Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN KEGIATAN LABORATORIUM REAL DAN VIRTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA POKOK BAHASAN TEORI KINETIC GAS Febrianti Dwi Lestari; Alex Hariyanto; Sri Handono Budi Prastowo
JURNAL PEMBELAJARAN FISIKA Vol 8 No 1 (2019): jurnal pembelajaran fisika
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.925 KB) | DOI: 10.19184/jpf.v8i1.10727

Abstract

To obtain the purpose of physics learning is needed teoritically learning, nevertheless the existence of learning environment that supports students’ experience directly. This research was conducted is one of Jember Senior High School. In this research, the research subject were students at XI grade Ambulu Senior High School state. The sample which were taken from two classes, such as experimental class 1 which use real laboratory activity and experimental class 2 which use virtual laboratory, by determining the class using random technic sampling. The method of data collection used worksheet instrument as assessment observation of science process skills, and posttest which is formed multiple choice question as learning assessment of cognitive aspect. Then, data was analyzed to determine science process skill and learning assessment using real laboratory activity and virtual laboratory on the subject matter of the kinetic theory of gases which use SPSS 23. Based on the result of analysis data can be conclude that: (1) There was significant differences, science process skills towards physics learning use real and virtual laboratory activities on the subject of the kinetic theory of gases, such as the average score of students’ sciens process skills in grade 1 is higher than it in grade 2. (2) There was significant differences, learning assessment towards physics learning use real and virtual laboratory activities on the subject of the kinetic theory of gases, such as at grade 1 has the criteria for the students learning assessment are high category while at grade 2 has the criteria for the students learning assessment in the medium category.Key word: real laboratory, virtual laboratory, science process skills, learning assessment.
ANALISIS KALIMAT IMPERATIF DALAM BAHASA MADURA PADA BUKU SISWA SEKAR ANOM 2 SMP KELAS VIII Afrilia Putri Salfina; Febrianti Dwi Lestari; Mohammad Hardika Ardiansyah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1462

Abstract

Penelitian ini mengkaji kalimat imperatif dalam Bahasa Madura, dengan fokus khusus pada analisis buku Sekar Anom 2 yang digunakan oleh siswa SMP kelas VIII. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memahami bentuk, struktur, serta fungsi kalimat imperatif dalam konteks pembelajaran bahasa dan budaya Madura. Metodologi penelitian melibatkan analisis konten terhadap buku Sekar Anom 2, dengan penekanan pada identifikasi berbagai jenis kalimat imperatif, termasuk perintah langsung, larangan, permintaan halus, dan bentuk-bentuk imperatif lainnya yang khas dalam Bahasa Madura. Penelitian ini juga mengeksplorasi penggunaan kata-kata kunci seperti "lah", "jha'", dan "abè" dalam konstruksi kalimat imperatif. Hasil penelitian menunjukkan keragaman bentuk dan fungsi kalimat imperatif dalam Bahasa Madura, mencerminkan kompleksitas linguistik dan kekayaan budaya masyarakat Madura. Analisis mengungkapkan bahwa kalimat imperatif tidak hanya berfungsi sebagai perintah langsung, tetapi juga sebagai alat untuk mengekspresikan kesopanan, meminta izin, dan menyampaikan larangan dengan berbagai tingkat formalitas. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman linguistik Bahasa Madura, khususnya dalam konteks pendidikan. Temuan-temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan materi pembelajaran bahasa daerah, strategi pengajaran, dan upaya pelestarian bahasa dan budaya Madura. Lebih lanjut, penelitian ini menyoroti pentingnya memahami nuansa bahasa dalam konteks sosial-budaya untuk meningkatkan efektivitas komunikasi dan memperkuat identitas budaya lokal.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA FKIP ANGKATAN 2024 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER Salsabila Naura Setiayadi; Afrilia Putri Salfina; Ellita Dwi Destiana Premesti; Febrianti Dwi Lestari; Agus Milu Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/f8zfy191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi akademik mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Jember angkatan 2024. Motivasi belajar dipahami sebagai faktor internal penting yang memengaruhi kemampuan mahasiswa dalam mencapai keberhasilan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif, melibatkan 140 responden yang berasal dari tujuh program studi, yaitu Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, PGSD, PGPAUD, Pendidikan Biologi, dan Pendidikan Jasmani. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen kuesioner berjumlah 20 item skala Likert untuk mengukur motivasi belajar serta dokumentasi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebagai indikator prestasi akademik. Hasil uji validitas dan reliabilitas melalui SPSS menunjukkan bahwa seluruh item instrumen valid serta memiliki nilai Cronbach’s Alpha di atas 0,7, yang berarti instrumen memiliki reliabilitas tinggi. Analisis data menunjukkan bahwa motivasi belajar mahasiswa berada pada kategori sedang hingga tinggi, tercermin dari dominasi skor 3 dan 4 pada sebagian besar item. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara motivasi belajar dan prestasi akademik, dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien regresi sebesar 0,482. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,374 mengindikasikan bahwa 37,4% variasi prestasi akademik mahasiswa dipengaruhi oleh motivasi belajar, sedangkan 62,6% dipengaruhi oleh faktor lain seperti strategi belajar, dukungan lingkungan, kesiapan psikologis, serta faktor eksternal lainnya. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa mahasiswa dengan motivasi belajar lebih tinggi cenderung memiliki prestasi akademik yang lebih baik. Oleh karena itu, institusi pendidikan perlu menyediakan lingkungan belajar yang mendukung dan mampu menumbuhkan motivasi belajar mahasiswa. Penerapan strategi pembelajaran yang variatif, peningkatan interaksi edukatif, serta pemberian umpan balik yang konstruktif menjadi langkah penting dalam meningkatkan motivasi dan prestasi mahasiswa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan kebijakan akademik dalam rangka meningkatkan kualitas proses pembelajaran di perguruan tinggi.