Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penyuluhan Inkontenesia Urin pada Lansia di UPTD Dinas Pelayanan Sosial Binjai Sumatera Utara Tahun 2024 Tahan Tahan; Indra Agussamad; Erika Erika; Sri Muliati; Eko Murdianto; Daniel Chanda Situmeang; Elfrida Lamtama Situmorang
Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat. Vol. 3 No. 1 (2025): February: Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/natural.v3i1.1053

Abstract

Urinary incontinence occurs when a person's urine leaks unknowingly or unintentionally. Urinary incontinence varies in the form of urine excretion which is sometimes only a few drops or vice versa it is really a lot. One way to prevent urinary incontinence is to treat it, and doing Kegel exercises is one way to deal with it. (Sangga, M.W, R.C Choeron & Y Rosdiana, 2021). This community service activity aims to increase the knowledge of the elderly about urinary incontinence and how to overcome the problem of urinary incontinence. This community service activity uses the lecture method, and questions and answers and kegel gymnastics exercises. The lecture method was carried out by delivering material about urinary incontinence, the question and answer method was carried out by asking participants about the material that had been presented and doing kegel exercises in the elderly. The results of this community service activity were obtained that participants were able to understand and apply the material that had been delivered and perform kegel exercises independently. Based on the community service activities that have been carried out, the elderly are enthusiastic about accepting the entire series of activities ranging from the percentage of material delivery to the implementation of service running with Lanca, the elderly are very active in asking and answering questions and actively participating in kegel gymnastics training.
Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Pembelajaran PKn di SDN 42 Ampenan Sri Muliati; Syudirman
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 10 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i10.9710

Abstract

This study aims to examine the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in Civic Education (PKn) learning at SDN 42 Ampenan. Using descriptive methods and a qualitative approach, this study explores the impact of P5 on students' understanding of the material and character building. The results indicate that the implementation of P5 is effective in enhancing students' active participation through contextual learning methods, such as Problem-Based Learning (PBL), which are relevant to their daily lives. Despite challenges in implementation, such as teachers' lack of understanding and resource limitations, appropriate support and training help overcome these obstacles. This study concludes that P5 not only improves academic performance but also contributes to the development of students' character in line with the values of Pancasila, thereby preparing them to become responsible and tolerant individuals in society.
Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membangun Karakter Bangsa Pada Siswa Sekolah Dasar Isma Niar; Sri Muliati; Nuraenun Haerani
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam membangun karakter bangsa pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif yang berdasarkan kepada pendapat para ahli atau penelitian terdahulu dan mengumpulkan data-data dari beberapa jurnal ilmiah, hasil-hasil penelitian dalam bentuk skripsi, dan sumber relevan lainnya. Pendidikan Kewarganegaraan sangat berperan dalam membangun karakter bangsa pada siswa sekolah dasar karena di dalamnya terkandung nilai-nilai sikap, moral, dan norma-norma atau aturan yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam membangun karakter bangsa. Implementasi dari nilai-nilai sikap, moral, dan norma-norma yang terkadung dalam pendidikan kewarganegaraan masih belum berjalan dengan baik dimasyarakat sehingga diperlukan penanaman nilai-nilai tersebut lebih intensif lagi agar implementasi dan peran dari pendidikan kewarganegaraan dalam membangun karakter bangsa ini berjalan dengan baik Kata Kunci: pendidikan, kewarganegaraan, karakter, bangsa.
Model Webbed Pada Pembelajaran Tematik di SD Indiska Paramita; Sri Muliati
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merupakan bagian terpenting dari kegiatan pendidikan, dimana fungsi utamanya sebagai pedoman dalam proses penyelenggaraan pendidikan. Pada penerapannya kurikulum perlu memuat pembelajaran berisikan materi pembelajaran. Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Model pembelajaran tematik integratif merupakan perwujudan kurikulum 2013. Model Pembelajaran tipe webbed merupakan model pembelajaran terpadu berpusat pada pendekatan tematik. Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan atau literatur yang bersumber dari jurnal ilmiah, artikel-artikel ilmiah, dan hasil-hasil penelitian dalam bentuk skipsi dan sumber relevan lainnya dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2024. Sumber data dari penelitian studi literatur atau kepustakaan adalah data sekunder. Sumber utama penelitian ini adalah jurnal-jurnal yang terdapat di google schoolar yang dipilih dari peneliti berdasarkan beberapa pertimbangan. Model webbed ini membentuk memahami konsep yang dipelajari secara bermakna, membuhkembangkan keterampilan menemukan, mengolah dan memanfaatkan informasi, menumbuhkembangkan sikap positif kebiasaan baik dan nilai-nilai luhur yang diperlukan dalam kehidupan, menumbuhkembangkan keterampilan sosial, meningkatkan gairah belajar, memilih kegiatan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan. Model webbed membentuk membuat keterkaitan kagiatan dan gagasan tanpa melihat batas-batas pemisah antar mata pelajaran.