Menstruasi merupakan proses fisiologis, tetapi dapat menyebabkan ketidaknyamanan fisik. Seorang remaja putri yang mengalami menstruasi terjadi perubahan emosional, sosial, serta rasa cemas. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan peran ibu dengan sikap remaja awal dalam menghadapi menarche. Metode Penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Responden adalah remaja awal usia 10-13 tahun yang belum mengalami menstruasi. Pengambilan sampel total sampling berjumlah 76 responden. Tempat penelitian di SD Muhammadiyah Kajen. Alat pengumpulan data kuesioner peran ibu dan kuesioner sikap yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian didapatkan dari 76 responden, peran ibu kurang baik sebanyak 39 responden (51,3%) dan sikap remaja kurang baik sebanyak 45 responden (59,2%). Uji statistik menggunakan chi square, didapatkan hasil penelitian p value 0,243 > α (0,05) artinya tidak ada hubungan peran ibu dengan sikap remaja awal dalam menghadapi menarche.Peran ibu tidak berhubungan dengan sikap remaja awal dalam menghadapi menarche. Petugas kesehatan diharapkan melakukan pendidikan kesehatan mengenai pengetahuan menghadapi menarche baik pada ibu maupun remaja .
Copyrights © 2024