Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pelatihan Aspek Modal Usaha untuk Pelaku Usaha Produktif di Desa Burai, Ogan Ilir, Sumatera Selatan Muthia, Fida; Novriansa, Agil; Mu'izzudin, Mu'izzudin; Melliny, Vinny Dwi
Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services Vol. 4 No. 2 (2023): Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29259/jscs.v4i2.147

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini unuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada para pelaku usaha produktif "¨di Desa Burai terkait akses permodalan dan pengelolaan keuangan UMKM. Tim pelaksana melakukan kunjungan sebanyak tiga kali untuk kunjungan awal, pelatihan dan monitoring kegiatan pengabdian. Pada saat pelatihan, pre-test and post-test dilakukan untuk melihat pemahaman peserta kegiatan. Dari hasil kegiatan pengabdian, diketahui bahwa masih banyak pelaku usaha yang belum menerapkan pengelolaan keuangan yang baik sehingga mempengaruhi kemampuan mereka dalam pengajuan modal. Pelaku usaha juga masih belum mengetahui bahwa fintech bisa menjadi alternatif permodalan bagi pelaku usaha.
Edukasi Akuntansi dan Penyusunan Laporan Keuangan untuk Pelaku Usaha Produktif di Desa Burai, Ogan Ilir Novriansa, Agil; Muthia, Fida; Yusrianti, Hasni; Aryanto, Aryanto
Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services Vol. 4 No. 2 (2023): Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29259/jscs.v4i2.154

Abstract

UMKM membutuhkan peran pihak-pihak yang memberikan edukasi terkait pengelolaan usahanya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai akuntansi dan penyusunan laporan keuangan untuk pelaku usaha produktif di Desa Burai, Ogan Ilir.  Kegiatan ini dilakukan pada bulan September tahun 2023 dengan dua rangkaian kegiatan berupa forum group discussion (FGD) dan pelatihan dengan metode ceramah, tutorial dan diskusi. Peserta kegiatan ini berjumlah 25 pelaku usaha produktif yang bergerak dalam bidang usaha tenun songket dan makanan (kerupuk/kemplang/pempek), namun hanya 24 peserta yang mengikuti pre-test dan post-test secara lengkap. Hasil FGD menunjukkan bahwa para pelaku usaha produktif di Desa Burai masih mengelola usahanya secara tradisional dan penuh keterbatasan, tidak melakukan pencatatan keuangan atas transaksi kegiatan usahanya, dan tidak memiliki laporan keuangan. Setelah mendapatkan pelatihan edukasi akuntansi dan pelaporan keuangan, terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara nilai rata-rata hasil pre-testdan post-test peserta. Hal ini mengindikasikan bahwa kegiatan pelatihan edukasi akuntansi dan penyusunan laporan keuangan sudahberjalandenganefektif dan pelaku usaha produktif di Desa Burai mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan.Kegiatan edukasi ini diharapkan membantu pelaku usaha produktif di Desa Burai untuk mulai menerapkan pencatatan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi dan mereka dapat membuat laporan keuangan yang berguna dalam menunjang perkembangan usaha dan memperoleh akses modal dari institusi keuangan.
PENGELOLAAN ASET DESA: PELATIHAN KEPADA APARATUR PEMERINTAH DESA DI DESA KERINJING, OGAN ILIR, SUMATERA SELATAN Novriansa, Agil; Muthia, Fida; Aryanto, Aryanto; Wahyudi, Tertiarto
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i1.41565

Abstract

Pengelolaan aset desa masih menjadi kendala bagi sebagian besar aparatur pemerintah desa di Indonesia. Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman kepada para aparatur pemerintah Desa Kerinjing mengenai pengelolaan aset desa sesuai dengan Permendagri No. 1 tahun 2016. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Kerinjing, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan pada bulan Agustus-Oktober 2021. Kegiatan ini terdiri atas beberapa tahap, yaitu persiapan awal, pelatihan, monitoring dan evaluasi akhir. Metode yang digunakan yaitu ceramah, tutorial, diskusi, dan simulasi. Peserta kegiatan berjumlah 24 orang yang merupakan aparatur pemerintah desa, operator desa, karang taruna dan beberapa masyarakat, tetapi hanya 15 orang yang mengisi pre-test dan post-test secara lengkap. Hasil forum group discussion menunjukkan bahwa pengelolaan aset desa di Desa Kerinjing masih belum optimal dan belum ada pemisahan kepemilikan antara aset desa dan aset BUMDes sehingga kegiatan pelatihan pengelolaan aset desa memang sangat dibutuhkan. Ada beberapa topik bahasan utama dalam kegiatan pelatihan yaitu definisi dan jenis-jenis aset desa, pemegang kekuasaan dan asas-asas pengelolaan aset desa, syarat pengelolaan aset desa yang baik, pengelolaan aset desa, dan inventarisasi aset desa. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan berjalan efektif dan terdapat peningkatan pemahaman peserta sebesar 30% mengenai materi pengelolaan aset desa. Selain itu, aparatur pemerintah Desa Kerinjing juga mulai berupaya untuk melakukan perbaikan pengelolaan aset desa.
Local government internal auditor stress and burnout: Supervisor support as a moderating variable Novriansa, Agil; Muthia, Fida
Jurnal Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara Vol. 9 No. 2 (2023): JTAKEN Vol. 9 No. 2 December 2023
Publisher : Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28986/jtaken.v9i2.1247

Abstract

This study aims to empirically examine the direct relationship between stress arousal and burnout and the moderating effect of supervisor support on the relationship between the two dimensions experienced by local government internal auditors. This study uses an online survey method with a questionnaire. The sample for this study was 155 local government internal auditors from 17 City/Regency Government Inspectorate Provinces from Southern Sumatra. Based on the data analysis using SEM-PLS, the results of this study indicate that stress arousal is positively related to emotional exhaustion and depersonalization but not to reduced personal accomplishment. The results of this study also indicate that supervisor support is able to moderate the relationship between stress arousal and burnout. Supervisor support can reduce the effects of stress arousal on emotional exhaustion and depersonalization experienced by local government internal auditors and strengthen the effects of stress on personal accomplishment. Theoretically, this study supports the conservation of resources theory, which shows that supervisor support is a resource that acts as an effective coping strategy in reducing the effects of stress arousal and preventing burnout. The results also provide insights for policymakers to develop interventions for communication and monitoring based on personal conditions to improve interpersonal relations between supervisors and subordinates.
Peningkatan Literasi Keuangan pada Siswa SMA Melalui Edukasi Keuangan Muthia, Fida; Novriansa, Agil; Aryanto, Aryanto
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 7 No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v7i3.18087

Abstract

Financial literacy is a person's understanding and knowledge of financial concepts and risks and the ability to apply their understanding and knowledge in decision making that can improve welfare. A good level of financial literacy can avoid the public from the risk of financial fraud. Moreover, if it is associated with financial inclusion, the high level of financial literacy will result in high financial inclusion which in turn will have an impact on poverty eradication, increased development and financial stability. Therefore, it is important to conduct financial education to improve financial literacy. This community service aims to increase the financial literacy in high school students. The event participants were 32 high school students in Palembang and the activity was carried out by providing information about financial products. During the activity, participants were asked to answer two questionnaires; before and after presentation to assess the level of financial literacy. The results show that, providing financial education can increase financial literacy in students.
PELATIHAN PERHITUNGAN BIAYA PRODUKSI PEMBUATAN SUSU KURMA DI DESA SUNGAI BUAYA KECAMATAN PEMULUTAN KABUPATEN OGAN ILIR Wahyudi, Tertiarto; Kalsum, Umi; Mukhtaruddin, Mukhtaruddin; Safitri, Rika Henda; Novriansa, Agil; Novelia, Rizka; Pratiwi, Trie Sartika; Padriansyah, Padriansyah; Putri, Shelly Prahadian; Hasibuan, Mahdanisa Anggita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56664

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Sungai Buaya, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, dalam melakukan perhitungan biaya produksi pembuatan susu kurma secara tepat dan sistematis. Selama ini, sebagian besar pelaku UMKM belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai komponen biaya produksi, sehingga penetapan harga jual produk sering kali hanya berdasarkan perkiraan dan tidak mempertimbangkan seluruh unsur biaya yang dikeluarkan. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, studi kasus, dan praktik langsung perhitungan biaya produksi susu kurma. Peserta yang terdiri dari 21 orang diberikan pemahaman mengenai konsep biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, serta biaya overhead produksi, kemudian dilatih untuk menyusun perhitungan harga pokok produksi per satuan produk secara sederhana dan aplikatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi dan mengelompokkan biaya serta menghitung total biaya produksi secara lebih akurat. Peserta juga mampu menentukan harga jual yang lebih rasional berdasarkan struktur biaya yang telah dihitung. Dengan adanya pelatihan ini, pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan efisiensi usaha, mengoptimalkan keuntungan, serta mengembangkan usaha susu kurma secara berkelanjutan dan lebih profesional.