Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SIMULASI SISTEM DINAMIS DALAM PERANCANGAN MITIGASI RISIKO PENGADAAN MATERIAL ALAT EXCAVATOR DENGAN METODE FMEA DAN FUZZY AHP Asep Ridwan; Putro Ferro Ferdinant; Nur Laelasari
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume V Nomor 1, April 2019
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fwl.v0i0.5247

Abstract

Pengadaan merupakan salah satu komponen utama dalam sistem rantai pasok yangberperan penting dalam segi mutu produk yang dihasilkan dan dituntut dapatmenciptakan keunggulan daya saing. PT PQR merupakan perusahaan BUMN yangbergerak di bidang industri manufaktur pembuatan produk alat berat danpersenjataapian komersial di Indonesia diantaranya alat berat excavator. Penelitian inibertujuan untuk merancang simulasi sistem dinamis dalam mitigasi risiko pengadaaanalat excavator dengan metode FMEA (Failure Mode Effect Analysis) dan Fuzzy AHP (Analytical Hierarchy Process). FMEA digunakan dalam mengidentifikasi dan menilairisiko, sedangkan Fuzzy AHP digunakan untuk menentukan prioritas risiko yang akandimitigasi. Rancangan mitigasi risiko diusulkan dalam pengadaan bahan bakupembuatan alat excavator dengan simulasi sistem dinamis. Hasil identifikasi didapat 12kejadian risiko yang teridentifikasi yaitu adanya perubahan Purchase Requisition (PR)yang dibuat oleh user, dokumen kelengkapan PR yang dikirimkan oleh user tidaklengkap, sumber penyedia terbatas, kurang jelasnya user pada saat penjelasan(Aanwijzing), penggunaan e–procurement belum dilaksanakan, tidak tercapainyakesepakatan harga, kecurangan oleh oknum tertentu, pemutusan kontrak secarasepihak, material terlambat datang dari penyedia, material yang datang tidak sesuaispesifikasi, kebakaran gudang, dan kebutuhan material tidak terpenuhi. Risiko yangdiprioritaskan dengan nilai Weighted Risk Priority Number (WRPN) tertinggi sebesar6,124 yaitu kejadian risiko material bahan baku terlambat datang. Rancangan mitigasirisiko yang diusulkan adalah memperbaiki koordinasi antara perusahaan dengansupplier dalam pengadaan material bahan baku. Hasil simulasi dengan sistem dinamis diperoleh skenario terbaik yang diusulkan adalah pengadaan persediaan bahan bakusebanyak 50 pcs per bulannya dengan lead time 1 bulan.