Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Formula Penghitungan Tenaga Keperawatan Modifikasi FTE dengan Model Asuhan Keperawatan Profesional Tim Erlin Kurnia; Nyoman Anita Damayanti; Nursalam Nursalam
Jurnal Ners Vol. 6 No. 1 (2011): April 2011
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.165 KB) | DOI: 10.20473/jn.v6i1.3961

Abstract

Introduction: A variety of formulas that can be done to count the needs of nursing staff in inpatient rooms include Ministry of Health Republic of Indonesia method, Gillies, Nina Formulation, Douglas, and Full Time Equivalent (FTE). The purpose of this study was to recommend the formula for calculating nurse staff needs in implementation of team nursing model of care delivery.Method: The design used in this study was a time and motion study. Data was collected by observations and questionnaires. The population was the nurses who work at Kediri Baptist Hospital inpatient wards. The observation and questionnaires to the resource persons utilized as a data collection method. Two inpatient wards were the taken as simulation places, there were Ward A and Ward B. Ward A was taken as simulation place based on FTE method and Ward B was taken as simulation place based on Ministry of Health Republic of Indonesia method. Based on the calculation according to the Ministry of Health Republic of Indonesia method obtained the required number of nursing staff as many as 17 people in Ward A and 23 in Ward B. Meanwhile, according to FTE count obtained the number of nursing staff as many as 20 people in Ward A and 33 in Ward B.Result: The simulation results obtained an increase in performance of duties and job satisfaction of nurses in inpatient wards that were simulated using the FTE method.Conclusio: The inpatient ward that is simulated using the Ministry of Health Republic of Indonesia method obtained an increase in performance of duties but a decrease in job satisfactions. It can be concluded that the FTE method is more appropriate to use than Ministry of Health Republic of Indonesia.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Siswa Melalui Pendidikan Kesehatan Tentang Pertolongan Pertama Pada Kasus Kegawatdaruratan Sehari-Hari Erlin Kurnia; Srinalesti Mahanani; Desi Natalia Trijayanti Idris; Fidiana Kurniawati
Pelita Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Pelita Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: First Aid is a rescue measure so that the victim's condition does not worsen before assistance from professional medical personnel arrives. Knowledge of first aid is very important for the public to know in dealing with emergencies. Many of us have encountered students who had an accident, whether it was broken bones, fainting, sprains, etc., who were given the same treatment and even made an error in giving help. This condition is of course very dangerous if it results in aggravating the patient's condition. This activity aims to increase students' knowledge of first aid in everyday emergency cases.Method: Community service activities are carried out in the form of Health Promotion using videos and webinars as an effort to improve the ability of high school students to perform first aid in daily emergencies.Result: At the end of the activity the participants experienced an increase in knowledge. It is hoped that similar activities can continue to be carried out to prevent an increase in morbidity and mortality rates in the communityConclusion: Health Promotion with Video and webinars can improve the ability of high school students to carry out first aid in daily emergencies correctly.
KUALITAS HIDUP PADA PASIEN PASCA STROKE Erlin Kurnia; Desi Natalia Trijayanti Idris
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v6i2.496

Abstract

Kualitas hidup terkait kesehatan dapat dipandang secara subyektif berdasarkan perspektif pasien dan dari aspek fisik, psikologis, sosial dan lingkungan. Stroke merupakan penyebab utama kecacatan jangka panjang, kondisi ini dapat berakibat ketidakmampuan melakukan aktivitas sehari-hari yang berdampak pada kualitas hidup. Tujuan penelitian adalah menganalisis kualitas hidup pada pasien stroke. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien pasca stroke dengan jumlah responden yaitu sebanyak 85orang, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner yang telah dilakukan uji validitas. Analisis data penelitian ini menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan lebih dari 50% pasien pasca stroke memiliki kualitas hidup yang baik. Kesimpulannya adalah sebagian besar pasien pasca stroke memiliki kualitas hidup yang baik namun sebagian lainnya perlu memperbaiki pola hidup agar dapat meningkatkan kualitas hidupnya.
Penelitian Global tentang Akupresur untuk Manajemen Nyeri: Tinjauan Bibliometrik Keperawatan srinalesti mahanani; Desi Natalia Trijayanti Idirs; Erlin Kurnia; Dian Prawesti
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1139

Abstract

Pendahuluan: Pengembangan bidang ilmu keperawatan saat ini memerlukan suatu tinjauan sintesis yang berfokus pada efikasi yang menunjukkan siapa yang membentuk bidang ilmu tentang akupresur dan nyeri, di mana kolaborasi terkonsentrasi, dan populasi nyeri mana yang mendominasi penelitian. Perlunya penyediaan peta literatur akupresur yang spesifik untuk nyeri dan berorientasi pada keperawatan, serta agenda praktis untuk translasi penelitian di masa mendatang. Tujuan: Untuk memetakan pertumbuhan publikasi, sumber-sumber berpengaruh, pola kolaborasi, dan struktur tematik dalam literatur tentang akupresur untuk manajemen nyeri dan untuk mengidentifikasi prioritas untuk penelitian dan praktik keperawatan. Metode: Desain penelitian menggunakan tinjauan literatur bibliometrik. Catatan yang diindeks Scopus tentang akupresur dan manajemen nyeri diambil menggunakan strategi pencarian yang telah ditentukan. Artikel dan ulasan berbahasa Inggris disaring untuk relevansi topikal dan kelengkapan metadata. Indikator bibliometrik deskriptif dihitung, dan pemetaan sains dilakukan menggunakan analisis yang setara dengan VOSviewer dari kemunculan bersama kata kunci, kepenulisan bersama penulis, dan kolaborasi negara dengan penghitungan lengkap. Sumber data yang digunakan adalah Scopus mencakup dokumen yang diterbitkan antara tahun 2012 dan 2022. Hasil: Dari 581 catatan yang awalnya diambil, 144 dokumen memenuhi kriteria kelayakan. Dataset ini terdiri dari 131 artikel dan 13 ulasan yang diterbitkan dalam 81 jurnal, dengan total 1.381 kutipan dan rata-rata 9,59 kutipan per dokumen. Aktivitas publikasi mencapai puncaknya pada tahun 2021. Jurnal yang paling produktif adalah Evidence-based Complementary and Alternative Medicine; penulis yang paling produktif adalah Yeh, C.H. dan Chien, L.-C.; dan negara yang paling produktif adalah Iran dan Amerika Serikat. Empat klaster tematik utama muncul: nyeri obstetri/reproduksi, nyeri muskuloskeletal kronis, nyeri perioperatif/prosedural, dan beban gejala/kualitas hidup. Kesimpulan: Penelitian tentang akupresur untuk manajemen nyeri semakin berkembang dan beragam secara klinis, tetapi bidang ini masih terfragmentasi secara metodologis. Kolaborasi internasional yang lebih kuat, standardisasi protokol yang lebih jelas, dan studi yang lebih berfokus pada implementasi diperlukan sebelum temuan dapat diterjemahkan secara lebih konsisten ke dalam praktik keperawatan.
LITERATUR REVIEW: PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMEGANG POLIS ASURANSI JIWA DI INDONESIA Erlin Kurnia; Ayla Miftakhul Jannah
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jarsi.v5i1.1049

Abstract

Asuransi jiwa merupakan instrumen penting untuk perlindungan finansial, namun pemegang polis sering kali berada pada posisi tawar yang lemah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perlindungan hukum bagi pemegang polis serta kendala yang dihadapi dalam industri asuransi jiwa di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan menganalisis enam sumber jurnal ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi melalui UU No. 40 Tahun 2014 dan aturan OJK sudah tersedia, perlindungan nasabah belum optimal. Hal ini disebabkan oleh rendahnya pemahaman masyarakat terhadap isi polis, kurangnya transparansi produk unit-link, serta belum adanya Lembaga Penjamin Polis (LPP). Kesimpulannya, diperlukan langkah nyata untuk memperkuat posisi hukum nasabah. Saran penelitian ini adalah mempercepat pembentukan LPP yang setara dengan penjaminan di perbankan dan meningkatkan pengawasan terhadap agen asuransi. Sinergi antara regulasi yang ketat dan edukasi konsumen diharapkan mampu menciptakan industri asuransi yang lebih adil dan terpercaya.
LITERATURE REVIEW: ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM BPJS KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN Fransisca Ivana Y; Erlin Kurnia
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jarsi.v5i1.1052

Abstract

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merupakan upaya strategis pemerintah Indonesia untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Implementasi kebijakan BPJS Kesehatan yang telah berjalan sejak 2014 mengalami berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, kendala administrasi, dan kurangnya kesadaran masyarakat. Namun, program ini telah memberikan manfaat signifikan dengan meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih merata dan pembiayaan yang lebih terjangkau. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dari literatur jurnal selama lima tahun terakhir terhadap delapan jurnal ilmiah yang diterbitkan. Dan menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi memerlukan sinergi antara sumber daya, komunikasi, koordinasi pelaksana, dan dukungan lingkungan sosial-politik. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi BPJS Kesehatan secara umum berdampak positif terhadap perluasan akses layanan, namun belum berjalan optimal. Keberhasilan implementasi sangat ditentukan oleh sinergi komunikasi, kesiapan sumber daya manusia, efisiensi birokrasi, serta dukungan lingkungan sosial-politik guna mencapai Universal Health Coverage (UHC).