Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Physics Student Journal

ANALISIS KOMPONEN VOLATIL DAN LAJU ALIR LAVA PADA ERUPSI GUNUNG SEMERU, JAWA TIMUR Hasib, Mohammad; Maryanto, Sukir; Nadhir, Ahmad
Physics Student Journal Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung Semeru merupakan salah satu gunung aktif di Indonesia dan telah mengalami perubahan tipe erupsi sejak tahun 1967. Sehingga penting untuk dilakukan penelitian mengenai analisis erupsi berdasarkan komponen volatil dan penentuan laju alir lava Gunung Semeru dengan tujuan untuk memperkirakan mekanisme sifat erupsi pada masa sekarang dan untuk mengetahui potensi daerah berbahaya aliran lava G. Semeru bila terjadi letusan eksplosif.Analisis erupsi didasarkan pada parameter fisika terhadap analisis geokimia batuan sedangkan laju alir lava didasarkan pada kemiringan topografi yang dilaluinya. Hasil penelitian menunjukkan berkurangnya tekanan akan mengakibatkan  lepasnya gas dari magma dengan cepat, Hal ini memicu terjadinya sifat hembusan. Daerah yang memiliki laju alir lava G. Semeru paling cepat  adalah Desa Oro oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
UJI EFISIENSI TUNGKU TANAH LIAT BERDAYA SEDANG BUDIANTO, ARIF; Nurhuda, M.; Nadhir, Ahmad
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efisiensi tungku tanah liat berdaya sedang dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya dengan metode WBT (Water Boiling Test). Sampel bahan bakar biomassa adalah kayu pinus (nilai kalor 4872 kal/ gram) dan kayu campuran (3528 kal/ gram) dalam kondisi  air dried.  Sampel kayu dipotong menjadi potongan kecil menyesuaikan dimensi tungku,  kemudian ditimbang, dan diberi label keterangan massanya. Digunakan tiga variasi volume pemasakan air, yakni Volume Kecil (8 liter), Volume Sedang (10  liter), dan Volume Besar (12 liter). Tiap volume air dimasak menggunakan kedua jenis kayu bakar, diukur temperatur lingkungan sekitar, lalu diukur perubahan temperatur air dan penambahan kayu bakar tiap menitnya dari awal pemasakan hingga mencapai temperatur maksimal (mendidih). Pemasakan air menggunakan kayu pinus untuk tiap volume menghasilkan efisiensi masing-masing 27,25; 20,44; dan 23,99%, sedangkan menggunakan kayu campuran masing-masing 25,61; 20,51; dan 23,95%. Hasil tersebut menunjukkan  bahwa efisiensinya (rata-rata 23,63%) lebih  baik dibandingkan dengan tungku kayu bakar tradisional (5-10%). Efisiensi dipengaruhi oleh nilai kalor kayu, konsumsi kayu, massa air yang dimasak, dan kondisi mula-mula tungku. Kata kunci: Tungku tanah liat berdaya sedang, Efisiensi, Kayu Pinus, Kayu campuran
Identifikasi Kantung Magma Gunung Bromo Berdasarkan Analisa Sebaran Hiposenter Gempa VTA Wuryani, Sri Dwi; Maryanto, Sukir; Nadhir, Ahmad
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung Bromo merupakan salah satu dari serangkaian gunungapi aktif di Indonesia yang terletak di dalam kaldera Tengger, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Dalam sejarahnya, tercatat bahwa Gunung Bromo telah mengalami lebih dari 50 kali erupsi sejak tahun 1775. Penellitian guna mengetahui geometri dari kantung magma Gunung Bromo telah dilakukan dengan menganalisa sebaran hiposenter gempa vulkanik dalam (VTA). Gempa VTA merupakan gempa yang terjadi di gunungapi yang disebabkan oleh proses pergerakan magma di kantung magma. Penelitian dilakukan terhadap data rekaman seismik Bromo pada bulan Februari – Maret 2014. Penentuan posisi hiposenter dilakukan dengan metode GAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hiposenter gempa VTA tersebar di bawah kawah Bromo dengan kedalaman ± 2 km – 15 km dari puncak kawah Bromo. Selain itu, titik episenter tersebar dengan radius ± 25 m dari pusat kawah pada arah Timur Laut-Baratdaya. Posisi hiposenter gempa mengindikasikan bahwa Gunung Bromo memiliki 2 (dua) buah kantung magma dengan ukuran berbeda. Kantung magma dangkal dengan ukuran lebih kecil berada di kedalaman sekitar 2 km hingga 5 km dari puncak yang ditunjukkan oleh sebaran hiposenter yang rapat. Sedangkan kantung magma yang lebih besar berada di kedalaman sekitar 7 km hingga 15 km dari puncak Bromo. Kata kunci : Bromo, VTA, hiposenter, episenter, kantung magma.
Rancang bangun Vibration Exciter Sederhana Untuk Uji Respon Frekuensi Sensor MEMS Accelerometer Nuraidha, Amalia Cemara; Santoso, Didik Rahadi; Nadhir, Ahmad
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vibration Exciter merupakan suatu alat yang dapat menghasilkan getaran mekanik dengan nilai frekuensi yang dapat diatur. Salah satu fungsi alat ini yaitu, untuk menguji respon frekuensi sebuah sensor getaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan membuat sebuah Vibration Exciter simple yang akan digunakan untuk menguji respon frekuensi sensor MEMS Accelerometer. Alat ini dirancang dengan menggunakan motor DC sebagai sumber getaran mekanik, merubah gerak rotasi menjadi translasi. Selain itu alat ini mampu menghasilkan getaran dengan nilai frekuensi yang dapat diprogram sesuai dengan kebutuhan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Vibration Exciter ini mampu bekerja pada frekuensi 0.2 Hz hingga 9 Hz tanpa adanya beban sensor, dan mampu bekerja pada frekuensi 0.7 Hz hingga 8.5 Hz dengan adanya sensor sebagai beban, dengan beban sensor kurang lebih 250 gram.