Ivan Wijaya
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGIMPLEMENTASIAN OCR MENGGUNAKAN CNN UNTUK EKSTRAKSI TEKS PADA GAMBAR Ivan Wijaya; Chairisni Lubis
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol 10, No 1 (2022): JURNAL ILMU KOMPUTER DAN SISTEM INFORMASI
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jiksi.v10i1.17836

Abstract

OCR merupakan sebuah sistem yang digunakan untuk mengekstraksi tulisan yang terdapat pada sebuah gambar sehingga dapat mempercepat proses input data. Sistem OCR merupakan sebuah sistem yang terdiri dari 2 proses yaitu pendeteksian teks dan pengenalan teks. Pada perancangan ini, digunakan 2 model CNN untuk melakukan pendeteksian dan pengenalan teks. Digunakan CNN dengan struktur Feature Pyramid Network yang menggunakan Backbone VGG19 untuk mendeteksi lokasi teks pada gambar. Untuk mengenali teks pada gambar akan digunakan CNN dengan LSTM untuk melakukan pengenalan teks pada area gambar yang telah terdeteksi. Kedua CNN dilatih ddengan menggunakan dataset ICDAR 2015, COCO-Text, dan ICDAR 2019. Pada akhir pelatihan, didapatkan model pendeteksian teks dengan besaran F1-Score sebesar 49.18%, dan model pengenalan teks dengan besar Correctly Recognized Word sebesar 55.80%
SMART PRESENSI MENGGUNAKAN QR CODE DENGAN SECURE HASH ALGORITHM 2 (SHA-2) Ivan Wijaya; Dyah Erny Herwindiati; Janson Hendryli
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol 9, No 1 (2021): JURNAL ILMU KOMPUTER DAN SISTEM INFORMASI
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1727.745 KB) | DOI: 10.24912/jiksi.v9i1.11576

Abstract

This research was motivated by problems during the process of attendance at the Mid-Semester Examination (UTS) and Final Semester Examination (UAS). The problem begins when the student attendance process is still manual and not online or connected to the database. This study aims to determine the online student attendance system so that exam supervisors no longer give signatures on student exam cards so that the exam runs well and efficiently. The data that will be used are student data taken when the administrator fills in the student detail data. The system design made is by using a QR Code Scanner and data encryption using the SHA 512 method. Using this application system includes the QR Code Scanning process, inserting a QR Code into the student exam card. Then the smart phone application is used as a QR Code scanner. The test used to give a test the feasibility of the system in this study is to use system error level testing, black box testing and the presence of QR Code testing in certain cases. In the testing that has been done, it can be concluded that the Smart Presensi application can make it easier to do attendance and student attendance data recapitulation because the system application is directly connected to the database.
Resistensi Sosial terhadap Vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Jeneponto: Social Resistance Against Covid 19 Vaccination in Jeneponto Regency Haris, Hardianto; Kurniawan, Rama Nur; Ivan Wijaya
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.2912

Abstract

Latar Belakang: Kabupaten Jeneponto dalam penerimaan vaksinasi covid 19 telah mengalami kegagalan capaian, yang dimana pemerintah telah menargetkan vaksinasi 90% namun capaian vaksinasi 68,07% per Januari 2022, kegagalan capaian vaksinasi di Kabupaten Jeneponto dikarenakan dua faktor yakni faktor struktural maupun kultural. Faktor kultural meliputi rendahnya kepatuhan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan, serta upaya pembangkangan terhadap peraturan-peraturan. Sedangkan faktor struktural antara lain disebabkan kekurang sigapan pemerintah dalam upaya merespon penyebaran covid-19. Masih ada masyarakat yang menolak divaksin dengan berbagai alasan seperti ragu terhadap efektivitas vaksin, ketidakpercayaan terhadap vaksin, kekhawatiran adanya efek samping hingga alasan keagamaan atau kehalalan vaksin. Bentuk resistensi masyarakat terhadap vaksin tersebut tidak hanya beredar pada bisik-bisik antar warga dan ranah pribadi lainnya, tetapi juga beredar melalui media sosial dan juga whatsapp group Tujuan: Mendiskripsikan bentuk resistensi sosial terhadap vaksinasi covid 19 di Kabupaten Jeneponto dengan menggunakan teori James Scott. Metode: Metode kualitatif dengan tahapan pertama yakni melakukan identifikasi sasaran pada beberapa orang yang belum melakukan vaksinasi covid 19 di kabupaten Jeneponto. Tahapan kedua peneliti melakukan segmentasi usia pada kelompok yang belum melakukan vaksinasi covid 19. Tahapan ketiga adalah melakukan pengumpulan data wawancara mendalam, observasi partisipasi dan diskusi kelompok terarah pada beberapa informan yang telah terjaring dan dianggap representative untuk 6 jumlah Kecamatan di Kabupaten Jeneponto. Jumlah informan diperkirakan sekitar 15-20 orang dengan karakteristik Pendidikan SMA/sederajat dan dari Diploma atau Sarjana. Hasil: Faktor penyebab terjadinya resistensi sosial terhadap vaksinasi covid 19 di Jeneponto Kurangnya sosialisasi dan edukasi yang dilakukan oleh pemerintah kepada masyarakat di Kabupaten Jeneponto tentang vaksinasi covid 19 menyebabkan masyarakat minim pengetahuan tentang manfaat vaksinasi covid 19. Pemerintah hanya banyak melakukan himbauan dalam bentuk pemberitaan di berbagai media media online. Pemerintah berharap dengan adanya pemberitaan di media media online masyarakat akan mengikuti program vaksinasi covid 19 dan tidak perlu lagi mensosialisasikannya secara langsung kepada masyarakat. Namun, masih banyak masyarakat yang tidak membaca arahan arahan pemerintah yang dilakukan lewat media media online sehingga tidak mempedulikan pesan yang disampaikan oleh pemerintah tersebut. Kesimpulan: Terdapat dua jenis resistensi sosial terhadap vaksinasi covid 19 di Kabupaten Jeneponto, resistensi secara tertutp dan resistensi secara terbuka, resistensi secara terbuka telah dilakukan oleh orang orang yang telah berpendidikan strata dua dan strata satu, hal ini terjadi dikarenakan tidak percaya terhadap keberadaan covid 19 sehingga tidak percaya pula pada vaksinasi covid 19, sementara resistensi sosial secara tertutup di dominasi oleh masyarakat yang tamatan SMA dengan cara engganan dalam mendukung program vaksinasi covid 19, ketidakikutsertaan dalam kegiatan vaksinasi covid 19, dan berlambat-lambat dalam pelaksanaan kegiatan vaksinasi covid 19.