Wiwit Rahayu
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir Pantai Sadeng Gunungkidul melalui Pengolahan Ikan Tuna Ernoiz Antriyandarti; Umi Barokah; Raden Baskara Katri Anandito; Wiwit Rahayu; Adisti Regita Ramadani; Alifa Putri Madina
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 26, No. 1, Januari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1191.739 KB) | DOI: 10.23917/warta.v26i1.1198

Abstract

The coast of Sadeng Beach is a large potential for marine and fishery resources, which is, one of the potentials is tuna fish commodities. However, the utilization of these resources is still not optimal. The limited use of technology has hampered the processing and marketing of the products, resulting in a decrease in the economic value of tuna products. This Program Kemitraan Masyarakat (PKM) activity aims to boost community development by empowering the processing of marine fish products. So that, they become products that are worth selling higher. Empowerment carried out includes the provision of materials, equipment, and training in the manufacture of processed tuna products aimed at self-reliance and community self-reliance. The training covers how to process tuna raw materials from start to finish which includes raw material preparation, storage, additional seasoning, packaging, and distribution. The activity was carried out in Pucung Village, Girisubo District, Gunungkidul Regency by involving members of the Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Harapan. The method used in this activity is the Participatory Rural Appraisal (PRA) method which involves active community participation and empowerment. Activities include providing materials and practices for processing tuna fish into tuna cracker products, tuna nuggets, and tuna tofu. The program impacts increasing knowledge and skills of tuna fish processing for empowering partners. Through this activity, the women of the UPPKS Harapan group can contribute economically to the household. The training activities were held on June 11 2022 for the assistance stage for the introduction of tuna processing materials, June 12-October 2022 for product marketing assistance, November 2 2022 assistance for creating social media content until the final evaluation stage is ongoing.
Efek Karakteristik Sosial Ekonomi dan Risk Awareness Rumah Tangga dalam Pengelolaan Sampah di Perkotaan Ernoiz Antriyandati; Nimas Suci Kusuma Melati; Umi Barokah; Wiwit Rahayu
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 5 (2024): September 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.5.1127-1134

Abstract

Sampah merupakan produk sampingan yang sulit dihindari oleh hampir semua aktivitas manusia. Masalah sampah menjadi sebuah masalah yang serius karena menimbulkan risiko dan hambatan dalam upaya pembangunan sosial serta kesejahteraan manusia. Seiring dengan makin meningkatnya urbanisasi, populasi dan konsumsi serta pembangunan di kawasan urban dan sub-urban mengakibatkan jumlah timbulan sampah juga meningkat signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh karakteristik sosial-ekonomi dan risk awareness rumah tangga perkotaan terhadap pengelolaan sampah rumah tangga dan mengkaji perilaku pengelolaan sampah rumah tangga, yang juga memperkaya pengetahuan dan variabel agama sebagai prediktor risk awareness. Metode yang digunakan adalah dengan metode Theory of Planned Behavior dan Seemingly Unrelated Regression dengan data yang diperoleh dari 100 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa berbagai karakteristik sosial-ekonomi seperti tingkat pendidikan dan jumlah anggota keluarga berpengaruh pada perilaku pengelolaan sampah rumah tangga di Indonesia, serta faktor lain yang memengaruhi perilaku pengelolaan sampah rumah tangga adalah risk awareness, dimana risk awareness dipengaruhi oleh variabel pengetahuan dan agama. Pengetahuan menjadi sangat penting karena merupakan dasar dari perilaku yang dilakukan oleh seseorang. Adanya risk awareness pada diri seseorang dapat berkorelasi untuk meningkatkan perilaku dalam mengelola sampah yang baik. Perilaku mengelola sampah rumah tangga dapat diminimalkan kesalahannya dengan adanya ilmu pengetahuan. Diharapkan bahwa temuan dari penelitian ini dapat menjadi sumber informasi yang berguna bagi pihak yang berwenang untuk merumuskan strategi yang lebih baik untuk meningkatkan keterlibatan rumah tangga dalam pengelolaan sampah, yaitu dapat dimulai dari pemilahan sampah dan mendaur ulang sampah rumah tangga. Perlu adanya upaya dari pihak yang berwenang dalam rangka memberikan wawasan mengenai pengelolaan sampah rumah tangga kepada masyarakat.