Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sertifikasi Halal dan Pengembangan Solusi Pengawet Produk Lokal Dodol Tape Ekspor Bondowoso yang Terintegrasi Teknologi Tepat Guna Nasori, Nasori; Suyatno, Suyatno; Navastara, Ardy Maulidy; Jadid, Nurul; Gunawan, Setiyo
Sewagati Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i1.2225

Abstract

Sertifikasi halal adalah proses verifikasi yang memastikan bahwa suatu produk memenuhi standar halal sesuai syariat Islam yang dikelola oleh BPJPH dan LPPOM MUI. Sertifikasi halal sangat penting bagi UMKM, terutama di sektor makanan dan minuman untuk menjamin bahwa produk yang dipasarkan dapat dikonsumsi oleh mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Islam. Artikel ini membahas program pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM GeHael Food Indonesia, yang dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh mahasiswa ITS. Pendampingan ini meliputi berbagai tahapan, mulai dari musyawarah dengan pelaku usaha, pendataan produk, pengisian data di platform OSS dan Sihalal, hingga verifikasi dan validasi di tempat produksi. Pendampingan ini bertujuan untuk membantu UMKM dalam memahami pentingnya sertifikasi produk halal hingga proses penerbitan sertifikasi halal. Hasilnya, proses sertifikasi berjalan lebih lancar dan memberikan manfaat bagi pelaku UMKM, meningkatkan akses pasar domestik dan internasional, serta membangun kompetensi mahasiswa dalam pengabdian masyarakat. Selain itu diberikan solusi untuk produk GeHael Food Indonesia karena durasi kadaluwarsa relatif singkat yaitu sekitar 6 bulan. Oleh sebab itu, diperlukan sebuah upaya teknis untuk meningkatkan jangka waktu kadaluwarsa dari produk dodol olahan tape, yang merupakan produk baru hasil inovasi GeHael Food Indonesia, yaitu sebuah sistem dan teknis baru, berupa pengepresan dan vacuum dry conveyor. Dengan Teknologi bernama vacuum dry conveyor ini di harapkan mampu memberikan solusi untuk meningkatkan waktu kadaluwarsa produk ekspor ini.
Pangkahkulon “Go Digital”: Inovasi Layanan Publik Berbasis Teknologi Navastara, Ardy Maulidy; Zikky, Mohammad; Bashri, Ahmad; Pangaribuan, Toga Gilbert; Sustania, Sinta
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2673

Abstract

Desa Pangkahkulon, Kabupaten Gresik, menghadapi tantangan dalam mengadopsi teknologi digital guna meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Program Digitalisasi Pelayanan Masyarakat bertujuan mentransformasi sistem administrasi manual menjadi layanan berbasis digital yang dapat diakses melalui website dan aplikasi. Inovasi ini mencakup layanan mandiri untuk surat-menyurat, pengembangan lapak desa bagi pelaku UMKM, serta pelatihan digitalisasi bagi perangkat desa dan masyarakat. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara tim KKN, pemerintah desa, dan komunitas Open Desa, dengan dukungan Kominfo Kabupaten Gresik. Implementasi program berhasil mempercepat pelayanan administrasi, mengurangi birokrasi, serta meningkatkan akses pasar bagi produk lokal. Hasil monitoring menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan layanan digital, dengan 270 surat elektronik diterbitkan dan 32 produk UMKM aktif dipasarkan melalui lapak desa. Keberhasilan ini menjadi contoh penerapan digitalisasi desa yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui inovasi dan pemberdayaan ekonomi lokal.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB BANJIR PERKOTAAN DI KABUPATEN SUMENEP Navastara, Ardy Maulidy; Savitri, Yang Ratri; Firmansyah, Fendy; Navitas, Prananda; Rahmawati, Deti; Supriatna, Tya Meilisa Maghfiroh; Irawan, Benny
Jurnal Karaton Vol 5 No 1 (2025): Karaton: Jurnal Inovasi Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir perkotaan di Kabupaten Sumenep merupakan permasalahan hidrometeorologis yang bersifat kompleks dan berulang, yang tidak semata dipicu oleh curah hujan ekstrem, tetapi juga oleh interaksi antara karakter spasial kota, tekanan pembangunan, dan keterbatasan sistem drainase serta kelembagaan pengelolaan ruang. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis secara komprehensif faktor-faktor penyebab banjir perkotaan di Kabupaten Sumenep dengan pendekatan integratif yang mencakup aspek klimatologis, hidrologis, antropogenik, dan spasial. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan mengombinasikan analisis data hidrologi, evaluasi sistem drainase, analisis spasial penggunaan lahan berbasis GIS, serta kajian dokumen kebijakan dan hasil observasi lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa banjir perkotaan di Sumenep dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang tidak diimbangi kapasitas drainase, degradasi jaringan saluran akibat sedimentasi dan penyempitan, peningkatan permukaan kedap air akibat alih fungsi lahan, morfologi wilayah yang relatif datar dan cekung, serta ketiadaan ruang retensi air. Faktor-faktor tersebut saling memperkuat sehingga membentuk kondisi banjir yang bersifat sistemik. Temuan ini menegaskan pentingnya penanganan banjir yang tidak hanya berfokus pada intervensi teknis, tetapi juga pada perencanaan tata ruang dan penguatan tata kelola perkotaan secara berkelanjutan