Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Program Pembiasaan Tahfizul Qur’an Dalam Membentuk Karakter Islami di SDIT Assyafiiyah Kabupaten Garut Noor Raga Saputra; Ruslandi; Risal Qori Amarullah
Khidmatussifa: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2023): Khidmatussifa: Journal of Islamic Stuies
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.056 KB) | DOI: 10.56146/khidmatussifa.v2i2.70

Abstract

After writing and reading activities, al-Qur'an memorization is an important part of Islamic Religious Education learning in schools. Memorizing selected short letters in school, both in elementary and secondary schools, is done in stages based on developmental and educational levels. SDIT Assyafiiyah, Garut Regency, uses the Yaumiyyah Tahfidzul Qur'an program habituation as a supplement to Islamic Religious Education, ensuring that students are proficient not only in knowledge and skills, but also in memorizing the Qur'an. The method used in this study is to use an analytical descriptive method with a qualitative approach, namely, to describe or provide an overview of an object under study through data or samples that have been collected as they are without conducting analysis to make general conclusions. The results of this study are the implementation of Yaumiyyah's Tahfidzul Qur'an habituation at SDIT Asysyafiiyah, Garut Regency. Students are divided into several groups, where this grouping is based on the amount of memorization possessed by each student. The learning evaluation of Yaumiyyah's Tahfizul Qur'an Habituation Program conducted at SDIT Asysyafi'iyah Garut Regency is divided into two times, namely, the daily evaluation is carried out by the teacher when students deposit their newly memorized memorization or deposit their memorized pages by giving an assessment of the reading when memorizing such as makhorijul letters, tajwid, and fluency when depositing memorization, while this semester evaluation is carried out after the end of the school final exam, where each student is required by the teacher to read several letters in accordance with the number of memorization, each individually in front of the teacher. Keyword: Habituation, Tahfizul Qur'an, Yaumiyyah
Maqashid Syari’ah Mengenai Kekerasan Seksual terhadap Istri dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Sayidah Khoirunnisa; Ruslandi
Jurnal At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Vol 7 No 1 (2022): Masalah Sosial dalam Tinjauan Hukum Islam
Publisher : Program Studi Ahwal al-Syakhsiyyah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul 'Ulum Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan membentuk satu keluarga menuju Sakinah, mawaddah, warahmah. Setelah akad nikah terdapat hak dan kewajiban, termasuk hak dan kewajiban dalam memenuhi kebutuhan seksual antara suami dan istri. Norman agama menjadi salah satu dasar apabila ada pemaksaan dari salah satu pihak yang melakukan pemaksaan seksual seorang suami terhadap istri. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Maqashid Syar’iah dari tindakan kekerasan seksual terhadap istri dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder sebagai bahan dasar untuk diteliti dengan cara mengadakan penelusuran terhadap peraturan-peraturan dan literatur-literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menjelaskan bahwa untuk mencapai dan memelihara 5 (lima) prinsip utama dalam Islam yaitu memelihara Agama (hifdz al-din), jiwa (hifdz al-nafs), akal (hifdz al-‘qal), keturunan (hifdz al-Nasl), dan Harta (hifdz al-mal wa al-‘irdh) maka korban harus terlindungi dan diberikan keadilan, sehingga tidak terjadi kembali kekerasan seksual pada seorang istri.