Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kajian Potensi Pemanfatan Limbah Tailing PT. Freeport Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Untuk Perkerasan Jalan irianto; Didik S. S. Mabui; R. Rochmawati; Ardi. A. Sila; A. Yunianta; A. Rasyid
BAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): BAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LLDikti Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.55 KB) | DOI: 10.51135/baktivol1iss2pp1-9

Abstract

Problems that often occur in road infrastructure, especially in the Papua region, are wavy, cracked and subsidence of the land. Damage to buildings in the form of cracks in walls and floors and building subsidence is sometimes caused by poor physicalzand mechanicalzcharacteristicszof thezsoil. Soil stabilization on the subgrade of a construction is a method used to improve the properties of the subgrade. Tailing waste utilization of PT. Freeport will greatly assist the government's program in overcoming environmental pollution as well as as a soil stabilization material for road construction. The purposezof thiszstudyzwas tozdetermine whetherzthe land in the Musamus University, Merauke area is suitable for stabilization using tailing PT. Freeport and to determine the optimum value of tailings used as a stabilizing agent to reduce the value of the original soil Plasticity Index. The original soil plasticity index value is 28.96%, the soil plasticity index value at 5% tailings content is 17.2395%, at 10% tailings grade is 10.1402%, at 15% tailings grade is 5.4228%, at 10% tailings grade. 20% tailings by 6.8704%. So that the soil is suitable to be stabilized using tailings and the optimum level of tailings used is at a level of 15%.
PENGARUH POWER OF HYDROGEN (PH) AIR TERHADAP KUAT TEKAN BETON Andung Yunianta; D. S Mabui; Irianto .
DINTEK Vol 15 No 2 (2022): V0l. 15 No. 02 September 2022
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pH air terhadap nilai kuat tekan beton dan nilai pH yang mendekati dengan kuat tekan rencana. Dari hasil pengujian yang dilakukan dengan menggunakan sampel berbentuk silinder dengan ukuran 15 cm x 30 cm dengan jumlah sampel 3 benda uji untuk masing-masing variasi pH yaitu pH 5,6,7,8 dan 9 dengan umur perendaman 28 hari. hasil pengujian kuat tekan yang dimana nilai kuat tekan beton rata-rata untuk pH asam pada variasi pH air 5 nilai kuat tekan beton sebesar 25,63 Mpa dilanjutkan pada variasi pH air 6 mempunyai nilai kuat tekan beton rata-rata sebesar 26,41 Mpa ini menunjukan semakin rendah pH asam nilai kuat tekan beton akan semakin rendah, pada variasi pH air 7 nilai kuat tekan beton rata-rata sebesar 32,32 Mpa, kemudian pada variasi pH air 8 nilai kuat tekan beton rata-rata sebesar 26,57 Mpa dan variasi pH air 9 nilai kuat tekan beton menjadi 23,67 Mpa ini menunjukan semakin tinggi nilai pH basa kuat tekan beton akan semakin rendah, nilai kuat tekan beton yang memenuhi nilai kuat tekan rencana adalah beton dengan variasi ph 7 atau beton normal dengan nilai kuat tekan tertinggi sebesar 32,32 Mpa kemudian pada variasi pH 8 sebesar 26,57 Mpa nilai tersebut paling mendekati dengan kuat tekan beton normal atau pada beton dengan pH 7, pada variasi pH air 6 nilai kuat tekan perlahan menurun menjadi sebesar 26,41 Mpa dan variasi pH 5 sebesar 25,63 Mpa. Hanya variasi pH 9 nilai kuat tekan tidak memenuhi kuat tekan rencana.
PENGARUH PENGGUNAAN ASBUTON MODIFIKASI TIPE RETONA BLEND 55 TERHADAP CAMPURAN ASPAL PORUS D. S Mabui; Andung Yunianta; Irianto .
DINTEK Vol 15 No 2 (2022): V0l. 15 No. 02 September 2022
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitianzini bertujuanzuntuk Untuk mengetahuizkarakteristik campuranzaspal poruszyang menggunakanzaspal modifikasi tipe retona blend 55 serta menganalisis stabilitasnya, hasil pengujian karakteristik agregat, untuk agregat kasar nilai beratzjenis bulk sebesarz2,705, beratzjenis SSD sebesarz2,759, beratzjenis semu sebesarz2,859 danzpenyerapan sebesarz1,989 sedangkan agregatzhalus menunjukan nilaizberat jeniszbulk sebesarz2,691, beratzjenis SSDzsebesar z2,740, berat jeniszsemu sebesarz2,830 danzpenyerapan sebesarz1,833, adapun nilai stabilitas untuk kadar aspal porus 5% sebesar 765,554 kg, kadar aspal porus 5,5% sebesar 770,591 kg, kadar aspal porus 6% sebesar 1415, 268 kg, kadar aspal porus 6,5% sebesar 1611,694 kg dan pada kadar aspal porus 7% sebesar 674,897 kg. sedangkan nilai Flow untuk kadar aspal porus 5% sebesar 6,98 mm, kadar aspal porus 5,5% sebesar 6,82 mm, kadar aspal porus 6% sebesar 3,40 mm ,kadar aspal porus 6,5% sebesar 2,71 mm dan untuk kadar aspal porus 7% sebesar 7,00 mm dari kadar aspal porus yang diuji hanya kadar aspal porus 6% dan 6,5% yang memenuhi spesifikasi sebesar 2-6 mm. untuk nilai marshall quetions yang memenuhi persyaratan sebesar 400 kg/mm terdapat pada kadar aspal porus 6% dan 6,5% , pada kadar aspal porus 5% memiliki nilai sebesar 109,613 kg/mm, untuk kadar aspal porus 5,5% memiliki nilai sebesar 112,873 kg/mm, untuk kadar aspal porus 6% memiliki nilai sebesar 416,575 kg/mm sedangkan untuk kadar aspal porus 6,5% memiliki nilai 593,766 kg/mm dan untuk kadar aspal porus 7% memiliki nilai sebesar 96,337 kg/mm.
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI INSTRUKTUR TENAGA KERJA KONSTRUKSI LEVEL 3 irianto irianto; Reny Rochmawati; Andung Yuniata; Didik S. S. Mabui; Abdul Rasyid; Mursalim Tonggiroh
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.1108

Abstract

Dalam hal meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi sangat penting karena kebutuhan tenaga ahli dan tenaga terampil dalam dunia konstruksi sangat besar, akan tetapi kondisi saat ini menunjukkan situasi yang tidak ideal karena masih kurangnya tenaga ahli dan tenaga terampil untuk menunjang  perkembangan pembangunan infrasutruktur. Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja konstruksi adalah  dalam bentuk sertifikasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta sebagai tenaga instruktur yang berstandar nasional dan bersertifikasi negara oleh BNSP. Adapun pelaksanaan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Instruktur  ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah atau pembekalan, metode praktik dan evaluasi dengan metode asesmen oleh Asesor yang memiliki kompetensi. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan diharapkan peserta dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan pemerintah dalam penyediaan tenaga instruktur yang kompeten dan bersertifikasi BNSP pada bidang konstruksi, mampu menganalisis kebutuhan pelatihan dan sekaligus merancang serta melakukan evaluasi pelatihan, dapat  memahami dan menghayati prinsip dasar dan model proses pelatihan, memahami berbagai tipe cara belajar, gaya mengajar dan memahami dimensi-dimensi efektivitas sebagai trainer serta dapat menerapkan pada berbagai situasi.  Abstract. In terms of improving the quality of the construction workforce, it is very important because the need for experts and skilled workers in the construction world is very large, but current conditions indicate a situation that is not ideal because there is still a lack of experts and skilled workers to support the development of infrastructure development. Efforts made to improve the quality of competence and professionalism of the construction workforce are in the form of certification. This activity aims to improve the competence of participants as instructors with national standards and state certified by BNSP. The implementation of the Instructor Training and Certification activities is carried out using the lecture or debriefing method, the practical method and evaluation with the assessment method by a competent assessor. Based on the activities that have been carried out, it is expected that participants can meet the needs of the community and government in providing competent and BNSP certified instructors in the construction sector, able to analyze training needs and at the same time design and evaluate training, can understand and live up to the basic principles and models of the training process, understand various types of learning methods, teaching styles and understand the dimensions of effectiveness as a trainer and can apply to various situations.