Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN KELENGKAPAN BAHAN BACAAN DI TAMAN BACAAN MASYARAKAT DAYUNG ILMU TERHADAP MINAT BACA ANAK SD DI DESA PERLIS KAB. LANGKAT Rosdiana Rosdiana; Ayu Rizky Amalia
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 10, No 4 (2020): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v10i4.23704

Abstract

This study aims to see the completeness of reading material in TBM Dayung Ilmu, reading interest of elementary school age children, and whether there is a relationship between reading material completeness in TBM Dayung Ilmu with reading interest of elementary school aged children in Perlis Village, Langkat Regency. The research method used is quantitative research. The sample in this study may be 50 people. The results showed that the relationship between the completeness of reading materials and the interest obtained by the calculation of the regression equation was Y = 30.6 + 0.402 X. Meanwhile, the meaning of X and Y was rcount> rtable, namely 0.489> 0.279, and hypothesis testing was tcount> ttable, namely 3.885. > 1,677, then this research hypothesis is accepted.Keywords: Reading Materials, Reading Interests
Implementasi Program Keaksaraan Fungsional Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Warga Binaan Lapas Wanita Di Tanjung Gusta Medan Cut Wilda Lubis; Rosdiana Rosdiana
Journal of Millennial Community Vol 1, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v1i2.14757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk;(1) mengetahui gambaran tentang pelaksanaan program keaksaraan fungsional terhadap motivasi belajar warga binaan di Lapas wanita Tanjung Gusta Medan, (2) mengetahui motivasi belajar warga binaan di Lapas wanita Tanjung Gusta Medan, dan (3) mengetahui pengaruh pelaksanaan program keaksaraan fungsional terhadap motivasi belajar warga binaan di Lapas wanita Tanjung Gusta Medan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan klausal (sebab akibat). Sampel penelitian ini berjumlah  60 warga binaan di lapas wanita Tanjung Gusta Medan.  Alat pengumpulan data  menggunakan   angket, Teknik analisis data menggunakan rumus Regresi Linier Serhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program keaksaraan fungsional berpengaruh terhadap motivasi belajar warga binaan di lapas wanita Tanjung Gusta Medan, hal ini diketahui dari hasil perhitungan diperoleh nilai thitung > ttabel  yaitu 39,15 > 1,671. Kontribusi pelaksanaan program keaksaraan fungsionalterhadap motivasi belajar warga binaan di lapas wanita Tanjung Gusta Medan sebesar = 68%, artinya motivasi belajar warga binaan di lapas wanita Tanjung Gusta Medan (Y) sebesar 68% dipengaruhi oleh pelaksanaan program keaksaraan fungsionalsedangkan sisanya 32% disebabkan faktor lain yang tidak termasuk dalam analisis ini.
Curriculum Management Analysis in Hanuba Medan Community Learning Center (PKBM) Cristina Asvera Saragih; Mahfuzi Irwan; Rosdiana Rosdiana; Rouli Agustina Zebua; Rotua Mei Yohana Simanjuntak
SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Vol 11, No 1 (2023): SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS): Publishing Februari 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/spektrumpls.v11i1.119263

Abstract

The Education Curriculum is made as a process in achieving the goals of education itself, so the Government applies the 2013 Curriculum to be a solution to learning, especially in Non-formal Education in PKBM units. However, in its implementation there are problems related to the ability to capture learning citizens who are adults. The research aims to find out: 1) how the PNF curriculum is applied to the PNF unit 2) how it is implemented 3) what are the inhibiting and supporting factors of implementing the curriculum implementation and 4) what things are developing related to the PNF curriculum. The location of the research was conducted in PKBM Hanuba Medan, North Sumatra. The research method is descriptive qualitative. The data was collected by using interviews, observation and documentation studies. The research results obtained are PKBM Hanuba using the K13 curriculum centered on the Ministry of Education and Culture. Supporting factors for implementing the curriculum are the leadership of the head of PKBM Hanuba, tutor performance, learning community activities, socialization of K13, learning facilities and resources, academically conducive environment, participation of PKBM Hanuba residents. The inhibiting factor of implementing the curriculum is that some learning residents have a lack of grasping power so that the learning process is carried out repeatedly and the development of the learning curriculum at PKBM Hanuba is to create a product-based entrepreneurship module in line with the needs of adult learning citizens in needs-based learning.
Analisis Manajemen Majelis Taklim Mustafawiyah di Desa Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal Mayasari Mayasari; Rosdiana Rosdiana
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 1, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v1i2.3229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen Majelis Taklim Mustafawiyah di Desa Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kualitatif, data yang dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi serta diananlisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan yang ada di majelis taklim Mustafawiyah memiliki beberapa kegiatan yaitu menentukan program, menentukan penceramah, penentuan jadwal kegiatan, dan pengelolaan keuangan majelis taklim Mustafawiyah.(2) Pengorganisasian di majelis taklim Mustafawiyah adalah membagi tugas, wewenang, dan tanggung jawab bagi setiap orang yang terlibat. Organisasi ini memiliki struktur kepengurusan yang tidak ditetapkan secara resmi tetapi sudah berjalan dengan baik.(3) Penggerakan di Majelis Taklim Mustafawiyah memberikan motivasi kepada jemaah, menjalin hubungan yang baik agar masyarakat dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang dilakukan dan mengembangkan/meningkatkan pelaksanaan kegiatan serta menerapkan komunikasi yang baik dalam organisasi.(4) Pengawasan dilakukan secara terus menerus oleh semua pihak yang terlibat, termasuk ketua yayasan, pengurus, dan penceramah. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa kegiatan berjalan sesuai rencana dan ada evaluasi untuk mengidentifikasi kesalahan.
Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya terhadap Tingkat Kenakalan Remaja di Kelurahan Hutabarangan Kota Sibolga Mei Nita Bela Sari Hutauruk; Rosdiana Rosdiana
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 5 No. 3 (2025): September : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v5i3.6542

Abstract

The objectives of this study are: 1) to determine the form of peer interaction among adolescents in Hutabarangan Village, Sibolga City 2) to determine the level of juvenile delinquency that occurs in Hutabarangan Village, Sibolga City 3) to see whether there is an influence of peer interaction on the level of juvenile delinquency in Hutabarangan Village, Sibolga City. This study is included in the type of Quantitative Descriptive research. The sample used was 35 adolescents with an age range of 13-17 years in Hutabarangan Village. The sampling technique chosen was Purposive Sampling based on certain considerations and criteria. Data were collected through questionnaires, then analyzed using simple linear regression. From the results of the analysis, it is known that there is an influence of peer interaction on the level of juvenile delinquency in Hutabarangan Village. The form of peer interaction in Hutabarangan Village is classified as very high with a percentage of 54.3%, while the level of juvenile delinquency in Hutabarangan Village is classified as high with a percentage of 57.1%. The calculation results show that the t_count value = 6.440 and t_table = 1.692 at a significance level of 0.005 (5%). Because t_count > t_table, it can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted. This indicates that there is an influence of peer interaction on the level of juvenile delinquency. The coefficient of determination obtained is 55.7%. This means that the magnitude of the influence of peer interaction on the level of juvenile delinquency is 55.7% while the remaining 44.3% is influenced by other variables not examined in this study.
Analisis Strategi Pemasaran Pengusaha Kue Bika Bakar Sebagai Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga di Kecamatan Panyabungan Selatan Nur Hakiki; Rosdiana Rosdiana
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol. 1 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v1i2.3237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengusaha kue bika bakar sebagai kearifan lokal dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Panyabungan Selatan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini yaitu 2 orang pengusaha kue bika bakar yang berada di Kecamatan Panyabungan Selatan. Teknik pengumpulan data yang diperunakan yaitu observasi, wawancara dan Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data,penarikan kesimpulan. Keabsahan penelitian meliputi triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan beberapa temuan: Product yang ditawarkan bermutu atau memiliki kualitas yang bagus dan proses memasak kue bika bakar menggunakan sabut kelapa ataupun arang dengan bahan yang berkualitas. Price (harga), Penjual menerapkan harga yang ekonomis sehingga banyak konsumen yang membeli kue bika bakar dan memberikan potongan harga apabila membeli kue bika bakar lebih dari 2 pcs. Place (Lokasi), Lokasi penjualan kue bika bakar yang banyak dikunjungi wisatawan, dekat dengan pusat kota, mudah diakses konsumen dan dilalui oleh transprotasi. Promotion (Promosi),bentuk strategi pemasaran yang dilakukan oleh pengusaha kue bika bakar dengan pemanfaatan media sosial untuk memperluas jangkauan penjualan. Kemudian promosi melalui orang lain atau dari teman keteman, mengikuti evant kuliner festival fashion yang diadakan di desa Kayu Laut untuk mempromosikan kue bika bakar. Maka dari 4 strategi ini yang paling berkonstribus yaitu promosi dan lokasi sedangkanproduk dan harga memiliki konstribusi yang lebih kecil. Walaupun begitu pendapatan keluarga pengusaha kue bika bakar meningkat.