Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : eCo-Buss

Pengaruh Religiusitas Sebagai Efek Moderasi Antara Variabel Theory of Planned Behavior Terhadap Turnover Intention Pada Perawat Adi Surya Kusuma Atmaja; Ibnu Khajar; Hendar Hendar
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.2426

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh Religiusitas sebagai efek moderasi antara variabel Sikap, Norma Subjektif, dan Kontrol Persepsi Yang Dirasakan terhadap Turnover Intention pada Perawat di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang (RSISA). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, dengan besaran sampel sebanyak 85 responden perawat di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Data didapat melalui kuesioner menggunakan Google Form yang dibagikan kepada responden dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebesar 51,4% dari variabilitas dalam Turnover Intention (R-Square = 0,514) dapat dijelaskan oleh faktor-faktor yang terdapat dalam model ini. Hasil model fit dengan nilai SRMR (Standarized Root Mean Square Residual) sebesar 0,079 dimana batas penerimaan hasil model fit ≤ 0,08, yang berarti model yang diuji dalam penelitian ini memiliki kecocokan yang cukup baik. Dan Religiusitas secara signifikan dapat memoderasi semua variabel independen dengan p value < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas perawat dapat menurunkan turnover intention karena terdapat nilai-nilai agama yang menjadi benteng untuk tidak melakukan turnover intention.
Pengaruh E-WOM dan E-Trust Terhadap E-Loyalty Yang Dimediasi E-Customer Satisfaction Pada Pengguna ShopeeFood (Studi Kasus Gen Z di Kota Semarang) Syahrul Rizal Maulidana; Marno Nugroho; Ibnu Khajar
eCo-Buss Vol. 8 No. 1 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i1.2894

Abstract

Peran E-WOM dan kepercayaan elektronik (e-trust) dalam membentuk loyalitas elektronik (e-loyalty), dengan kepuasan pelanggan elektronik (e-customer satisfaction) bertindak sebagai mediator, dieksplorasi di kalangan pengguna ShopeeFood Generasi Z di Kota Semarang. Studi ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang diberikan kepada 160 pengguna aktif ShopeeFood. Data dianalisis menggunakan PLS-SEM, didukung oleh perangkat lunak SmartPLS. Temuan menunjukkan bahwa E-WOM secara signifikan meningkatkan baik kepuasan pelanggan elektronik maupun loyalitas elektronik. Demikian pula, kepercayaan elektronik memiliki dampak yang berarti pada kedua variabel tersebut. Selain itu, kepuasan pelanggan elektronik ditemukan memiliki efek yang signifikan pada loyalitas elektronik. Penemuan penting adalah bahwa pengaruh E-WOM dan kepercayaan digital terhadap loyalitas digital ditransmisikan secara tidak langsung melalui kepuasan pelanggan digital. Koefisien jalur yang kuat dan nilai R-square yang tinggi mengonfirmasi keandalan model struktural dalam menjelaskan loyalitas konsumen digital.. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memperkuat model loyalitas pelanggan di era digital, serta implikasi praktis bagi pengembangan strategi digital marketing ShopeeFood agar lebih fokus pada peningkatan kepercayaan dan kepuasan pelanggan melalui pengelolaan ulasan online yang efektif.
Pengaruh Job Satisfaction Terhadap Employee Productivity Dengan Work Stress Sebagai Variabel Intervening Ameilia Maharani; Ibnu Khajar
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3436

Abstract

Penelitian ini menilai pengaruh Job Satisfaction terhadap Employee Productivity dengan Work Stress sebagai variabel intervening pada karyawan PT Surya Artha Sejahtera. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuesioner sebagai instrumen utama. Sebanyak 95 responden berpartisipasi dan memberikan data yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan SmartPLS 4 untuk menilai validitas, reliabilitas, serta hubungan struktural antarvariabel. Hasil menunjukkan bahwa Job Satisfaction meningkatkan Employee Productivity dan menurunkan Work Stress. Work Stress terbukti menurunkan Employee Productivity secara signifikan. Selain itu, Work Stress berperan sebagai mediator dalam hubungan antara Job Satisfaction dan Employee Productivity. Hasil tersebut menegaskan bahwa peningkatan kepuasan kerja dapat memperkuat produktivitas, baik secara langsung maupun melalui penurunan tekanan kerja. Temuan ini memberikan dasar empiris bagi manajemen untuk merancang kebijakan yang memperbaiki kondisi kerja, memperjelas peran, dan menyesuaikan sistem penghargaan. Organisasi juga perlu mengelola sumber stres yang muncul dalam proses kerja agar produktivitas tetap stabil. Penelitian ini memberi masukan bagi pengembangan strategi sumber daya manusia yang menekankan keseimbangan antara tuntutan operasional dan kebutuhan psikologis karyawan, serta membantu perusahaan meningkatkan efektivitas kerja secara berkelanjutan