Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Covid-19, Competence and Resilience Fresh Graduate of college Sri Budi Kasiyati; Endang Setyowati; Rudy Santoso
JMM17 : Jurnal Ilmu ekonomi dan manajemen Vol 9 No 01 (2022): April 2022
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jmm17.v9i01.6450

Abstract

Covid-19 is a pandemic that is uncertain when it will end. This study aims to determine the factors of resilience during the Covid-19/Coronavirus Pandemic. This study used a crosssectional design, with purposive snowball sampling. Primary data collection is carried out for one semester starting in August 2021. Respondents fill out a questionnaire about individual characteristics, competencies, Covid-19 experience, and resilience. Resilience was measured using the 10-item Connor-Davidson Resilience Scale and Competence was assessed using five indicators. Respondents who participated in this study were 49 fresh graduates. Regression analysis was carried out to determine the relationship between the variables of resilience, and competence during Covid-19. Competence, statistically positive and significant relationship with Resilience.Competence can explain greater variance in the Resilience of fresh graduate of collegeKey words : Resilience; Competence; Covid-19
BERWIRAUSAHA MELALUI SHIBORI (pencelupan pola kain pada pewarna) DI PANTI ASUHAN AISYIYAH II KELURAHAN KEBONSARI-KECAMATAN JAMBANGAN- KOTA SURABAYA Sri Budi Kasiyati; Endang Setyowati; Hertien Yuliati
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i2.4191

Abstract

Dengan semakin populernya hasil kreasi seni Shibori di masyarakat membuat semakin banyak masyarakat yang ingin bisa membuat sendiri hasil karya tersebut. Beberapa hasil kreasi yang paling diminati adalah Arshi shibori, hajime shibori, kanako shibori, kumo shibori, miura shibori dan nui shibori yang menggunakan bahan kain sutra, rayon dan katun atau mori serta bahan pewarna sintetis, yaitu naptol, remasol dan indigasol. Shibori adalah berbagai metode menghias kain atau bahan tekstil yang dilakukan dengan cara mencelup kain yang sudah diikat, dijahit,atau dilipat sesuai pola tertentu. Seperti halnya kain batik, dalam proses pembuatan shibori, pada prinsipnya juga dibutuhkan bahan perintang untuk menahan warna agar tidak meresap kebagian kain yang tidak diinginkan. Selain belajar di sekolah, anak-anak panti asuhan juga perlu belajar ketrampilan.  Hal  ini  dibutuhkan  agar anak-anak panti asuhan Aisyyah  memiliki  kemampuan  lain  yang  bisa  .dimanfaatkan mereka untuk berwirausaha. Pclatihan Shibori diajukan sebagai program kcmitraan masyarakat. Dengan diadakan program kemitraan masyarakat ini. diharapkan mampu rneningkatkan kernampuan dan ketrampilan anak-anak panti asuhan Aisyiyah melalui pelatihan Shibori sehingga mereka memiliki bekal saat terjun di masyarakat, khususnya dalam berwirausaha.Kata kunci : Shibori, Berwirausaha, Panti Asuhan Aisyiyah
PENDAMPINGAN PERSIAPAN MANAJEMEN PENGELOLAAN KOPERASI DESA DESA SUMBER KEMBAR KECAMATAN PACET KABUPATEN MOJOKERTO Joko Priyono; Rudy Santoso; Christian Arga Sitohang; Sri Budi Kasiyati
ABDIMAS Vol 6 No 01 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v6i01.2640

Abstract

Koperasi sebagai organisasi ekonomi, khususnya di perdesaan, merupakan salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal (Hendar, 2013:25). Pemerintah telah menetapkan koperasi sebagai alat bagi perjuangan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dan keinginannya melalui kerja sama. Kerja sama yang dimaksudkan adalah membentuk organisasi ekonomi berupa koperasi. Pembentukan koperasi desa/kelurahan Merah Putih menjadi salah satu langkah strategis dalam penguatan ekonomi lokal. Dengan adanya koperasi, masyarakat dapat mengelola potensi ekonomi secara bersama, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, dan memberdayakan anggota masyarakat. Melalui koperasi, juga akan terbuka kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan yang memengaruhi kehidupan ekonominya. Dalam upaya mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan sebagai perwujudan Asta Cita kedua dan pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi sebagai perwujudan Asta Cita keenam menuju Indonesia emas 2045, perlu membentuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui pendirian, pengembangan, dan revitalisasi koperasi desa/kelurahan Guna mewujudkan hal tersebut, perlu langkah strategis, terpadu terintegrasi, dan terkoordinasi antar kementrian/lembaga dan pemerintah daerah guna melakukan optimalisasi dan percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Inpres No 9 tahun 2025).
Pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Loyalitas Karyawan pada J&T Express di Surabaya Clarissa Cindy Oktavia; Sri Budi Kasiyati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap loyalitas karyawan pada J&T Express di Surabaya. Loyalitas karyawan merupakan salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan perusahaan dalam mempertahankan produktivitas, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mencapai tujuan organisasi secara efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Sampel penelitian sebanyak 80 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik probability sampling melalui simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan dengan nilai t hitung sebesar 3,531 dan tingkat signifikansi 0,001. Komitmen organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan dengan nilai t hitung sebesar 2,519 dan signifikansi 0,014. Secara simultan, kepuasan kerja dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan dengan nilai F hitung sebesar 12,258 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,713 menunjukkan bahwa 71,3% variasi loyalitas karyawan dapat dijelaskan oleh kepuasan kerja dan komitmen organisasi, sedangkan 28,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, perusahaan perlu meningkatkan kepuasan kerja dan memperkuat komitmen organisasi sebagai upaya untuk meningkatkan loyalitas karyawan sehingga mampu mendukung pencapaian tujuan perusahaan secara berkelanjutan.
Pengaruh Work Life Balance dan Flexible Working Arrangement terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT. Pegadaian Kanwil XII Kota Surabaya Nadya Lavika Putri Cahyani; Sri Budi Kasiyati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12038

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal untuk menganalisis pengaruh work life balance dan flexible working arrangement terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 82 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji parsial (t), uji simultan (F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa work life balance tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi belum menjadi faktor utama yang menentukan kepuasan kerja, yang diduga dipengaruhi oleh dominasi karyawan Generasi Z yang lebih mengutamakan fleksibilitas kerja, kesempatan berkembang, dan otonomi dalam bekerja. Sebaliknya, flexible working arrangement terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Fleksibilitas dalam mengatur waktu dan lokasi kerja mampu meningkatkan kenyamanan serta kepuasan karyawan dalam menjalankan pekerjaannya. Nilai koefisien determinasi sebesar 40,3% menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan variasi kepuasan kerja sebesar 40,3%, sedangkan 59,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model, seperti kompensasi, lingkungan kerja, budaya organisasi, kepemimpinan, dan pengembangan karier. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk mempertahankan kebijakan kerja fleksibel serta meningkatkan program yang mendukung kesejahteraan psikologis karyawan guna menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.
Pengaruh Kreativitas Kerja dan Dukungan Sosial Rekan Kerja terhadap Kepuasan Kerja PT. Pyramindo Santana Putra Surabaya Nurus Saada; Sri Budi Kasiyati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kreativitas Kerja dan Dukungan Sosial Rekan Kerja terhadap Kepuasan Kerja karyawan PT. Pyramindo Santana Putra di Surabaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada peningkatan tuntutan pekerjaan yang mengharuskan karyawan mampu beradaptasi, berinovasi, dan memiliki hubungan kerja yang baik agar tetap memiliki tingkat kepuasan kerja yang tinggi. Kreativitas kerja memberikan peluang bagi karyawan untuk menghasilkan ide dan solusi baru dalam menyelesaikan pekerjaan, sedangkan dukungan sosial rekan kerja memberikan bantuan emosional, informasi, maupun kerja sama yang dapat mengurangi tekanan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 56 responden yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kreativitas Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Dukungan Sosial Rekan Kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Secara simultan, kedua variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan Kepuasan Kerja karyawan. Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin baik tingkat kreativitas kerja dan dukungan sosial yang diterima karyawan, maka semakin tinggi pula kepuasan kerja yang dirasakan. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan terus mendorong pengembangan kreativitas karyawan serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung hubungan sosial yang positif agar kepuasan kerja dan kinerja karyawan dapat terjaga secara berkelanjutan.