Magdalena Pranata Santoso
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Petra - Surabaya

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

KOMPONEN PACE YANG MENGEMBANGKAN KOMPETENSI MAKSIMAL DALAM DIRI MURID-MURID KELAS 2 SDTK PELANGI KRISTUS, SURABAYA Julian Soselisa; Magdalena Pranata Santoso
Aletheia Christian Educators Journal Vol 1 No 1 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.479 KB) | DOI: 10.9744/aletheia.1.1.1-8

Abstract

Proses pembelajaran akan menjadi maksimal, jika proses pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan apa yang menjadi keunikan murid. Setiap murid diciptakan dengan talenta mereka yang berbeda, tidak bisa disamakan antara satu murid dengan murid yang lainnya, sehingga dibutuhkan suatu proses pembelajaran yang dapat mengakomodasi setiap keunikan murid, yaitu murid dapat tetap berkembang dengan maksimal sesuai dengan kelambatan ataupun kecepatannya. Tujuan utama dari termaksimalkannya kompetensi atau talenta murid adalah, untuk mempersiapkan mereka menggenapi setiap panggilan Tuhan di dalam kehidupannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui komponen PACE mana saja, yang dapat menolong murid-murid untuk berkembang secara maksimal. Penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dimana menggambarkan fenomena yang ada di sekolah. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk wawancara kepada murid dan supervisor serta adanya observasi. Hasil dari penelitian ini adalah setiap komponen yang terdapat di dalam PACE, menolong murid-murid untuk berkembang secara maksimal, dalam segi kognitif, spiritual, karakter dan talenta.
PENERAPAN PENDIDIKAN KRISTEN DALAM KEGIATAN BELAJAR-MENGAJAR YANG MENOLONG MURID BELAJAR SECARA EFEKTIF BERDASARKAN PERSPEKTIF ALKITAB Viola Jesiska Salinding; Magdalena Pranata Santoso
Aletheia Christian Educators Journal Vol 1 No 1 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.361 KB) | DOI: 10.9744/aletheia.1.1.28-39

Abstract

Tujuan belajar di dalam pendidikan umum berbeda dengan tujuan belajar di dalam pendidikan Kristen.Pendidikan umum bertujuan untuk menjadikan murid menjadi warga negara yang baik sedangkantujuan utama pendidikan Kristen adalah memperlengkapi murid menjadi warga Kerajaan Surga.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan pendidikan Kristen yang menolong murid untukbelajar secara efektif berdasarkan perspektif Alkitab. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non participan dan wawancaramendalam. Teknik analisa data dilakukan dengan menggunakan tiga tahap yaitu tahap reduksi data,tahap penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data dilakukan denganmenggunakan triangulasi, yaitu triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi teori. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa murid difasilitasi untuk memiliki dan membangun relasi pribadidengan Tuhan Yesus, murid belajar untuk menghidupi visi Tuhan Yesus dan meneladani karakterTuhan Yesus, dan difasilitasi untuk hidup di bawah otoritas Firman Tuhan di dalam seluruh prosespembelajaran.
PEMBELAJARAN MANDIRI BERBASIS ALKITAB UNTUK MENOLONG MURID SEKOLAH DASAR BERPROSES MENGASIHI TUHAN YESUS Julita Julita; Magdalena Pranata Santoso
Aletheia Christian Educators Journal Vol 1 No 1 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.807 KB) | DOI: 10.9744/aletheia.1.1.48-57

Abstract

Pada zaman sekarang ini, terdapat sekolah Kristen yang melaksanakan pembelajaran hanya berpusat pada guru.Haltersebut menyebabkan murid belum mengalami proses belajar yang membuatnya aktif dan mandiri di kelas.Olehnya itu, sebuah pembelajaran akan lebih baik jika orientasinya murid yang dijalankan sesuai dengan nilainilai Alkitab. Untuk itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya kegiatan pembelajaran mandiriberbasis Alkitab untuk menolong murid SD mengasihi Tuhan Yesus. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Teknik analisa datadilakukan melaluitriangulasi, yaitu triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasiteori. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa seluruh kegiatan pembelajaran mandiri berbasis Alkitab yang dilakukan diSDTK PelangiKristus menolong muridSD untuk mengasihi Tuhan Yesus.
MODEL RELASI GURU DAN MURID UNTUK MENOLONG MURID MENGEMBANGKAN PERSEPSI YANG POSITIF TERHADAP DIRINYA DAN TERHADAP GURU Viona Evelin Salinding; Magdalena Pranata Santoso
Aletheia Christian Educators Journal Vol 1 No 1 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.084 KB) | DOI: 10.9744/aletheia.1.1.75-84

Abstract

Relasi antara guru dan muridmerupakan salah satu relasi yang sangat penting dalamkehidupan seseorang karenamemiliki banyak dampak bagi kehidupan murid. Salah satu dampaknya adalah bagi pembentukan persepsimurid. Guru-guru dan murid-murid di SDTK Pelangi Kristus memiliki relasi yang sangat dekat satu denganyang lainnya. Hal ini terlihat di dalam cara guru dan murid berinteraksi dan memperlakukan satu sama laindengan penuh rasa hormat dan kasih setiap hari. Oleh sebab itu, penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahuimodel relasi yang diterapkan oleh guru dan murid di SDTK Pelangi Kristus untuk menolong muridmengembangkan persepsi yang positif terhadap dirinya dan terhadap guru. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitianini menunjukkan bahwa guru-guru dan murid-murid di kelas 2 SDTK Pelangi Kristus menerapkan tiga modelrelasi, yaitu model relasi gembala-domba, mentoring dan collegial. Ketiga model relasi tersebutdapatmenolongmurid untukmengembangkan persepsiyang positifterhadap dirinyadan terhadap guru.
KOMPONEN PACE YANG MENGEMBANGKAN KOMPETENSI MAKSIMAL DALAM DIRI MURID-MURID KELAS 2 SDTK PELANGI KRISTUS, SURABAYA Julian Soselisa; Magdalena Pranata Santoso
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 1 No. 1 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.1.1.1-8

Abstract

Proses pembelajaran akan menjadi maksimal, jika proses pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan apa yang menjadi keunikan murid. Setiap murid diciptakan dengan talenta mereka yang berbeda, tidak bisa disamakan antara satu murid dengan murid yang lainnya, sehingga dibutuhkan suatu proses pembelajaran yang dapat mengakomodasi setiap keunikan murid, yaitu murid dapat tetap berkembang dengan maksimal sesuai dengan kelambatan ataupun kecepatannya. Tujuan utama dari termaksimalkannya kompetensi atau talenta murid adalah, untuk mempersiapkan mereka menggenapi setiap panggilan Tuhan di dalam kehidupannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui komponen PACE mana saja, yang dapat menolong murid-murid untuk berkembang secara maksimal. Penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dimana menggambarkan fenomena yang ada di sekolah. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk wawancara kepada murid dan supervisor serta adanya observasi. Hasil dari penelitian ini adalah setiap komponen yang terdapat di dalam PACE, menolong murid-murid untuk berkembang secara maksimal, dalam segi kognitif, spiritual, karakter dan talenta.
PENERAPAN PENDIDIKAN KRISTEN DALAM KEGIATAN BELAJAR-MENGAJAR YANG MENOLONG MURID BELAJAR SECARA EFEKTIF BERDASARKAN PERSPEKTIF ALKITAB Viola Jesiska Salinding; Magdalena Pranata Santoso
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 1 No. 1 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.1.1.28-39

Abstract

Tujuan belajar di dalam pendidikan umum berbeda dengan tujuan belajar di dalam pendidikan Kristen.Pendidikan umum bertujuan untuk menjadikan murid menjadi warga negara yang baik sedangkantujuan utama pendidikan Kristen adalah memperlengkapi murid menjadi warga Kerajaan Surga.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan pendidikan Kristen yang menolong murid untukbelajar secara efektif berdasarkan perspektif Alkitab. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non participan dan wawancaramendalam. Teknik analisa data dilakukan dengan menggunakan tiga tahap yaitu tahap reduksi data,tahap penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data dilakukan denganmenggunakan triangulasi, yaitu triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi teori. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa murid difasilitasi untuk memiliki dan membangun relasi pribadidengan Tuhan Yesus, murid belajar untuk menghidupi visi Tuhan Yesus dan meneladani karakterTuhan Yesus, dan difasilitasi untuk hidup di bawah otoritas Firman Tuhan di dalam seluruh prosespembelajaran.
PEMBELAJARAN MANDIRI BERBASIS ALKITAB UNTUK MENOLONG MURID SEKOLAH DASAR BERPROSES MENGASIHI TUHAN YESUS Julita Julita; Magdalena Pranata Santoso
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 1 No. 1 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.1.1.48-57

Abstract

Pada zaman sekarang ini, terdapat sekolah Kristen yang melaksanakan pembelajaran hanya berpusat pada guru.Haltersebut menyebabkan murid belum mengalami proses belajar yang membuatnya aktif dan mandiri di kelas.Olehnya itu, sebuah pembelajaran akan lebih baik jika orientasinya murid yang dijalankan sesuai dengan nilainilai Alkitab. Untuk itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya kegiatan pembelajaran mandiriberbasis Alkitab untuk menolong murid SD mengasihi Tuhan Yesus. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Teknik analisa datadilakukan melaluitriangulasi, yaitu triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasiteori. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa seluruh kegiatan pembelajaran mandiri berbasis Alkitab yang dilakukan diSDTK PelangiKristus menolong muridSD untuk mengasihi Tuhan Yesus.
MODEL RELASI GURU DAN MURID UNTUK MENOLONG MURID MENGEMBANGKAN PERSEPSI YANG POSITIF TERHADAP DIRINYA DAN TERHADAP GURU Viona Evelin Salinding; Magdalena Pranata Santoso
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 1 No. 1 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.1.1.75-84

Abstract

Relasi antara guru dan muridmerupakan salah satu relasi yang sangat penting dalamkehidupan seseorang karenamemiliki banyak dampak bagi kehidupan murid. Salah satu dampaknya adalah bagi pembentukan persepsimurid. Guru-guru dan murid-murid di SDTK Pelangi Kristus memiliki relasi yang sangat dekat satu denganyang lainnya. Hal ini terlihat di dalam cara guru dan murid berinteraksi dan memperlakukan satu sama laindengan penuh rasa hormat dan kasih setiap hari. Oleh sebab itu, penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahuimodel relasi yang diterapkan oleh guru dan murid di SDTK Pelangi Kristus untuk menolong muridmengembangkan persepsi yang positif terhadap dirinya dan terhadap guru. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitianini menunjukkan bahwa guru-guru dan murid-murid di kelas 2 SDTK Pelangi Kristus menerapkan tiga modelrelasi, yaitu model relasi gembala-domba, mentoring dan collegial. Ketiga model relasi tersebutdapatmenolongmurid untukmengembangkan persepsiyang positifterhadap dirinyadan terhadap guru.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENOLONG GURU MEMILIKI SIKAP DISIPLIN WAKTU DI SEKOLAH KRISTEN DI LUBUKLINGGAU Katrin Agustina Kanaf; Magdalena Pranata Santoso
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 3 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.3.2.115-121

Abstract

Disiplin waktu merupakan salah satu ketertiban yang perlu diterapkan di sekolah. Sebagai pemimpin di sekolah, Kepala sekolah menjalankan perannya dalam menolong guru memiliki sikap disiplin waktu di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam menolong guru memiliki sikap disiplin waktu pada sebuah sekolah di Sumatera Selatan. Metode kualitatif deskriptif dengan observasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data diterapkan dalam studi ini. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kepala sekolah sangat berperan penting di sekolah. Kepala sekolah menjalankan perannya sebagai educator, supervisor dan leader dalam menolong guru memiliki disiplin waktu dengan cara membuat strategi yang dapat melatih gurunya untuk disiplin waktu. Kepala sekolah memberikan teladan disiplin waktu terlebih dahulu sebelum menolong gurunya. Kepala Sekolah Kristen di Sumatera Selatan telah menjalankan peran ini dalam menolong gurunya memiliki sikap disiplin waktu. Peran kepala sekolah sangat penting dalam menolong guru memiliki sikap disiplin waktu.
PENERAPAN METODE CERAMAH DAN TANYA JAWAB DALAM PROSES PEMBELAJARAN DARING DI SD KRISTEN DI MEDAN Risma Rombe Pabesak; Magdalena Pranata Santoso
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 4 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.4.1.1-8

Abstract

Perubahan sistem pembelajaran dari pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran daring berdampak pada pemilihan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode ceramah dan tanya jawab untuk murid kelas 1 dan kelas 2 di sebuah Sekolah Dasar Kristen di Medan. Observasi dan wawancara diterapkan untuk mengumpulkan data. Tahap analisis meliputi reduksi, penyajian, interpretasi dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan penggunaan metode ceramah dan tanya jawab sangat diperlukan dalam proses pembelajaran daring dengan memperhatikan tahap perkembangan murid. Kombinasi metode ceramah dan tanya jawab perlu diterapkan untuk men­ciptakan interaksi di kelas. Penerapan gerak-gerik dalam mengajar sangat efektif untuk menarik murid yang berada dalam tahap operasional konkret. Tuhan Yesus juga menggunakan kombinasi metode ceramah dan tanya jawab dalam pengajaran-Nya untuk men­ceritakan kebenaran serta berinteraksi dengan murid-Nya. Metode ceramah dengan pendekatan bercerita dapat digunakan untuk meng­integrasikan iman Kristiani agar murid memiliki karakter seperti Kristus.