Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISASI TURBIN ANGIN SUDU FLAT BERBINGKAI DENGAN VARIASI LEBAR SUDU UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN Bono Bono; Gatot Suwoto; Margana Margana; Sunarwo Sunarwo
KURVATEK Vol 3 No 1 (2018): April 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v3i1.579

Abstract

Penelitian ini bentujuan untuk menghasilkan turbin angin sudu flat berbingkai dengan variasi lebar sudu. Penelitian diawali dengan membuat bingkai sudu sebanyak 6 buah, dengan lebar sudu masing masing sebesar 4 cm, 6 cm, dan 8 cm. Sudu dibuat dari bahan plat galvalum dengan model 4 buah bilah sudu di bingkai menjadi satu. Pengujian yang dilakukan meliputi uji karakteristik turbin, dimana kecepatan angin dibuat bervariasi antara 5 m/s sampai dengan 8 m/s.  Hasil uji berupa grafik karakteristik turbin untuk masing-masing lebar sudu. Parameter yang diukur dalam pengujian adalah kecepatan angin, putaran turbin, beban.turbin, arus dan tegangan listrik keluaran dari generator. Parameter yang ditentukan dan merupakan variabel dalam penelitian ini adalah lebar sudu 4 cm, 6 cm, dan 8 cm. Beban turbin divariasikan dan setiap variasi dilakukan pencatatan terhadap parameter-parameter diatas. Pengujian dilakukan pada kondisi kecepatan angin konstan, pada sudut sudu 600 dengan 6 buah bingkai sudu, dan lebar sudu 4 cm, pada kondisi tersebut beban generator divariasikan, pada setiap variasi beban dilakukan pencatatan terhadap parameter uji di atas. Selanjutnya dilakukan hal yang sama untuk lebar sudu sama kecepatan angin yang berbeda. Selanjutnya dilakukan pengujian dengan tahapan yang sama untuk lebar sudu 6 cm dan 8 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya generator tertinggi yang mampu dibangkitkan adalah sebesar 21,44 watt, pada kecepatan angin sebesar 8 m/s dengan putaran 203,14 rpm, sedangkan Efisiensi sistem tertinggi sebesar 33,15 % terjadi pada kecepatan angin 5 m/s  dengan putaran 164,43 rpm
PENINGKATAN EFISIENSI PEMBERIAN PAKAN MELALUI PENERAPAN MESIN PENCACAH PADA PETERNAK BATUR MAGELANG Farika Tono Putri; Sahid Sahid; Anis Roihatin; Slamet Priyo Atmojo; Supriyo Supriyo; Gutomo Gutomo; Bono Bono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.44543

Abstract

Kabupaten Magelang merupakan wilayah yang cocok untuk kegiatan pertanian dan peternakan. Salah satu wilayah tersebut adalah Dusun Batur, Desa Purwosari, Kabupaten Magelang. Dusun Batur memiliki kelompok tani yang bergerak di bidang peternakan domba. Kelompok tani Dusun Batur memiliki kandang kelompok yang dikelola secara gotong royong oleh warga. Pengelolaan kandang kelompok Dusun Batur dilaksanakan secara konvensional dan manual, termasuk proses pemberian pakan domba. Pencacahan pakan domba yang dilakukan dengan tenaga manusia menggunakan sabit berdampak pada cacahan yang kurang lembut sehingga tidak termakan oleh domba dan menjadi limbah hijauan. Berangkat dari permasalahan tersebut maka tim pengabdi bermaksud untuk mengimplementasikan teknologi tepat guna (TTG) mesin pencacah pakan dengan pisau putar horisontal melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini antara lain: (i) Identifikasi permasalahan, sosialisasi kepada pihak terkait, (ii) Rancang bangun dan penerapan TTG berupa mesin pencacah pakan hijauan, (iii) Pelatihan dan pendampingan kepada mitra terkait penggunaan dan perawatan mesin dan (iv) Monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan ini meliputi: Penerapan TTG berupa mesin pencacah pakan sebanyak 1 buah, peningkatan pengetahuan mitra mahir dalam penggunaan mesin, efisiensi waktu pencacahan (Berkurang sebesar 83%) dan pengurangan limbah hijauan yang tidak termakan oleh domba sebesar 95%. Rangkaian kegiatan ini membuktikan bahwa implementasi TTG dapat menjadi salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan produktivitas di usaha peternakan.