged 4-10 years who were treated with COVID-19 who could draw or like to draw and were able to write and tell the results they drew. Data analysis used the analysis stage according to Colaizzi. The findings of this study included (1) The physical changes felt by children before being confirmed by COVID-19. (2) The discomfort felt by the child when the swab is examined. (3) Child psychological impact. (4) Child Social Impact
PELATIHAN KADER POSYANDU MENINGKATKAN PENGETAHUAN SKRINING PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA Dayana Noprida; Damayanti Palopa; Sarini Sarini; Tri Imroatun; Wahyuni Agustina; Sahariah Sahariah; Titin Sutini; Anita Apriliawati; Nyimas Heny Purwati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i2.1352

Abstract

Pada masa periode emas, balita akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan dengan cepat serta tidak dapat terulang kembali. Adanya penyimpangan pada tahap ini akan sulit diatasi bila sudah terlambat terjadi. Adanya skrining perkembangan pada balita menggunakan Kuesioner Pra Skrining Prekembangan (KPSP) menjadi fasilitasi untuk melakukan deteksi secara dini. Skrining KPSP dapat dilakukan oleh tenaga non kesehatan termasuk Kader. Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur memiliki jumlah kader yang banyak namun masih sedikit yang memiliki pengetahuan tentang skrining KPSP. Adanya pandemic Covid membuat pertemuan secara langsung tidak dapat dilakukan. Pelatihan off the job training dapat menjadi alternatif bagi kader Posyandu Balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan kader terhadap peningkatan pengetahuan skrining dengan instrumen KPSP pada kader Posyandu wilayah Pasar ReboDesain penelitian menggunakan Pre experiment one group pre-test-posttest without control. Subjek penelitian ini adalah kader Posyandtu Wilayah Pasar Rebo Jakarta Timur yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel pada penelitian sebanyak 70 kader. Penelitian menggunakan metode off the job training via zoom meeting. Analsis data menggunakan uji T Paired. Hasil penelitian didapatkan peningkatan pengetahuan rata-rata kader adalah 29,64±13,08. Uji statistic didapatkan  p value=0,000 yang berarti bahwa ada pengaruh pelatihan kader posyandu terhadap peningkatan pengetahuan tentang skrining pertumbuhan dan perkembangan  balita dengan KPSP di Wilayah Pasar Rebo Jakarta. Pelatihan kader dengan metode off the job training dinilai efektif pada masa pandemic Covid 19 untuk meningkatkan pengetahuan kader dalam deteksi perkembangan bayi menggunakan KPSP.
Halotherapy pada Anak dengan Penyakit Respirasi: A Scooping Review Kartika Alifah; Suci Dewi Utami; Yuke Liza Fitri Dhadila; Tazkiah Aulia; Anita Apriliawati; Nyimas Heny Purwati; Titin Sutini; Awaliah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4458

Abstract

Latar Belakang: Penyakit pernapasan merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada anak, dengan angka kejadian tinggi di tingkat global dan nasional. Implementasi kebijakan seperti Practical Approach to Lung Health (PAL) masih menghadapi kendala, terutama dalam hal fasilitas diagnostik dan akses terapi inhalasi. Haloterapi, sebagai pendekatan non-farmakologis, menunjukkan potensi membantu meredakan gejala dan memperbaiki fungsi paru pada anak dengan gangguan pernapasan. Tujuan: Tinjauan cakupan ini bertujuan untuk memetakan bukti ilmiah terkait penerapan halotherapy pada anak-anak dengan gangguan respirasi. Metode: Studi ini menggunakan kerangka kerja PCC (Population, Concept, Context) dengan populasi anak usia <18 tahun yang mengalami gangguan respirasi, konsep halotherapy, dan konteks pelayanan kesehatan (RS dan klinik) tanpa batasan geografis. Literatur dicari melalui database PubMed, ProQuest, dan ScienceDirect menggunakan kombinasi kata kunci dan operator boolean. Seleksi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi. Hasil: Terdapat 9 artikel yang diinklusikan yang menunjukkan bahwa halotherapy menjanjikan dalam meningkatkan fungsi paru, mengurangi gejala, dan memperpendek masa rawat inap pada berbagai kondisi respirasi anak. Efektivitas paling konsisten ditemukan pada penggunaan saline hipertonik 3% pada pasien bronkiolitis. Kombinasi halotherapy dan senam pernapasan juga menunjukkan manfaat tambahan pada anak dengan asma. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan, namun hasil antar studi masih bervariasi. Kesimpulan: Halotherapy dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer yang aman dan menjanjikan bagi anak-anak dengan gangguan respirasi ringan hingga sedang, serta menjadi bagian dari pendekatan multidisiplin dalam layanan kesehatan anak.
Asuhan Keperawatan pada Bayi dengan Stenosis Pilorus Hipertrofik Menggunakan Pendekatan Teori Self-Care Orem Suci Dewi Utami; Nyimas Heny Purwati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4462

Abstract

Latar Belakang: Stenosis pilorus hipertrofik (SPH) merupakan kelainan gastroenterologis yang umum terjadi pada bayi usia 2–8 minggu. Kondisi ini ditandai dengan hipertrofi otot pilorus yang menyebabkan obstruksi saluran keluar lambung. Pendekatan teori keperawatan diperlukan untuk memberikan asuhan yang holistik dan terstruktur. Teori Self-Care Orem menekankan peran perawat dan keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar bayi yang mengalami defisit self-care. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan teori Self-Care Orem dalam asuhan keperawatan bayi dengan stenosis pilorus hipertrofik, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan nutrisi dan cairan. Metode: Desain studi literatur yang menggambarkan proses pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi pada bayi dengan SPH. Pendekatan teori Orem digunakan untuk merencanakan intervensi dengan sistem wholly compensatory, partially compensatory, dan supportive-educative. Hasil: Masalah keperawatan utama yang ditemukan meliputi defisit nutrisi, ketidakseimbangan cairan dan elektrolit, intoleransi aktivitas, nyeri akut, defisit pengetahuan orang tua, dan risiko gangguan pertumbuhan. Intervensi berbasis teori Orem berfokus pada stabilisasi cairan dan nutrisi sebelum dan sesudah operasi pyloromyotomy, manajemen nyeri, serta edukasi orang tua. Hasil menunjukkan perbaikan status nutrisi dan cairan, penurunan gejala nyeri, serta peningkatan pemahaman orang tua terhadap perawatan pascaoperasi. Kesimpulan: Pendekatan teori Self-Care Orem efektif dalam memberikan asuhan keperawatan holistik pada bayi dengan SPH. Perawat berperan penting sebagai pendukung dan pendidik keluarga dalam manajemen pra dan pascaoperasi.
Efektivitas Family Centered Care Terhadap Kadar Glukosa Darah Dan HBA1C Pada Anak Dengan DM Tipe 1: Tinjauan Sistematis Dan Meta-Analisis Suci Dewi Utami; Ika Novika; Yesa Junita Sari; Kartika Alifah; Nuryati; Yuke Liza Fitri Dhadila; Tazkiah Aulia; Elmi Susanti; Nyimas Heny Purwati; Dhea Natashia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4464

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus tipe 1 (DM tipe 1) merupakan penyakit kronis yang memerlukan manajemen yang kompleks. Pada anak, dukungan keluarga sangat penting untuk meningkatkan kontrol glikemik dan mencegah komplikasi. Pendekatan family-centered care (FCC) diyakini efektif untuk meningkatkan keterlibatan keluarga dalam pengelolaan diabetes anak. Tujuan: Mengidentifikasi dan mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis keluarga terhadap kadar glukosa darah dan HbA1c pada anak dengan DM tipe 1. Metode: Systematic review dan meta-analisis dilakukan sesuai pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui PubMed, ProQuest, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci MeSH. Artikel yang disertakan merupakan randomized controlled trial (RCT) yang melibatkan anak dengan DM tipe 1, melaporkan hasil kadar glukosa darah dan HbA1c, serta menggunakan intervensi berbasis keluarga. Hasil: Dari 1.862 artikel yang diidentifikasi, enam memenuhi kriteria inklusi. Intervensi berbasis keluarga secara signifikan menurunkan kadar HbA1c (p < 0.05) dan kadar gula darah puasa dibandingkan perawatan rutin. Beberapa model efektif yang ditemukan termasuk family-centered empowerment model, edukasi keluarga intensif, dan intervensi berbasis web. Kesimpulan: Intervensi berbasis keluarga terbukti efektif meningkatkan kontrol glikemik anak dengan DM tipe 1. Penerapan FCC perlu diintegrasikan dalam praktik keperawatan anak untuk mendukung manajemen jangka panjang dan meningkatkan kualitas hidup pasien serta keluarga.