Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SENEMA

PERAN TANGGUNG JAWAB DALAM KINERJA PEGAWAI SERTA PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA ERA BARU COVID – 19 DI BIRO UMUM DAN PROTOKOL SETDA PROVINSI BALI I Nengah Sudja; Ida Ayu Diah Prabawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA) Vol 1 No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA)
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Virus COVID – 19 merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan yang menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia seperti batuk pilek (Kemenkes 2020). Gejala COVID-19 yang paling umum terjadi adalah demam, batuk kering, dan rasa lelah. Gejala lainnya yang lebih jarang dan mungkin dialami beberapa pasien meliputi rasa nyeri dan sakit, pilek, hidung tersumbat, sakit kepala, sakit tenggorokan, konjungtivitis, diare, kehilangan indera rasa atau penciuman, ruam pada kulit, atau perubahan warna jari tangan atau kaki. Pelayanan Biro Umum dan Protokol yang dilaksanakan oleh aparatur pemerintah dalam berbagai pelayanan antara lain yang menyangkut pemenuhan hak-hak sipil dan kebutuhan dasar masyarakat. Pegawai Biro Umum dan Protokol berinteraksi langsung dengan masyarakat umum maka dari itu, semua pegawai Biro Umum dan Protokol harus tetap melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan. Pegawai merupakan modal bagi setiap pemerintahan, sebagai modal perlu dikelola agar tetap produktif. Akan tetapi pengelolaan pegawai bukanlah hal yang mudah karena mereka memiliki kemauan, pikiran, status dan latar belakang yang heterogen. Oleh karena itu pemerintahan harus mampu mendorong agar pegawai tetap produktif dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas-tugasnya yang diberikan oleh pimpinan (Daulay, dkk 2017).
PELATIHAN DASAR KOMPUTER DAN APLIKASI SIMPEG KEPADA PEGAWAI YANG KURANG FASIH PADA DINAS PUPRPKP KABUPATEN KLUNGKUNG I Nengah Sudja; Ni Komang Ari Damayanti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA) Vol 2 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA)
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi informasi adalah suatu dari jenis teknologi yang berbentuk peralatan teknis dan berfungsi untuk memproses dan menyampaikan informasi. Contoh alat teknologi yang saat ini sangat banyak digunakan adalah komputer, dimana pekerjaan yang awalnya dikerjakan secara manual beralih menjadi pengerjaan menggunakan komputerisasi dan internet. Seiring berkembangnya teknologi saat ini juga harus diikuti dengan kemampuan SDM dalam mengoperasikannya, seperti yang terjadi pada Dinas PUPRPKP Kabupaten Klungkung dimana masih terdapat beberapa pegawai yang belum fasih dalam mengoperasikan komputer yang disebabkan oleh beberap faktor seperti kurangnya pelatihan, faktor usia, serta kurangnya semangat dalam belajar untuk mengoperasikannya. Dimana dengan adanya hal tersebut menyebabkan produktivitas kerja sedikit terganggu. Selain kurang fasih dalam hal penggunaan komputer, terdapat pula beberapa pegawai yang kurang mampu dalam menggunakan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG), dimana aplikasi ini berfungsi untuk membantu dalam proses pengolahan data kepegawaian, memudahkan dalam melakukan fungsi analisis dan pengawasan kepegawaian. Dari masalah yang dihadapi maka pemberian pelatihan dasar komputer dan aplikasi SIMPEG menjadi solusi yang efektif untuk dilakukan. Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, penyuluhan, dan pelatihan. Dari seluruh kegiatan yang sudah dilakukan pada Dinas PUPRPKP Kabupaten Klungkung maka dapat disimpulkan bahwa pemberian pelatihan dasar komputer dan aplikasi SIMPEG dapat berperan penting dalam meningkatkan kinerja pegawai.
OPTIMALISASI DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK GRAHA KITA 18 I Nengah Sudja; Ni Kadek Sri Dewi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA) Vol 2 No 2 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA)
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah ruang lingkup dunia pemasaran dalam beberapa tahun terakhir. Kegiatan pemasaran yang memanfaatkan kecanggihan teknologi digital sering disebut dengan istilah digital marketing. Digital marketing pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UKMK) memiliki peran penting dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Pelaku UMKM dituntut dapat memanfaatkan media digital sebagai fasilitas memasarkan produknya agar dapat menjangkau masyarakat luas. UMKM yang memiliki akses online, melibatkan media sosial, dan mengembangkan bisnis melalui e-commerce, akan menikmati berbagai keuntungan bisnis dalam hal perluasan pemasaran, peningkatan pendapatan, kesempatan kerja, inovasi, dan daya saing. Graha Kita 18 ingin melebarkan jangkauan pelanggannya terutama untuk generasi muda melalui marketplace, karena saat ini banyak orang yang lebih memilih untuk berbelanja di marketplace karena banyaknya promo serta pilihan produknya juga cenderung lebih beragam. Namun, dengan banyaknya kompetitor yang ada di marketplace, penjualan produk Graha Kita 18 di marketplace tersebut terbilang masih sedikit. Solusi yang ditawarkan oleh tim Pengabdian Kepada masyarakat adalah memberikan pelatihan dan penyuluhan dalam menggunakan digital marketing untuk pemasaran produk. Berdasarkan hasil kegiatan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan strategi pemasaran produk Graha Kita 18 telah berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Dengan adanya kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang dilakukan, diharapkan para karyawan mampu memberikan informasi dan mempromosikan produk untuk menarik pembeli melalui platform sosial media demi meningkatkan penjualan produk yang akan berdampak baik pada perkembangan perusahaan. Kepada pihak Graha Kita 18 untuk lebih memperhatikan kegiatan pemasaran lebih sering diperbaharui serta perlu adanya kontinuitas terhadap penerapan strategi-strategi perubahan tersebut.