Ahmad Ghufron Mustofa
Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Darmaga Bogor 16680

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Pemanfaatan Tepung Daun Kelor ( Moringa oleifera ) pada Pakan dengan Penambahan Probiotik untuk Meningkatkan pertumbuhan dan Sintasan pada Benih Ikan Mas (Cyprinus carpio L) Bamba, Markus Doa'; Yuliadi, Yuliadi; Mustofa, Ahmad Ghufron
Lutjanus Vol 28 No 2 (2023): Lutjanus Edisi Desember
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jlpp.v28i2.618

Abstract

Penambahan suplementasi daun kelor pada pakan diharapkan dapat meningkatkan nilai gizi dan efisiensi pemanfaatan pakan pada benih ikan mas. Penelitiaan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suplementasi tepung daun kelor dan probiotik kedalam pakan terhadap pertumbuhan dan sintasan pada benih ikan mas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga diperoleh 9 unit percobaan. Pada perlakuan A (control), (tepung daun kelor 4% + probiotik 6 ml/kg pakan), B (tepung daun kelor 6% + probiotik 6 ml/kg pakan), dan C (tepung daun kelor 8% + probiotik 6 ml/kg pakan). Parameter yang diukur berupa pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, dan kelangsungan hidup (SR). Hasil penelitian ini menujukkan penambahan tepung daun kelor yang dikombinasikan dengan peobiotik pada pakan memberikan pengaruh nyata terhadap berat mutlak, panjang mutlak dan berpengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup benih ikan mas dengan dosis optimum dalam memberikan pertumbuhan terbaik pada benih ikan mas adalah pada perlakuan C dengan dosis tepung daun kelor 8% dan probiotik 6 ml/kg pakan. Daun kelor adalah tanaman yang mengandung protein cukup tinggi untuk pertumbuhan serta mengandung flovanoid, saponin, dan vitamin A, B, dan C yang dapat memicu ketahan tubuh, dan probiotik dapat meningkatkan daya cerna pakan pada usus ikan, sehingga penyerapan nutrisi yang ada pada ikan dapat terserap sempurna.
The use of sand as a substrate for culture of polychaeta worm Dendronereis pinnaticirris Mustofa, Ahmad Ghufron; Harris, Enang; Supriyono, Eddy; Jusadi, Dedi
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 11 No. 2 (2012): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.953 KB) | DOI: 10.19027/jai.11.118-123

Abstract

This experiment was conducted to study the activity, protein retention, daily growth rate, and production of Dendronereis pinnaticirris cultured in different soil substrates. Forty tested worms with average body weight of 150 mg were adapted in laboratory for 30 days. Thereafter, worms were cultured for 30 days in the 13.6 L aquaria and equipped with aeration system. A triplicate experiment was conducted using 10 cm depth of sterilized soil substrate with particle diameter of either 63‒250 μm, 250‒500 μm, or without substrate. The results showed that (1) D. pinnaticirris always swims actively when cultured in the medium without substrate, thereby resulting into the mass mortality (96.7%); (2) the substrate with particle diameter of 63‒250 μm generated significantly higher daily growth rate, survival rate, and production of D. pinnaticirris, but protein retention and feed efficiency were insignificance with those cultured in the substrate of 250–500 μm.Keywords: substrate, protein retention, production, Dendronereis pinnaticirris