Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Information Technology of Flash Learning English Naval Pradiba, Setyo Harry
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.125 KB)

Abstract

Pembelajaran untuk anak- anak sekarang ini sudah semakin maju. Namun di sekolah dasar masih menggunakan cara pembelajaran yang konvensional. Agaknya untuk saat seperti ini, cara itu dianggap kurang memadai. Karena kemampuan anak hanya terbatasi dengan cara pembelajaran yang konvensional tersebut. Padahal media informatika seperti internet bisa dapat lebih membantu untuk mengembangkan pola pikir dan kreativitas anak dalam mempelajari sesuatu. Internet mungkin lebih banyak sisi negatifnya daripada positifnya, itu juga tergantung dari pengguna internet tersebut. Padahal dalam internet banyak sekali informasi yang dapat kita terima apabila kita menggunakan internet dengan bijak. Untuk pembelajaran, khusunya bahasa inggris, internet menjadi salah satu alternatif yang bisa mengembangkan potensi anak- anak. Peran orang tua disini juga penting, karena selain membimbing, orang tua juga mengarahkan anak- anak untuk menggunakan media internet tersebut dengan bijak.
Analisis Keputusan Merek dan Produk Contact Center PT Angkasa Pura II Cahyo Sandyono; Setyo Harry Naval Pradiba; Bani Dwi Kusvendar; Juliater Simarmata
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i4.4682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keputusan merek dan produk contact center PT Angkasa Pura II (PT AP II), dimana latar belakang permasalahannya adalah karena akses pelanggan terhadap layanan online bandara PT AP II belum terstandarisasi, sulit diingat, atau memerlukan nomor yang berbeda untuk setiap lokus bandara yang dikelola oleh PT AP II. dengan memberikan nomor layanan call center 1500138 namun pelanggan membutuhkan kemudahan akses dimana nomor layanan sebelumnya dipersingkat menjadi 138. Perubahan ini selain sebagai langkah strategis dalam meningkatkan aksesibilitas layanan, juga memiliki makna historis yang dalam, mengingat angka 138 mencerminkan tanggal lahir perusahaan yaitu 13 Agustus. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan personil yang terlibat dalam proses sentralisasi contact center, serta analisis data kualitatif mengenai dokumen dari PT Angkasa Pura II mengenai perubahan dan keputusan penggantian nomor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan nomor layanan call center memberikan dampak positif terhadap brand awareness dan kepuasan pelanggan. Pelanggan lebih mudah mengingat nomor baru tersebut yang berkontribusi pada peningkatan jumlah panggilan masuk dan feedback positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi branding yang mengintegrasikan unsur sejarah dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan loyalitas pelanggan dan memperkuat posisi perusahaan di pasar jasa kebandarudaraan.