Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penyuluhan Produk Buah Rambutan dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Sukamaju Kecamatan Kalijati Timur Kabupaten Subang Yani Iriani; Arief Rahmana; Nissa Syifa Puspani; Annisa Maharani Suyono
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2969

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Sukamaju, Kecamatan Kalijati Timur, Kabupaten Subang dalam mengolah buah rambutan menjadi produk bernilai tambah. Desa Sukamaju dikenal sebagai salah satu sentra penghasil rambutan, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan buah segar yang memiliki masa simpan pendek dan nilai ekonomi rendah. Melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan pengolahan rambutan menjadi berbagai produk olahan seperti manisan, selai, sirup, dan dodol rambutan, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pendapatan keluarga serta memperluas peluang usaha lokal. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, demonstrasi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 82,5% mengenai teknik pengolahan dan pengemasan produk olahan rambutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Manajemen Risiko Performance Qualification Of Laminar Air Flow Filling Machine Berdasarkan ISO 31000 : 2018 dalam Meminimalisasi Kontaminasi pada Produk PT. X Ilham Ashari Wahid; Arief Rahmana
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 10 No. 3 (2026): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/ne5c7p82

Abstract

In 2025, viable and non-viable particle testing at point 1 showed bacterial growth and airborne particles exceeding specifications, resulting in production losses of up to IDR 2 billion per day. This research aims to minimize contamination of products during the Performance Qualification of Laminar Air Flow Filling Machine activities.. The results of the study indicate that: 1). There are two types of risks, namely operational risk and financial risk, with operational risks totaling 12 and financial risks totaling 9. 2). To ensure the success of the Performance Qualification (PQ) on the Laminar Air Flow (LAF) Filling Machine, a structured and systematic approach is required in managing various potential risks that could disrupt the effectiveness of the process. 3). Explain the strategy. Mitigation of existing risks through the handling of operational risks that have been discussed. Therefore, the implication of this research is to pay attention to existing risks by evaluating the risks that have been outlined, and for the company related to the Performance Qualification activities of the LAF in Filling Machine, it is recommended that the company implement this Risk Management and apply the proposed risk handling according to the author's recommendations. Keywords: Pharmacy, Performance Qualification LAF, ISO 31000: 2018, Risk Management
Analisis Pengendalian Kualitas Bumbu Kacang dengan Pendekatan Metode Statistical Process Control : (Studi Kasus: UMKM Ketoprak dan Kupat Tahu Singajaya) Rifki Aditya Cahyana; Arief Rahmana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.2117

Abstract

UMKM Ketoprak dan Kupat Tahu Singajaya menghadapi permasalahan berupa ketidakkonsistenan kualitas bumbu kacang, terutama pada aspek kekentalan, rasa, dan takaran bahan. Variasi tersebut berpotensi menurunkan kepuasan pelanggan serta mengurangi daya saing usaha. Kondisi ini disebabkan oleh proses produksi yang masih dilakukan secara manual, belum adanya standar operasional yang baku, serta pengukuran bahan baku yang belum konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengendalian kualitas bumbu kacang, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab variasi kualitas, serta memberikan rekomendasi perbaikan menggunakan metode Statistical Process Control (SPC). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan check sheet selama 31 hari produksi. Data dianalisis menggunakan peta kendali X̄-R, peta kendali C, diagram Pareto, diagram sebab akibat (fishbone diagram), serta analisis kapabilitas proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi masih berada dalam batas kendali statistik pada peta kendali X̄-R dan peta kendali C, dengan nilai CL X̄ sebesar 82,123, UCL 90,536, LCL 73,709, CL R sebesar 15, UCL 30,823, LCL 0, CL C sebesar 11,806, UCL 22,115, dan LCL 1,498. Namun, analisis kapabilitas proses menghasilkan nilai Cp sebesar 0,11 dan Cpk sebesar -0,01 yang menunjukkan bahwa proses belum mampu memenuhi spesifikasi kualitas yang diharapkan. Diagram Pareto menunjukkan cacat dominan berupa bumbu terlalu encer (30%), kurang gurih (26%), dan terlalu kental (25%). Faktor penyebab utama berasal dari aspek manusia, metode, material, peralatan, dan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan standarisasi resep, penyusunan SOP, penggunaan alat ukur yang lebih akurat, serta pelatihan operator guna meningkatkan konsistensi kualitas bumbu kacang secara berkelanjutan.
Optimasi Persediaan Bahan Baku Capton Tape Menggunakan Metode Economic Order Quantity dan Lot for Lot di Divisi MRO Roselina Sari; Arief Rahmana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.2128

Abstract

Pengendalian persediaan bahan baku merupakan faktor penting dalam menjamin kelancaran proses produksi pada perusahaan manufaktur. Divisi Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) PT XYZ mengalami kekurangan bahan baku capton tape sebanyak 10 rol pada bulan Juni dan Oktober 2025, yang mengganggu proses rewinding generator 300 kVA 600 Rpm. Kondisi ini terjadi karena kebijakan pengendalian persediaan yang berjalan saat ini masih mengandalkan perkiraan rutin tanpa perhitungan safety stock, sehingga menimbulkan biaya persediaan tahunan sebesar Rp6.930.562. Penelitian ini bertujuan menentukan kuantitas pemesanan optimal, menghitung tingkat persediaan pengaman, serta membandingkan total biaya persediaan antara metode existing perusahaan, metode Economic Order Quantity (EOQ), dan metode Lot for Lot (LFL), menggunakan kerangka Material Requirement Planning (MRP) sebagai alat analisis. Data yang digunakan meliputi statistik permintaan, jadwal induk produksi, bill of material, serta biaya persediaan periode Januari-Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan metode EOQ disertai safety stock menghasilkan kuantitas pemesanan optimal sebesar 127 rol, frekuensi pemesanan enam kali per tahun, safety stock 21 rol, dengan total biaya persediaan terendah sebesar Rp5.885.248. Metode LFL menghasilkan total biaya sebesar Rp6.692.587. Metode EOQ direkomendasikan karena mampu meminimalkan total biaya persediaan sekaligus menjaga keandalan pasokan melalui penerapan safety stock.