Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Gambaran Upaya Ibu Hamil Dalam Mencegah Penularan COVID-19 di Wikayah Kerja Puskesmas Kedungwuni II Inka Saputri; Emi Nurlaela
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 merupakan virus Severe Accute Respiatory Syndrome (SARS-CoV-2) yang menginfeksi saluran pernafasan mulai dari flu hingga Middle East Respiratory Syndrome (MERS) yang menyerang sistem imun rendah salah satunya ibu hamil sehingga ibu hamil rentan terhadap patogen dan virus termasuk Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran upaya ibu hamil dalam mencegah penularan Covid-19 di wilayah kerja puskesmas Kedungwuni II. Sampel pada penelitian ini terdapat 76 ibu hamil yang ada di Desa Tangkil tengah dan Rengas. Setelah dilakukan screening sesuai kriteria inklusi dan eksklusi maka, diperoleh sebanyak 64 ibu hamil yang menjadi responden pada penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pendekatan yang digunakan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mencakup variabel yang akan diteliti. Analisis yang diguankan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi, dan prosentase. Pada penelitian ini hasil Gambaran upaya ibu hamil dalam mencegah penularan COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas Kedungwuni II sebanyak 31 (48%) menunjukkan baik dan 33 (52%) menunjukkan kurang. Gambaran Upaya Ibu Hamil Dalam Mencegah Penularan Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungwuni II sebagain besar kurang.
PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA MELALUI PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESEHATAN IBU PADA KELOMPOK DASAWISMA EMI Nurlaela; Ferida Rahmawati
Jurnal Batikmu Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Batik Mu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v2i1.681

Abstract

Kondisi ekonomi keluarga dapat mempengaruhi kesehatan ibu. Masalah kesehatan ibu masih menjadi perhatian semua pihak. Berbagai upaya harus dilakukan diantaranya dengan meningkatkan pengetahuan ibu. Peningkatan pengetahuan ibu mengenai kondisi patologis yang dapat terjadi pada kehamilan, persalinan dan nifas mencegah secara dini kegawatdaruratan yang dapat berakibat fatal, baik kesakitan maupun kematian ibu dan bayinya. Pengenalan kondisi patologis tersebut dilakukan pada semua lapisan masyarakat agar masyarakat dapat turut peduli, mengidentifikasi kondisi patologis yang ada disekitar tempat tinggalnya, melakukan upaya rujukan yang tepat dan cepat agar keterlambatan dapat dicegah. Berdasarkan paparan tersebut maka kami merasa perlu untuk menyebarluaskan informasi mengenai kondisi patologis pada kehamilan, persalinan dan nifas dimasyarakat melalui kelompok-kelompok masyarakat seperti kelompok dasawisma (DAWIS). Dasawisma merupakan kelompok masyarakat yang terdiri dari 10-20 keluarga dengan tempat tinggal berdekatan, melakukan berbagai kegiatan dalam rangka meningatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan kerukunan antar tetangga, mengatasi permasalahan termasuk kesehatan ibu. Kegiatan pertemuan dasawisma yang dilakukan setiap bulan sekali yang semula hanya diisi dengan arisan, pengumpulan dana kebersihan dan dana-dana rukun warga maupun rukun tetangga, dapat lebih lebih bermanfaat bila diisi dengan kegiatan pendidikan kesehatan sehingga perluasan informasi dan pengetahuan mengenai kesehatan ibu dapat lebih efektif dan efisien.
IDENTIFIKASI KESEHATAN IBU DI DAERAH TERDAMPAK ROB DESA KARANGJOMPO KABUPATEN PEKALONGAN EMI NURLAELA; Kamelia Mardiana; Herlina Mia Marriza; Septiana Budi Setyaningrum; Riesma Damayanti; Agustina Intan Pramita; Faqih Agutian; Dian Kartikasari
Jurnal Batikmu Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Batik Mu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v2i2.1203

Abstract

Kondisi Rob di berbagai daerah Pekalongan sampai sekarang masih terjadi termasuk di desa Karangjompo Kabupaten Pekalongan. Hal ini menjadi masalah seluruh masyarakat termasuk ibu-ibu yang tinggal di daerah tersebut. Kesehatan Ibu di wilayah karangjompo perlu diidentifikasi agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak pihak terkait termasuk departemen kesehatan yang dalam hal ini Puskesmas Tirto Kabupaten Pekalongan. Pengabdian masyarakat ini berupa pemeriksaan kesehatan diantaranya pemerikaan tekanan darah, nadi, suhu tubuh, saturasi oksigen, kadar gula darah sewaktu. Kegiatan dilakukan pada ibu-ibu kelompok pengajian, maupun pada kunjungan dari rumah ke rumah selama dua minggu. Hasil pemeriksaan menunjukkan banyaknya ibu-ibu dengan tekanan darah sistole tinggi 63%, tekanan darah diastole tinggi 65% dan kadar gula darah tinggi. 58,8%. Frekuensi nadi dikatakan takikardi 9,3%, Saturasi oksigen kurang 2,7%. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penyuluhan mengenai  penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus serta penatalaksanaannya diet makananan, relaksasi otot progresif dan senam kaki DM. Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut mendapat respon positif baik dari ibu-ibu yang hadir maupun perangkat desa setempat. Sebanyak 30,95% audiens bertanya mengenai materi tersebut. Saran bagi tenaga kesehatan untuk dapat mengidentifikasi penyebab penyakit yang banyak timbul & mengatasi kondisi psikologis akibat kondisi rob yang mempengaruhi masyarakat.
HUBUNGAN PERAN IBU DENGAN SIKAP REMAJA AWAL DALAM MENGHADAPI MENARCHE Vivi Yulaifah; Emi Nurlaela
E-Jurnal Kajen Vol 8 No 02 (2024): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv08i02.31

Abstract

Menstruasi merupakan proses fisiologis yang dialami remaja putri, namun dapat menimbulkan ketidaknyamanan fisik, perubahan emosional, sosial, serta kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran ibu dengan sikap remaja awal dalam menghadapi menarche. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasi cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja awal usia 10–13 tahun yang belum mengalami menstruasi di SD Muhammadiyah Kajen, Kabupaten Pekalongan, dengan sampel seluruh populasi melalui total sampling sebanyak 76 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner peran ibu dan kuesioner sikap remaja yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,3% responden mengalami peran ibu yang kurang baik, sedangkan 59,2% menunjukkan sikap kurang baik dalam menghadapi menarche. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara peran ibu dengan sikap remaja awal dalam menghadapi menarche (p = 0,243 > 0,05). Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pendidikan kesehatan reproduksi yang melibatkan orang tua dan sekolah untuk mempersiapkan remaja menghadapi menarche dengan sikap positif. Kesimpulannya, peran ibu tidak berhubungan langsung dengan sikap remaja awal putri dalam menghadapi menarche, sehingga intervensi pendidikan kesehatan perlu diberikan secara menyeluruh kepada ibu dan remaja untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan menghadapi menstruasi pertama.
Upaya Meningkatkan Kesehatan Reproduksi Remaja Putri Melalui Pendidikan Kesehatan Mengenai Keputihan : Efforts To Improve The Reproductive Health Of Adolescent Girls Through Health Education Regarding Vaginal Discharge Emi Nurlaela; Dian Kartiaksari; Ferida Rahmawati
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i2.2370

Abstract

Perempuan dengan kondisi keputihan patologis masih saja terjadi. Resiko dampak negatif yang terjadi sangat mengganggu kesehatan reproduksi perempuan. Sosialisasi mengenai kesehatan reproduksi khususnya keputihan masih harus dilakukan terus menerus walau sosialisasi melalui internet sudah ada. Sosialisasi mulai dilakukan sejak masa remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah Bligo Kabupaten Pekalongan. Kegiatan dengan metode ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi. Penjelasan pertama dimulai dengan materi anatomi dan fisiologi reproduksi perempuan bagian luar dan bagian dalam. Penjelasan mengenai keputihan diantaranya pengertian, penyebab, tanda gejala, akibat, pencegahan dan penanganan penyakit keputihan. Audiens di perlihatkan phantoom genetalia bagian luar dan dalam. Demonstrasi cara cebok yang benar serta melakukan pengeringan area kewanitaan. Media penyuluhan selain LCD, Leptop yaitu waslap, handuk kecil, tisue, pakaian dalam., pencegahan. Kegiatan berjalan kondusif, audiens aktif bertanya tidak hanya mengenai keputihan saja namun masalah menstruasi, kanker payudara, tumor rahim, serta nutrisi. Dukungan yang diberikan pihak sekolah berupa tempat, LCD, sound sistem, serta konsumsi. Harapan dari institusi untuk dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat bertemakan kesehatann reproduksi dengan pokok bahasan lainnya disampaikan oleh panitia kegiatan.
EVALUASI PENAMPILAN, KOMUNIKASI, DAN MEDIA PEMBELAJARAN PRAKTEK MAHASISWA MENGAJAR Ferida Rahmawati; Emi Nurlaela
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v9i2.6485

Abstract

Penelitian deskriptif kuantitatif ini bertujuan untuk mengevaluasi praktik pengalaman lapangan mahasiswa mengajar di MTs Ribatul Muta’allimin Kota Pekalongan, khususnya pada aspek penampilan, komunikasi, dan penggunaan media pembelajaran. Melalui teknik purposive sampling, sebanyak 200 peserta didik dilibatkan sebagai responden dengan instrumen berupa kuesioner yang mencakup ketiga aspek tersebut. Mayoritas responden merupakan siswa berusia 13 tahun (34,5%) dan duduk di kelas 7 (44,5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun 47,5% responden memberikan penilaian tinggi terhadap kompetensi mahasiswa secara umum, terdapat beberapa catatan evaluatif yang signifikan: sebanyak 86% responden merasa mahasiswa tampak tegang saat mengajar, 15% menilai media pembelajaran kurang menarik dengan tulisan yang tidak jelas, dan 9% menyoroti cara berdandan yang kurang tepat. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa praktik magang mengajar mahasiswa calon guru masih memerlukan perbaikan dan latihan intensif agar saat lulus nanti mereka mampu menjadi tenaga pendidik yang profesional dan kompeten sesuai standar yang berlaku.