Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS REDUPLIKASI BAHASA MADURA PADA BUKU SEKKAR ANOM 1 Ellita Dwi Destiana Premesti; Salsabila Naura Setiayadi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena reduplikasi dalam Bahasa Madura berdasarkan buku Sekkar Anom 1. Reduplikasi, yang melibatkan pengulangan kata secara penuh atau sebagian, memiliki fungsi penting dalam pembentukan makna gramatikal dan leksikal Bahasa Madura. Dalam penelitian ini, ditemukan tiga bentuk utama reduplikasi: reduplikasi penuh, reduplikasi sebagian, dan reduplikasi sebagian berafiks. Reduplikasi penuh sering digunakan untuk menegaskan makna atau menunjukkan pluralitas, seperti pada kata "tolèsan-tolèsan" yang berarti berbagai tulisan. Reduplikasi sebagian memberikan penekanan atau variasi makna, contohnya "bhu'-ebhu'” untuk menyatakan jamak, sementara reduplikasi sebagian berafiks menggabungkan pengulangan kata dengan afiksasi, menciptakan nuansa makna baru, seperti "èn-laènna" untuk menunjukkan keberagaman. Analisis fungsi dan makna menunjukkan bahwa reduplikasi dalam Bahasa Madura tidak hanya berfungsi secara gramatikal tetapi juga pragmatis, memberikan penekanan, intensitas, atau menyampaikan nuansa budaya lokal. Buku Sekkar Anom 1 berperan penting dalam mendokumentasikan dan mempromosikan keunikan bahasa ini kepada generasi muda, sekaligus sebagai langkah strategis pelestarian budaya di tengah tantangan globalisasi. Metode penelitian deskriptif kualitatif diterapkan dengan teknik pengumpulan data berbasis simak. Analisis data mencakup identifikasi pola, bentuk, dan konteks reduplikasi, serta penafsiran fungsi dan makna yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reduplikasi berperan sebagai alat pembentukan kata yang memperkaya variasi linguistik. Selain itu, reduplikasi juga mencerminkan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat Madura, seperti penghormatan, kesopanan, dan intensitas emosi. Studi ini menegaskan bahwa pelestarian Bahasa Madura melalui dokumentasi dan kajian literatur, seperti yang ditemukan dalam buku Sekkar Anom 1, sangat penting untuk menjaga identitas budaya di era modern. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kajian linguistik lebih lanjut dan mendukung upaya pelestarian bahasa daerah sebagai warisan budaya nasional.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA FKIP ANGKATAN 2024 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER Salsabila Naura Setiayadi; Afrilia Putri Salfina; Ellita Dwi Destiana Premesti; Febrianti Dwi Lestari; Agus Milu Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/f8zfy191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi akademik mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Jember angkatan 2024. Motivasi belajar dipahami sebagai faktor internal penting yang memengaruhi kemampuan mahasiswa dalam mencapai keberhasilan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif, melibatkan 140 responden yang berasal dari tujuh program studi, yaitu Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, PGSD, PGPAUD, Pendidikan Biologi, dan Pendidikan Jasmani. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen kuesioner berjumlah 20 item skala Likert untuk mengukur motivasi belajar serta dokumentasi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebagai indikator prestasi akademik. Hasil uji validitas dan reliabilitas melalui SPSS menunjukkan bahwa seluruh item instrumen valid serta memiliki nilai Cronbach’s Alpha di atas 0,7, yang berarti instrumen memiliki reliabilitas tinggi. Analisis data menunjukkan bahwa motivasi belajar mahasiswa berada pada kategori sedang hingga tinggi, tercermin dari dominasi skor 3 dan 4 pada sebagian besar item. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara motivasi belajar dan prestasi akademik, dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien regresi sebesar 0,482. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,374 mengindikasikan bahwa 37,4% variasi prestasi akademik mahasiswa dipengaruhi oleh motivasi belajar, sedangkan 62,6% dipengaruhi oleh faktor lain seperti strategi belajar, dukungan lingkungan, kesiapan psikologis, serta faktor eksternal lainnya. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa mahasiswa dengan motivasi belajar lebih tinggi cenderung memiliki prestasi akademik yang lebih baik. Oleh karena itu, institusi pendidikan perlu menyediakan lingkungan belajar yang mendukung dan mampu menumbuhkan motivasi belajar mahasiswa. Penerapan strategi pembelajaran yang variatif, peningkatan interaksi edukatif, serta pemberian umpan balik yang konstruktif menjadi langkah penting dalam meningkatkan motivasi dan prestasi mahasiswa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan kebijakan akademik dalam rangka meningkatkan kualitas proses pembelajaran di perguruan tinggi.