Aan Sugiantomas
Universitas Kuningan

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS SK DAN KD PADA STANDAR ISI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP BERDASARKAN KETERAMPILAN BERBAHASA, ILMU KEBAHASAAN, DAN ILMU KESASTRAAN Aan Sugiantomas; Ratna Risniawati
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/4b5ave14

Abstract

Analisis SK dan KD pada Standar Isi Bahasa Indonesia merupakan salah satu tujuan penelitian untuk menentukan isi, muatan, atau cakupan SK dan KD berdasarkan keterampilan, pengetahuan bahasa, dan literatur yang ada mengenai Standar Isi Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengumpulan data (pengamatan dan dokumentasi) dan teknik pengolahan data (analisis). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah standar konten kelas VII, VIII, dan IX. Berdasarkan hasil analisis penelitian ini, berdasarkan persepsi konten SK dan KD pada standar konten Bahasa Indonesia untuk kelas junior, urutan keterampilan bahasa yang diteliti adalah berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan. Ilmu linguistik yang mencakup SK dan KD mendengarkan meliputi sintaksis/kalimat, fonologi/suara suprasegmental (intonasi, volume, tekanan), semantik/makna, dan morfologi/kata. Ilmu linguistik yang mencakup SK dan KD berbicara meliputi sintaksis/kalimat, fonologi/suara suprasegmental, semantik/makna, dan morfologi. Ilmu linguistik yang mencakup SK dan KD dalam urutan membaca meliputi sintaksis/kalimat, fonologi/suara suprasegmental, dan semantik/makna. Ilmu linguistik yang mencakup SK dan KD dalam urutan menulis meliputi sintaksis/kalimat dan morfologi/pilihan kata. Karya sastra yang mencakup urutan SK dan KD dalam mendengarkan adalah prosa fiksi/novel/cerita, puisi, dan drama. Karya sastra yang mencakup urutan SK dan KD dalam berbicara adalah prosa fiksi/cerpen, drama, dan puisi. Karya sastra yang mencakup urutan SK dan KD dalam membaca adalah prosa fiksi/novel/cerita anak-anak, puisi, dan drama. Sastra ilmiah yang mencakup SK dan KD dalam urutan penulisan adalah puisi, drama, dan prosa fiksi. Secara keseluruhan, berdasarkan penelitian para ahli, disimpulkan bahwa dalam bidang ilmu linguistik, aspek yang paling banyak diteliti adalah sintaksis (kalimat). Dan, dalam cakupan sastra ilmiah, aspek yang paling banyak diteliti adalah prosa fiksi.
ANALISIS SK DAN KD PADA STANDAR ISI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD BERDASARKAN KETERAMPILAN BERBAHASA, ILMU KEBAHASAAN, DAN ILMU KESASTRAAN (Analisis isi SK dan KD Mendengarkan, Berbicara, Membaca, dan Menulis) Aan Sugiantomas; Mahpudin
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jk4tgw68

Abstract

Isi kurikulum standar merupakan hasil kerja pemerintah untuk unit pendidikan dan kemudian dikembangkan oleh masing-masing unit pendidikan. Isi kurikulum standar terdiri dari kompetensi standar dan dasar kompetensi yang mencakup keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis, serta ilmu linguistik yang mencakup fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik, serta ilmu sastra yang mencakup puisi, prosa fiksi, dan drama. Berdasarkan hal tersebut, penulis ingin menganalisis sejauh mana cakupan materi antara keterampilan bahasa, ilmu linguistik, dan ilmu sastra. Berdasarkan hasil penelitian tentang SK dan KD dalam konten mata pelajaran bahasa Indonesia di SD, terlihat bahwa urutan tertinggi dalam keterampilan berbicara, dilihat dari ilmu linguistik, terlihat bahwa urutan tertinggi dalam ilmu semantik linguistik, dan dilihat dari ilmu sastra, terlihat bahwa urutan tertinggi dalam ilmu sastra puisi.
ANALISIS SK DAN KD PADA STANDAR ISI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA BERDASARKAN KETERAMPILAN BERBAHASA, ILMU KEBAHASAAN, DAN ILMU KESASTRAAN (Analisis isi SK dan KD Mendengarkan, Berbicara, Membaca, dan Menulis) Aan Sugiantomas; Eli Nuraliyah
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/krebn618

Abstract

Penelitian tentang analisis SK dan KD pada standar isi mata pelajaran bahasa Indnesia SMA berdasarkan keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan memiliki rumusan masalah: (1) Bagaimana isi SK dan KD pada standar isi SMA mata pelajaran bahasa Indonesia tentang keterampilan berbahasa mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis?; (2) Bagaimana cakupan ilmu kebahasaan dalam SK dan KD mendengarkan pada standar isi SMA mata pelajaran bahasa Indonesia?; (3) Bagaimana cakupan ilmu kebahasaan dalam SK dan KD berbicara pada standar isi SMA mata pelajaran bahasa Indonesia?; (4) Bagaimana cakupan ilmu kebahasaan dalam SK dan KD membaca pada standar isi SMA mata pelajaran bahasa Indonesia?; (5) Bagaimana cakupan ilmu kebahasaan dalam SK dan KD menulis pada standar isi SMA mata pelajaran bahasa Indonesia?; (6) Bagaimana cakupan ilmu kesastraan dalam SK dan KD mendengarkan pada standar isi SMA mata pelajaran bahasa Indonesia?; (7) Bagaimana cakupan ilmu kesastraan dalam SK dan KD berbicara pada standar isi SMA mata pelajaran bahasa Indonesia?; (8) Bagaimana cakupan ilmu kesastraan dalam SK dan KD membaca pada standar isi SMA mata pelajaran bahasa Indonesia?; (9) Bagaimana cakupan ilmu kesastraan dalam SK dan KD menulis pada standar isi SMA mata pelajaran bahasa Indonesia?; (10) Bagaimana cakupan ilmu kebahasaan dan kesastraan dalam keseluruhan SK dan KD pada standar isi SMA mata pelajaran bahasa Indonesia? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis, dengan teknik pengolahan data berupa studi pustaka, observasi, dan dokumentasi. Populasinya adalah standar isi SD, SMP, dan SMA mata pelajaran bahasa Indonesia yang ada di Kabupaten Kuningan yangmengacu pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan mengambil standar isi SMA mata pelajaran bahasa Indonesia sebagai sampel. Berdasarkan hasil analisis data tentang analisis SK dan KD pada standar isi mata pelajaran bahasa Indnesia SMA berdasarkan keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan, yang mendominasi pada pembelajaran siswa di kelas X sampai dengan kelas XII adalah Keterampilan Menulis. Dilihat dari Ilmu Kebahasaan, yang mendominasi pada pembelajaran siswa di kelas X sampai dengan kelas XII adalah Ilmu Kebahasaan Semantik. Dilihat dari Ilmu Kesastraan, yang mendominasi pada pembelajaran siswa di kelas X sampai dengan kelas XII adalah Ilmu Kesastraan Prosa Fiksi.
PERBEDAAN GAYA MENULIS CERITA PENDEK SISWA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DI SMA ISLAM TERPADU (IT) BINAUL UMMAH KELAS XI TAHUN AJARAN 2013/2014 Aan Sugiantomas; Nadiyaturahmah
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2013)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/frcxbh31

Abstract

Dalam pelaksanaan pembelajaran menulis cerita pendek, setiap siswa khususnya siswa laki-laki dan perempuan pasti mendapatkan hasil yang berbeda. Hal tersebut didukung oleh pendapat seorang ahli mengenai perbedaan laki-laki dan perempuan baik dari segi fisik, perilaku, keterampilan berbahasa, serta pola pikir. Karena itulah, bisa saja perbedaan tersebut terjadi dalam hal menulis cerita pendek baik dari segi pengambilan alur, penokohan, latar yang dibangun, titik pengisahan atau sudut pandang serta gaya bahasa berdasarkan subjek dan tempat yang digunakan sebagai unsur-unsur pembangun cerita. Adapun tujuan penulis melakukan penelitian ini ialah karena ingin mengetahui bagaimana gaya menulis cerita pendek siswa laki-laki di SMA Islam Terpadu Binaul Ummah kelas XI, bagaimana gaya menulis cerita pendek siswa perempuan di SMA Islam Terpadu Binaul Ummah kelas XI, serta bagaimana perbedaan gaya menulis cerita pendek siswa laki-laki dan perempuan di SMA Islam Terpadu Binaul Ummah kelas XI. Penelitian ini menggunakan cerita pendek sebagai objek penelitian dan cerita pendek tersebut berjumlah 18, terdiri dari 9 cerita pendek yang ditulis oleh siswa laki-laki dan 9 cerita pendek yang ditulis oleh siswa perempuan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan menggunakan metode penelitian deskriptif komparatif yang termasuk ke dalam metode penelitian kualitatif. Sementara itu, teknik penelitian yang digunakan ialah dengan melakukan tes menulis cerita pendek yakni meminta siswa untuk mengerjakan tes tersebut dalam waktu 1 minggu sebagai pekerjaan rumah. Setelah data yang diperlukan terkumpul, maka penulis menganalisis satu persatu cerita pendek dan mengelompokkannya berdasarkan jenis kelamin pengarang, yakni pengarang laki-laki dan pengarang perempuan kemudian agar lebih mudah mengetahui letak perbedaan cara menulis cerita pendeknya, maka penulis membuat tabel sebagai alat untuk memperjelas data. Hasil dari pengolahan data tersebut ialah, penulis dapat menyimpulkan bahwa dalam kegiatan menulis cerita pendek, siswa laki-laki lebih sedikit menggunakan alur nonkonvensional dibandingkan siswa perempuan, selain itu siswa laki-laki lebih senang menggunakan titik pengisahan orang ketiga, sementara siswa perempuan lebih senang menggunakan titik pengisahan orang kesatu dalam bercerita.
ANALISIS BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KELAS XI SMA SEKABUPATEN KUNINGAN DALAM MENJABARKAN SK/KD DILIHAT DARI KEILMUAN KEBAHASAAN DAN KESASTRAAN INDONESIA Aan Sugiantomas; Kemis Wigunawan
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2013)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/4v2z8c29

Abstract

Rumusan masalah yaitu Bagaimana buku teks bahasa Indonesia Kelas XI SMA Se-Kabupaten Kuningan dalam menjabarkan SK/KD dilihat dari keilmuan kebahasaan dan kesastraan Indonesia? Tujuan penelitian yaitu ingin mengetahui buku teks bahasa Indonesia Kelas XI SMA Se-Kabupaten Kuningan dalam menjabarkan SK/KD dilihat dari keilmuan kebahasaan dan kesastraan Indonesia. Adapun manfaat penelitian yaitu: (1) untuk guru dapat mengetahui dan menilai kebaikan/kekurangan kreatifitas buku teks dalam menjabarkan SKKD sehingga dapat menentukan pilihan buku yang tepat untuk diajarkan; (2) secara umum /pembaca dapat mengetahui dan dapat memilih buku teks yang sesuai, untuk dipergunakan bacaan pribadi, maupun bacaan keluarganya; (3) penelitan ini juga secara keilmuan dimaksudkan untuk menambah ragam bacaan pengetahuan penganalisisan buku teks dan melengkapi buku tentang analisis-analisis yang telah ada. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, menggunakan teknik pengolahan data studi pustaka dan dokumentasi. Buku teks bahasa Indonesia yang digunakan kelas XI SMA baik negeri maupun swasta se-Kabupaten Kuningan yang berjumlah lima buku merupakan populasi penelitian. Adapun penggunaan sampel yaitu sampel dengan teknik sampling purposive. tiga buku teks bahasa Indonesia kelas XI SMA yang dijadikan sampel yaitu berjudul: (1) Aktif Dan Kreatif Berbahasa Indonesia, pengarang Adi Abdul Somad, Aminudin, dan Yudi Irawan; penerbit Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional (BSE) Jakarta; (2) Cerdas Berbahasa Indonesia, pengarang Engkos Kosasih, Penerbit Erlangga Jakarta; (3) Kreatif Berbahasa dan Bersastra Indonesia, pengarang Jumadi, Imron Rosidi, dan Tia, penerbit Universitas Negeri Malang. Berdasarkan hasil analisis pengolahan data buku teks bahasa Indonesia kelas XI SMA se-Kabupaten Kuningan dalam menjabarkan SKKD dilihat keilmuan kebahasaan dan kesastraan yaitu buku 2 Cerdas Berbahasa Indonesia Erlangga lebih kreatif dibandingkan buku 1 Aktif Dan Kreatif Berbahasa Indonesia BSE dan buku 3 Kreatif Berbahasa dan Bersastra Indonesia Universitas Negeri Malang(UNM).
CAKUPAN ILMU KETERAMPILAN BERBAHASA, ILMU KEBAHASAAN, DAN ILMU KESASTRAAN DALAM KI DAN KD PADA STANDAR ISI SMA KELAS XII KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA WAJIB DAN PEMINATAN. Aan Sugiantomas; Tia Kristian
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2014)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fcgymz74

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan Kurikulum yang selanjutnya menarik penasaran peneliti untuk membuktikan apakah benar dalam KI dan KD Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA Kelas XII Kurikulum 2013 terdapat Ilmu Keterampilan Berbahasa, Ilmu Kebahasaan, dan Ilmu Kesatraan, yang selama ini keilmuan tersebut sudah diterima oleh peneliti di bangku kuliah. Rumusan masalah yaitu 1). Bagaimanakah cakupan ilmu keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan dalam KI dan KD pada standar isi SMA kelas XII Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia Wajib? 2). Bagaimanakah cakupan ilmu keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan dalam KI dan KD pada standar isi SMA kelas XII Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia Peminatan? Tujuan Penelitian yaitu 1). Ingin mengetahui cakupan ilmu keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan dalam KI dan KD pada standar isi SMA kelas XII Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia Wajib, 2). Ingin mengetahui cakupan ilmu keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan dalam KI dan KD pada standar isi SMA kelas XII Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia Peminatan. Adapun manfaat penelitian yaitu: 1). a. Penelitian ini diharapkan dapat membantu mengembangkan ilmu pengetahuan, khususnya dalam ilmu kependidikan. 2). a. Agar pembaca tahu ada bidang keilmuan apa saja dalam KI dan KD Kurikulum 2013 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, menggunakan teknik pengolahan data 1) membaca KI KD, 2) menjabarkan KI KD ke dalam skema, 3) menjabarkan skema, 4) memasukan dan menganalisis KI KD ke dalam tabel, 5) menjabarkan dan mendeskripsikan hasil analisis. Standar Isi SMA Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Wajib dan Peminatan merupakan populasi penelitian. Adapun sampel dalam penelitian ini yakni: Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar yang terdapat dalam Standar Isi Kurikulum 2013 SMA Kelas XII Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Wajib dan Peminatan. Berdasarkan hasil analisis pengolahan data “Cakupan Ilmu Keterampilan Berbahasa, Ilmu Kebahasaan, dan Ilmu Kesastraan dalam KI dan KD mata pelajaran Bahasa Indonesia SMA XII Wajib dan Peminatan dapat terlealisasikan dalam Kurikulum 2013 dan yang lebih mendominasi adalah Ilmu Kereampilan Berbahasa (Berbicara, Menulis), Ilmu Kebahasaan (sosiolinguistik, psikolinguistik, jurnalistik, fonologi (bunyi segmental dan suprasegmental), morfologi (kata), sintaksis (kalimat), semantik (jenis makna, relasi, majas), pragmatik), Ilmu Kesastraan (prosa fiksi (lama baru), puisi, drama). Jenis teks yang mendominasi dalam bahan pembelajaran adalah teks jenis jurnalistik.
STRUKTUR TEKS ANEKDOT BERTEMA POLITIK DALAM BUKU “GUS DUR KU GUS DUR ANDA GUS DUR KITA” KARYA MUHAMMAD AS HIKAM SEBAGAI ALTERNATIF PEMILIHAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DI SMA Aan Sugiantomas; Wida Damayanti
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2014)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/hx7fev81

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar keinginan penulis mengetahui isi teks anekdot bertema politik dalam buku “Gus Dur Ku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita” karya Muhammad AS Hikam dan kecocokannya dengan bahan ajar di SMA.Adapun Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu. 1) Bagaimana struktur teks anekdot bertema politik dalam buku berjudul “Gus Dur Ku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita” karya Muhammad AS Hikam? 2) Apakah teks anekdot bertema politik dalam buku berjudul “Gus Dur Ku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita” karya Muhammad AS Hikam dapat dijadikan sebagai alternatif pemilihan bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA? Tujuan penelitian ini 1) Untuk mengetahui struktur teks anekdot bertema politik dalam buku berjudul “Gus Dur Ku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita” karya Muhammad AS Hikam. 2) Untuk mengetahui kemungkinan teks anekdot bertema politik dalam buku berjudul “Gus Dur Ku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita” karya Muhammad AS Hikam dijadikan sebagai alternatif pemilihan bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik penelitiannya terdiri atas teknik pemerolehan data berupa studi pustaka dan dokumentasi, dan teknik pengolahan data dengan cara membaca kumpulan teks anekdot yang terdapat di dalam objek penelitian, memilih teks anekdot bertema politik, menganalisis struktur teks anekdot bertema politik, dan menyimpulkannya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh teks anekdot yang terdapat dalam buku berjudul “Gus Dur Ku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita” karya Muhammad AS Hikam yang terdiri dari 131 judul teks anekdot.Sampelnya yaitu seluruh teks anekdot bertema politik dalam buku berjudul “Gus Dur Ku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita” karya Muhammad AS Hikam yang terdiri dari 20 judul teks anekdot.Kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan adalah sebagai berikut. 1) Dari 20 judul teks anekdot bertema politik dalam buku “Gus Dur Ku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita” Karya Muhammad AS Hikam, ada 13 judul teks anekdot bertema politik yang memiliki struktur lengkap. Yaitu teks anekdot berjudul “Lomba Mancing Indonesia – Malaysia”, “Gurita Korupsi Pasca-Reformasi”, “Demam Rindu Gus Dur”, “Golput dan Neraka”, “Jangan Membangunkan Sapi Tidur”, “Kyai dan Anggota DPR yang Jujur”, “Sekjen Parpol dan Koruptor”, “Pemilih Madura”, “Malaikat dan Mantan Anggota KPK”, “Dokter dan Pasien Transplantasi Hati”, “Pasar Malam NU”, “Malaikat dan Politisi”, “Hasil Korupsi”. 2) Melihat kesesuaian teks anekdot bertema politik dalam buku “Gus Dur Ku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita” karya Muhammad AS Hikam ditinjau dari struktur teks anekdot dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013 di SMA, psikologi perkembangan remaja, dan perkembangan bahasa remaja dapat dijadikan sebagai alternatif pemilihan bahan ajar bahasa Indonesia di SMA. Maka dapat disimpulkan bahwa analisis struktur teks anekdot dalam buku “Gus Dur Ku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita” karya Muhammad AS Hikam dapat dijadikan sebagai alternatif pemilihan bahan ajar bahasa Indonesia di SMA.
CAKUPAN ILMU KETERAMPILAN BERBAHASA, ILMU KEBAHASAAN, DAN ILMU KESASTRAAN DALAM KI DAN KD PADA STANDAR ISI SMA KELAS XI KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA WAJIB DAN PEMINATAN Aan Sugiantomas; Rina Rosiana
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/9ww0k306

Abstract

Penelitian ini tentang Cakupan Ilmu Keterampilan Berbahasa, Ilmu Kebahasaan, dan Ilmu Kesastraan dalam KI dan KD pada Standar Isi SMA Kelas XI Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Wajib dan Peminatan. Rumusan Masalah: 1) Bagaimana cakupan ilmu keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan dalam KI dan KD pada standar isi SMA kelas XI mata pelajaran Bahasa Indonesia Wajib?; 2) Bagaimana cakupan ilmu keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan dalam KI dan KD pada standar isi SMA kelas XI mata pelajaran Bahasa Indonesia Peminatan? Tujuan Penelitian: 1) Ingin mengetahui cakupan ilmu keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan dalam KI dan KD pada standar isi SMA kelas XI mata pelajaran Bahasa Indonesia Wajib; 2) Ingin mengetahui cakupan ilmu keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan dalam KI dan KD pada standar isi SMA kelas XI mata pelajaran Bahasa Indonesia Peminatan. Metode: deskriptif kualitatif. Teknik: teknik pemerolehan data (studi pustaka, observasi, dokumentasi, objek penelitian) dan teknik pengolahan data (analisis). Populasi: standar isi SMA yang mengacu pada kurikulum 2013. Sampel: Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar yang terdapat dalam standar isi SMA kelas XI mata pelajaran Bahasa Indonesia Wajib dan Peminatan dari keseluruhan standar isi yang ada. Simpulan: 1) berdasarkan hasil analisis, Cakupan Ilmu Keterampilan Berbahasa, Ilmu Kebahasaan, dan Ilmu Kesastraan dalam KI dan KD Pada Standar Isi SMA Kelas XI Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Wajib yang lebih mendominasi adalah aspek berbicara dan menulis. Ilmu kebahasaannya yaitu psikolinguistik, sosiolinguistik, jurnalistik, fonologi (bunyi segmental dan bunyi supra segmental), morfologi (kata), sintaksis (kalimat), semantik (jenis makna, relasi makna, majas), pragmatik, dalam hal ini berfungsi sebagai penunjang dalam proses penyampaian informasi. Sedangkan, pada ilmu kesastraan yang lebih mendominasi yaitu puisi lama (pantun), prosa fiksi baru (cerita pendek), prosa fiksi lama (cerita ulang), dan drama. 2) Cakupan Ilmu Keterampilan Berbahasa, Ilmu Kebahasaan, dan Ilmu Kesastraan dalam KI dan KD Pada Standar Isi SMA Kelas XI Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Peminatan yang paling mendominasi adalah aspek keterampilan berbicara dan menulis. Ilmu kebahasaannya yaitu psikolinguistik, sosiolinguistik, jurnalistik, fonologi (bunyi segmental dan bunyi supra segmental), morfologi (kata), sintaksis (kalimat), semantik (jenis makna, relasi makna, majas), pragmatik. Sedangkan ilmu kesastraan yang lebih mendominasi yaitu novel (prosa fiksi baru), prosa fiksi baru (cerita pendek), dan drama.
ANALISIS TOKOH PEREMPUAN DALAM NOVEL BUMI MANUSIA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER (Sebuah Kajian Feminisme Dilihat dari Karakter, Konflik, dan Sikap Tokoh) Arief Darmawan; Aan Sugiantomas
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/13y92x30

Abstract

Karakteristik karya sastra adalah yang dapat mengkristalkan pesan dengan cara implisit atau eksplisit dan menyampaikannya terus menerus selama itu dihargai oleh pembaca. Salah satu karya sastra, novel berjudul Bumi Manusia oleh Pramoedya Ananta Toer secara tipikal berbeda karena memiliki tokoh utama laki-laki, tetapi mengandung semangat feminisme. Oleh karena itu, peneliti menganalisis novel tersebut. Rumusan masalah adalah: 1) siapakah tokoh perempuan dalam novel Bumi Manusia oleh Pramoedya Ananta Toer?; 2) bagaimana karakter tokoh perempuan dalam novel Bumi Manusia oleh Pramoedya Ananta Toer?; 3) bagaimana konflik yang dialami oleh tokoh perempuan dalam novel Bumi Manusia oleh Pramoedya Ananta Toer?; 4) bagaimana sikap tokoh perempuan terhadap konflik dalam novel Bumi Manusia oleh Pramoedya Ananta Toer?; 5) apa substansi feminisme dalam novel Bumi Manusia oleh Pramoedya Ananta Toer? Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui tokoh perempuan dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer; 2) untuk mengetahui karakter tokoh perempuan dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer; 3) untuk mengetahui konflik yang dialami oleh tokoh perempuan dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer; 4) untuk mengetahui sikap tokoh perempuan dalam menghadapi konflik dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer; 5) untuk mengetahui substansi feminisme dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Metode penelitian ini adalah Metode Deskriptif Analitik. Teknik Pengumpulan Data adalah Teknik Dokumentasi. Sumber Penelitian adalah novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Setelah penelitian novel dilakukan, peneliti mengambil kesimpulan bahwa: 1) tokoh perempuan dalam novel ini adalah Nyai Ontosoroh, Annelies Mellema, dan Julia Magda Peters; 2) Karakter tokoh perempuan dalam novel ini berbeda-beda dan mewakili perempuan dalam setiap pekerjaan dan status sosial. Nyai Ontosoroh berpengetahuan luas dan berwibawa, Annelies Mellema cengeng dan manja, Julia Magda Peters cerdas dan motivator, 3) Konflik dalam novel ini didominasi oleh Nyai Ontosoroh; 4) Sikap tokoh perempuan dalam menghadapi konflik berbeda-beda, bergantung pada karakteristik dan pengetahuan tokoh perempuan tersebut; 5) Substansi feminisme dalam novel ini berbeda-beda pada setiap tokoh perempuan, bergantung pada karakter, konflik, dan tindakan mereka dalam menyelesaikan konflik.
PERBANDINGAN SK DAN KD STANDAR ISI KURIKULUM 2006 DENGAN KI DAN KD STANDAR ISI KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SD KELAS RENDAH DILIHAT DARI TAKSONOMI TUJUAN PEMBELAJARAN, CAKUPAN KETERAMPILAN BERBAHASA, ILMU KEBAHASAAN, DAN ILMU KESASTRAAN Aan Sugiantomas; Apryanti Puji Rahayu
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/n49dk491

Abstract

Judul peneilitan ini adalah Perbandingan SK dan KD Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD Standar Isi Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD Kelas Rendah Dilihatdari Taksonomi Tujuan Pembelajaran, Cakupan Keterampilan Berbahasa, Ilmu Kebahasaan, dan Ilmu Kesastraan. Rumusan masalah: (1) bagaimanakantaksonomi tujuan pembelajaran pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia kelas rendah? (2) bagaimanakantaksonomi tujuan pembelajaran pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia kelas rendah? (3) bagaimanakan perbandingan taksonomi tujuan pembelajaran pada SK dan KD standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia kelas rendah? (4) bagaimanakan hasil analisis cakupan keterampilan berbahasa pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah? (5) bagaimanakan cakupan keterampilan berbahasa pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah? (6) bagaimanakan perbandingan cakupan keterampilan berbahasa SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah? (7) bagaimanakan hasil analisis cakupan ilmu kebahasaan pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah? (8) bagaimanakan cakupan ilmu kebahasaan pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah ? (9) bagaimanakan perbandingan cakupan ilmu kebahasaan SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah? (10) bagaimanakan hasil analisis cakupan ilmu kesastraan pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah? (11) bagaimanakan cakupan ilmu kesastraan pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah? (12) bagaimanakan perbandingan cakupan ilmu kesastraan SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah?Tujuan penelitianini adalah: (1) ingin mengetahui taksonomi tujuan pembelajaran pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (2) ingin mengetahui taksonomi tujuan pembelajaran pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (3) ingin mengetahui perbandingan SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah dari taksonomi tujuan pembelajaran; (4) ingin mengetahui hasil analisis cakupan keterampilan berbahasa pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (5) ingin mengetahui cakupan keterampilan berbahasa pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (6) ingin mengetahui perbandingan cakupan keterampilan berbahasa SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas; (7) ingin mengetahui hasil analisis cakupan ilmu kebahasaan pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (8) ingin mengetahui cakupan ilmu kebahasaan dalam KI dan KD pada standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (9) ingin mengetahui perbandingan cakupan ilmu kebahasaan SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (10) ingin mengetahui hasil analisis cakupan ilmu kesastraan pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (11) ingin mengetahui cakupan ilmu kesastraan pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (12) ingin mengetahui perbandingan cakupan ilmu kesastraan SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah.Metode: deskriptif kualitatif. Simpulan: (1) taksonomi tujuan pembelajaran pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indoneisa SD kelas rendah yang lebih mendominasi pada urutan pertama adalah ranah kognitif pemahaman (C2), urutan kedua ranah adalah afektif penerimaan (A1), pada urutan terakhir adalah ranah psikomotor reaksi yang diarahkan (A3), hal tersebut dapat diperoleh dari hasil analisis kata kerja operasional; (2) taksonomi tujuan pembelajaran pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indoneisa SD kelas rendah yang lebih mendominasi pada urutan pertama adalah ranah kognitif pemahaman (C2), urutan kedua adalah ranah afektif responsif (A2) dan afektif menilai (A3), pada urutan terakhir adalah ranah psikomotor reaksi yang diarahkan (P3), hal tersebut dapat diperoleh dari hasil analisis kata kerja operasional; (3) perbandingan taksonomi tujuan pembelajaran pada SK dan KD standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah yang diperoleh dari simpulan hasil analisis kata kerja operasional, setelah diurutkan yang lebih mendominasi pada urutan pertama adalah ranah kognitif pemahaman (C2), kedua adalah ranah afektif penerimaan (A1), afektif responsif (A2), dan afektif menilai (A3); (4) hasil analisis cakupan keterampilan berbahasa pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah yang lebih mendominasi pada urutan pertama adalah keterampilan berbahasa pada aspek berbicara, kedua adalah keterampilan berbahasa pada aspek menyimak, ketiga adalah keterampilan berbahasa pada sapek membaca, dan yang terakhir adalah keterampilan berbahasa pada kategori menulis; (5) cakupan keterampilan berbahasa pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah yang mendominasi pada urutan pertama adalah keterampilan berbahasa aspek menyimak ekstensif (Mny1) dan menyimak intensif (Mny2), pada urutan kedua adalah keterampilan berbahasa aspek berbicara tidak resmi (B1) dan berbicara resmi (B2), pada urutan ketiga adalah keterampilan berbahasa aspek membaca nyaring (Mbc1) dan membaca dalam hati (Mbc2), dan yang terakhir adalah keterampilan berbahasa aspek menulis narasi (Mn1), menulis deskripsi (Mn2), menulis eksposisi (Mn3), dan menulis argumentasi (Mn4); (6) perbandingan cakupan keterampilan berbahasa SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah setelah diurutkan yang lebih mendominasi pada urutan pertama adalah keterampilan berbahasa aspek berbicara tidak resmi (B1) dan berbicara resmi (B2), kedua adalah keterampilan berbahasa aspek menyimak ekstensif (Mny1) dan menyimak intensif (Mny2), pada urutan ketiga adalah keterampilan berbahasa aspek membaca nyaring (Mbc1) dan membaca dalam hati (Mbc2), dan yang terakhir adalah keterampilan berbahasa aspek menulis narasi (Mn1), menulis deskripsi (Mn2), menulis eksposisi (Mn3), dan menulis argumentasi (Mn4); (7) hasil analisis cakupan ilmu kebahasaan pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah pada urutan pertama yang lebih mendominasi adalah ilmu kebahasaan fonologi pada ketegori bunyi suprasegmental (F4), pada urutan kedua ilmu kebahasaan sintaksis pada kategori kalimat (Si3), pada urutan ketiga terdapat ilmu kebahasaan semantik pada kategori jenis makna (S1), dan terakhir adalah ilmu kebahasaan morfologi pada kategori kata (M2); (8) cakupan ilmu kebahasaan pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah yang mendominasi pada urutan pertama adalah ilmu kebahasaan fonologi pada kategori bunyi segmental (F1) dan bunyi suprasegmental (F2), pada urutan kedua adalah ilmu kebahasaan morfologi pada kategori kata (M2), urutan ketiga adalah ilmu kebahasaan sintaksis pada kategori kalimat (Si3), dan yang terakhir adalah ilmu kebahasaan semantik pada kategori jenis makna (Sem1), relasi makna (Sem2), dan majas (Sem4); (9) perbandingan cakupan ilmu kebahasaan SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah setelah diurutkan, yang lebih mendominasi pada urutan pertama adalah ilmu kebahasaan fonologi pada kategori bunyi segmental (F1) dan bunyi suprasegmental (F2), pada urutan kedua adalah ilmu kebahasaan morfologi pada kategori kata (M2), urutan ketiga adalah ilmu kebahasaan sintaksis pada kategori kalimat (Si3), dan yang terakhir adalah ilmu kebahasaan semantik pada kategori jenis makna (Sem1), relasi makna (Sem2), dan majas (Sem4); (10) hasil analisis cakupan ilmu kesastraan pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah pada urutan pertama yang mendominasi adalah ilmu kesastraan puisi pada kategori puisi (P3), urutan kedua adalah ilmu kesastraan prosa fiksi pada kategori dongeng (PF2), dan terakhir adalah ilmu kesastraan drama; (11) cakupan ilmu kesastraan pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah yang lebih mendominasi adalah ilmu kesastraan drama, pada urutan kedua adalah ilmu kesastraan puisi pada kategori puisi lama (P1) dan puisi baru (P2), pada urutan terakhir adalah ilmu kesastraan prosa fiksi pada kategori prosa fiksi lama (PF1) dan prosa fiksi baru (PF2); (12) perbandingan cakupan ilmu kesastraan SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah setelah diurutkan yang lebih mendominasi pada urutan pertama adalah ilmu kesastraan puisi pada kategori puisi lama (P1) dan Puisi baru (P2), pada urutan kedua adalah ilmu kesastraan prosa fiksi pada kategori prosa fiksi lama (PF1) dan prosa fiksi baru (P2), serta ilmu kesastraan drama.