Nadia Permata Sari
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH DIMENSI GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN LABA (Studi Pada Perusahaan Jasa Sub Sektor Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia) Nadia Permata Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi good corporate governance terhadap manajemen laba pada perusahaan jasa sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2016-2018. Indikator dimensi good corporate governance yang digunakan dalam penelitian ini adalah transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran atau kesetaraan. Populasi dalam penelitian ini adalah 43 perusahaan jasa sub sektor transportasi dan yang terpilih sebagai sampel dalam penelitian ini adalah 14 perusahaan jasa sub sektor transportasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan program SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa transparansi berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, akuntabilitas berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, responsibilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, independensi berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, dan kewajaran tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Implikasi dari penelitian ini adalah penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai manajemen laba dan cara mendeteksi tindakan manajemen laba, serta dapat memberi kontribusi positif untuk berbagai pihak terutama bagi pihak yang mendapat dampak langsung dari tindakan manajemen laba. Kata kunci : good corporate governance, transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, kewajaran, manajemen laba.  
Persepsi Guru Terhadap Penggunaan Media TIK dalam Kegiatan Belajar Pada Mata Pelajaran Matematika Siswa Sekolah Dasar 99 Palembang Nadia Permata Sari; Disurya, Ramanata; Tanzimah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.29207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru serta mengidentifikasi kendala dan manfaat dari pemanfaatan media tersebut. Latar belakang penelitian ini dilandasi dengan pemanfaatan media pembelajaran sangat penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat penggunaan media TIK dalam proses pembelajaran matematika yang dikenal abstrak dan menantang bagi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari enam orang guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum guru memiliki persepsi positif terhadap penggunaan media TIK, yang dinilai dapat mempermudah penyampaian materi, meningkatkan minat belajar siswa, dan membantu pencapaian tujuan pembelajaran. Namun demikian, beberapa kendala juga diidentifikasi, seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya pelatihan, serta keterbatasan akses internet. Meskipun terdapat hambatan, guru menyadari bahwa pemanfaatan TIK dalam pembelajaran matematika memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan hasil belajar siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi bagi guru untuk meningkatkan penggunaan media TIK dalam pembelajaran matematika siswa di Sekolah Dasar. Kata kunci : Persepsi Guru, Media TIK, Pembelajaran Matematika.
Konsep Pendidikan Keluarga bagi Anak Usia Dini menurut Hasan Langgulung Nadia Permata Sari; Salmi Wati
ARZUSIN Vol 6 No 5 (2026): ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v6i5.11898

Abstract

Family education is a fundamental aspect of early childhood education because the family constitutes the first educational environment and plays a role in shaping children’s knowledge, attitudes, values, habits, and behavior. Although Hasan Langgulung’s thought on Islamic education has been extensively studied, discussions specifically describing the concept of family education for young children and its relevance to the digital era remain limited. This study aimed to analyze and describe Hasan Langgulung’s concept of family education for young children and its relevance to children’s education in the digital era. This study employed a qualitative approach with a library research design. The primary data sources comprised Hasan Langgulung’s works, particularly Manusia dan Pendidikan, while the secondary data sources included books, scholarly journal articles, and relevant studies. Data were collected through documentation and literature review and subsequently analyzed using content analysis. The results showed that Hasan Langgulung positioned the family as children’s first educational institution and environment and emphasized parents’ responsibility to provide comprehensive education. This education encompasses physical and health, intellectual, psychological and emotional, religious, moral, and social dimensions. This concept remains relevant in the digital era because it emphasizes strengthening the role of parents in guiding, supervising, providing exemplary conduct, and accompanying their children. These findings emphasize that holistic family education is necessary to maintain balanced physical, intellectual, emotional, spiritual, moral, and social development in young children. This study enriches scholarship on family education from the perspective of Islamic education and provides a conceptual foundation for parents and educators in supporting the holistic development of young children in the digital era.