Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PEMERIKSAAN KESEHATAN SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR Naimah, Siti; Agustiana Sari, Dwi; Widuri, Widuri; Santoso, Teguh
Jurnal LENTERA Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v4i1.349

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs) is a chronic disease that often shows no symptoms at the begin of the disease, so many people are not aware that they have PTM. This incident means that the lack of efficacy in carrying out early screening for PTM can be identified by carrying out early detection by checking blood pressure, blood cholesterol levels, blood sugar and measuring Body Mass Index. The aim of this activity is to detect early risk factors for non-communicable diseases after an examination. This activity includes checking blood pressure, cholesterol levels and blood glucose levels. This activity was carried out on Sunday 7 August 2023. The location of this Community Service was carried out in Dukuh Nyamplung RT 03/ RW 06, Donoharjo Village, Ngaglik District, Sleman Regency. This activity was attended by 46. The results of the early detection of NCDs showed that 37% of residents had hypertension, 75% of residents had hypercholesterolemia and 35% had hyperglycemia.  
Pertanggungjawaban Perdata Notaris Terhadap Akta Yang Dibuat yang Merugikan Pihak Penghadap Naimah, Siti; Farhan, Farhan; Suryanto, Suryanto
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i12.5400

Abstract

Notaris ialah seorang pejabat publik yang memperoleh atribusi wewenang dari aturan dalam menyusun dan menetapkan akta yang bersifat otentik. Keaslian serta kuatnya dari bukti akta otentik hanya dapat tercapai apabila proses pembuatannya dilakukan berkaitan dengan aturan yang ada. Atas dasar itu, notaris dituntut melakukan jabatannya dengan baik, berintegritas, bertanggung jawab, serta berpegang teguh pada aturan yang ada. Satu dari banyak prinsip fundamental yang harus diterapkan dalam praktik kenotariatan adalah prinsip kehati-hatian, karena pengabaian terhadap prinsip ini berpotensi menimbulkan rugi bagi yang menghadap. Apabila kerugian terjadi, notaris bisa dimintai pertanggungjawaban dalam bentuk sanksi administratif, tanggung jawab perdata, bahkan pertanggungjawaban pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pengaturan perlindungan hukum bagi notaris dalam pembuatan akta menurut hukum positif Indonesia; (2) bentuk pertanggungjawaban perdata notaris berdasarkan UUJN dan KUHPerdata; serta (3) konsekuensi hukum terhadap notaris apabila akta yang dibuat mengandung cacat yuridis dan merugikan pihak penghadap. Penelitian berdasar pada metode yuridis normatif dengan bertumpu pada bahan hukum utama serta sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum notaris diatur dalam UUJN melalui mekanisme Majelis Kehormatan Notaris dan Ikatan Notaris Indonesia. Pertanggungjawaban perdata notaris didasarkan pada Pasal 1365 KUHPerdata tentang perbuatan melawan hukum, dengan syarat adanya kesalahan, kerugian, dan hubungan kausalitas. Konsekuensi hukum yang timbul meliputi degradasi kekuatan pembuktian akta dan kewajiban ganti rugi.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Sistem Edukasi dan Pemulihan Terpadu Untuk Stroke (SIPETRUK) Terhadap Fungsi Kognitif dan Kualitas Hidup Pasien Stroke: The Effect of Using the Integrated Stroke Education and Recovery System (SIPETRUK) Application on the Cognitive Function and Quality of Life of Stroke Patients Naimah, Siti; Santoso, Teguh
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 4 No. 3 (2025): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Yayasan Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v4i3.198

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan penyebab kematian dan kecacatan terbanyak kedua di dunia Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah penderita stroke terbesar di Asia. Pasien paska serangan stroke mayoritas mengalami gangguan kognitif yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien sehingga membutuhkan edukasi yang tepat sebagai manajemen diri.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas aplikasi SIPETRUK terhadap fungsi kognitif dan kualitas pasien paska stroke. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuasi ekperimen dengan melibatkan 23 sampel pada kelompok intervensi dan 23 pada kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Post Stroke Cognitive Impairment untuk menilai fungsi kognitif dan WHOQOL-BREF Short Form-36 untuk menilai kualitas hidup responden. Penelitian dilakukan pada bulan Juli – September 2025. Data dianalisis dengan uji-T berpasangan. Hasil: Terdapat peningkatan pada fungsi kognitif menunjukkan  nilai yang signifikan pada kelompok intervensi yaitu 0,032 (P<0.05), sedangkan pada uji pada kualitas hidup menunjukkan nilai 0.043 (p<0.05) yang artinya pasien mengalami peningkatan kualitas hidup pada  kelompok yang mendapatkan intervensi. Kesimpulan: Edukasi dengan menggunakan aplikasi SIPETRUK dinilai efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif dan kualitas hidup pada pasien paska stroke.