Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN PENGUATAN DAYA SAING BADAN USAHA MILIK DESA DI KECAMATAN TAMANSARI KABUPATEN BOGOR Herman Herman; Dion Ahmad Armadi
Rural Development For Economic Resilience (RUDENCE) Vol. 1 No. 1 (2021): Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53698/rudence.v1i1.14

Abstract

Abstract This Community Service Activity (PKM) aims to improve the ability of BUM Desa administrators in managing their organizations, because so far there are still many BUM Desa that have not developed due to the lack of management capabilities in running their organizations. This activity is intended for the heads and administrators of BUM Desa in Bogor Regency. The method of implementation is to identify the problem first through an analysis tool using the SWOT method. Based on the results of the SWOT analysis, the activities carried out were organizational management training for the heads and administrators of BUM Desa which was carried out by the author with the initial stage being carried out for the chairman and management of BUM Desa in Tamansari Subdistrict, Bogor Regency. The implication of this Community Service (PKM) activity is the increasing ability of BUM Desa administrators in managing the organization and ultimately creating a professional and competitive BUM Desa organization.   Abstrak Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengurus BUM Desa dalam mengelola organisasinya, dikarenakan selama ini masih banyak BUM Desa yang tidak berkembang dikarenakan kurangnya kemampuan pengurus dalam menjalankan organisasinya. Kegiatan ini ditujukan bagi para ketua dan pengurus BUM Desa yang ada di Kabupaten Bogor. Metode pelaksanaannya adalah dengan melakukan identifikasi permasalahan terlebih dahulu melalui alat analisis dengan menggunakan metode SWOT. Berdasarkan hasil analisis SWOT maka kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan pengelolaan organisasi bagi para ketua dan pengurus BUM Desa yang dilaksanakan oleh penulis dengan tahap awal dilaksanakan untuk ketua dan pengurus BUM Desa se Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor. Implikasi dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah meningkatnya kemampuan para pengurus BUM Desa dalam mengelola organisasi dan pada akhirnya tercipta organisasi BUM Desa yang profesional dan memiliki daya saing.
DIGITALISASI PENCATATAN METER AIR DAN PENERIMAAN PEMBAYARAN SARANA AIR BERSIH Dion Ahmad Armadi; Jaenudin; Erik Suganda
Rural Development For Economic Resilience (RUDENCE) Vol. 1 No. 2 (2022): Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53698/rudence.v1i2.17

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membantu pengelola PAM Desa Tirta Anugerah untuk bertransformasi secara digital melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi point of sales dalam mengelola data mulai dari proses data masuk dalam bentuk manual, kemudian dikonversi menjadi digital agar dapat memudahkan pengelola menjalankan usaha. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode transfer knowledge untuk pengenalan akan sistem informasi digital berbasis point of sales, kemudian pendampingan dengan kunjungan rutin dan mengecek apakah aplikasi digunakan sesuai dengan materi yang telah diberikan, dan selalu berdiskusi terkait perkembangan teknologi dan pengelolaan usaha. Selain itu, juga dilakukan evaluasi untuk memastikan apakah aplikasi yang membantu sistem informasi ini, sudah dilakukan secara sesuai dan mengikuti arahan saat dilakukan transfer knowledge. Dengan adanya peningkatan kemampuan digital bagi pengelola PAM Desa Tirta Anugerah diharapkan pelayanan bagi masarakat yang menjadi pelanggan akan menjadi lebih baik.   ABSTRACT The purpose of this service is to help the Tirta Anugerah Village PAM manager transform digitally through various training and assistance activities using point of sales applications in managing data starting from the data entry process in manual form, then converting it to digital sequentially. to make it easier for managers to run the business. Service activities are carried out using the knowledge transfer method for the introduction of point-of-sales-based digital information systems, then mentoring with regular visits and checking whether the application used is in accordance with the material provided, and always discusses technological developments and business management. In addition, evaluation is also carried out to ensure whether the applications that support this information system have been run properly and follow directions when transferring knowledge. By increasing the digital capability of the Tirta Anugerah Village PAM manager, it is hoped that services to the community who become customers will be better.
Penguatan Daya Saing Badan Usaha Milik Desa Di Kabupaten Bogor Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Melalui Identifikasi Analisis SWOT Herman Herman; Dion Ahmad Armadi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.971 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.452

Abstract

Meski sudah banyak regulasi terkait upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan desa,ternyata kesadaran aparatur desa di Kabupaten Bogor untuk mendirikan lembaga keuangan mikromaupun BUMDesa masih kurang, padahal berbagai upaya pemerintah pusat maupun daerah yangbertujuan agar ekonomi dapat berkembang dan mandiri, tapi belum juga dimaksimalkan. Apalagi dalamUU No 6/2014 tentang Penggunaan Dana Desa itu sudah berjalan tiga tahun, tapi penggunaanyaoleh desa di Kabupaten Bogor lebih terfokus pada fisik, tapi ke pemberdayaan masyarakatnya kurang.Tujuan dari kegiatan pendampingan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BumDesa) Badan UsahaMilik Desa (BumDesa) mendapatkan pelatihan dan pendampingan aspek bisnis dan tata kelola yangpada akhirnya BUMDesa memiliki kemampuan organisasi yang profesional dan dapat memiliki dayasaing diera revolusi industri 4.0. Metode yang digunakan untuk menentukan model dan kebutuhanpelatihan dan pendampingan maka terlebih dahulu dilakukan analisis, analisis yang digunakan adalahmenggunakan analisis SWOT. Analisis menunjukkan para pengurus BUMDesa memerlukanpendampingan berupa pelatihan dan pendidikan, model pendampingan yang tepat adalahpendampingan melalui Klinik dan Sekolah BUMDesa. Universitas Pakuan telah melakukanpendampingan melalui Klinik dan Sekolah BUMDesa yang telah didirikan dan hasilnya beberapaBUMDesa telah memiliki tata kelola yang baik.