Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effect of Ethanol Extract of Soursop (Annona muricata Linn.) Leaves on Intestinal Motility of Mice (Mus musculus) Induced by Oleum Ricini Agil Noviar Alvirosa; Setyo Sri Rahardjo; Endang Listyaningsih Suparyanti
Nexus Biomedika Vol 5, No 1 (2016): Nexus Biomedika
Publisher : Nexus Biomedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Diarrhea is one of major problem in the world. There are about 2 billion cases of diarrhea with a mortality rate of 1.5 million per year in the world. Diarrhea is the first cause of death in infants and toddler, while in all age groups is the fourth leading cause of death in Indonesia. One of the pathogenesis of diarrhea is an increase of intestinal motility. Leaves of soursop (Annona muricata Linn.) contains tannins, flavonoids and steroids which effect of intestinal antimotility. This study aims to prove that the ethanol extract of soursop leaves may inhibit intestinal motility in mice induced by oleum ricini. Methods: This study was a laboratory experimental with posttest only controlled group design. Samples were 30 Swiss Webster male mice, aged 2-3 months, and weight 20 g. The samples were divided into 5 groups, namely Negative Control Group (KKN), Positive Control Group (KKP), Treatment I Group (KP1), Treatment II Group (KP2), and Treatment III Group (KP3) were respectively given distilled water; loperamide HCl; ethanol extract of soursop leaves with dose of 5.6 mg/20 g BW; dose of 11.2 mg/20 g BW; and dose of 22.4 mg/20 g BW. After 60 minutes, all of mice were given oleum ricini and it was waited until 45 minutes. Then all of mice were given 10.0% activated carbon suspension in 3.0% pulvis gummi arabicum and left for 20 minutes. Furthermore, the mice were sacrificed by spinal dislocation and their intestines were removed. Length of intestine through by activated carbon marker was measured and compared to the length of intestine entirely. Data were analyzed by One Way ANOVA and Post Hoc Multiple Comparisons LSD (? = 0.05). Results: One Way ANOVA test results showed significant differences between the five groups with p = 0.000 (p < 0.05). The test results Post Hoc Multiple Comparisons LSD showed significant differences (p < 0.05) between KKN and KKP (p = 0.000), KKN and KP2 (p = 0.000), KKN and KP3 (p = 0.000); whereas there is no significant difference (p > 0.05) between KKP and KP3 (p = 0.810). Conclusion: The ethanol extract of soursop (Annona muricata Linn.) leaves can inhibit intestinal motility in mice (Mus musculus) induced by oleum ricini. Keywords: soursop leaves, oleum ricini, intestinal motility
Underrated fruit: Round green avocado's hidden nutrients against obesity and comorbidities Nyono Dedi Prabowo; Diah Kurnia Mirwati; Setyo Sri Rahardjo
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) VOLUME 11 ISSUE 3, 2023
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijnd.2023.11(3).160-173

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Alpukat merupakan tanaman buah bernilai gizi tinggi yang tersedia secara luas, terjangkau, dan melimpah, khususnya di Jawa Tengah. Round green adalah varietas alpukat terbesar di Indonesia. Sebagai sumber makanan alami, alpukat kurang dihargai dan kurang populer dibandingkan buah-buahan lainnya, sedangkan kandungan nutrisi kompleks yang tersembunyi kurang dipelajari. Penelitian ini dilakukan karena banyaknya kandungan nutrisi alpukat dan kecenderungannya untuk obesitas.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyembunyikan kandungan nutrisi yang tersembunyi dari alpukat hijau bulat dan kemampuannya melawan penyakit penyertanya.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif. Varietas alpukat yang dipilih berwarna hijau bulat. Analisis proksimat dilakukan mengikuti AOAC, dan kandungan asam lemak diukur menggunakan kromatografi gas dengan detektor ionisasi nyala (GC-FID) . Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis proksimat buah alpukat hijau bulat adalah kadar air (87,66-87,71%), abu (0,65-0,71%), lemak (5,88%), protein (1, 62-1,73%), karbohidrat (4,03-4,13%). , jumlah serat makanan (5,47-5,63%), lemak jenuh dan tak jenuh masing-masing (3,02 dan 96,98%) /100 g. Nutrisi tersembunyi utama dari alpukat hijau bulat adalah serat makanan yang tidak larut dan asam lemak tak jenuh, terutama α-linolenat. Menurut literatur, keduanya berpotensi melawan obesitas dan penyakit penyertanya.Kesimpulan: Studi kami menunjukkan komponen nutrisi tersembunyi yang paling penting dari alpukat hijau bulat adalah makanan dan lemak tak jenuh. Keduanya memiliki kemampuan untuk mengurangi obesitas sekaligus menghindari dan memperbaiki penyakit penyertanya.