Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG INFRASTRUKTUR DI KELURAHAN ANDURING KOTA PADANG NOFITA, ROSI; DRS. Bakaruddin, Ms, DRS. Bakaruddin, Ms; Yuherman, SP., M.Pd, Yuherman, SP., M.Pd
Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi
Publisher : STKIP PGRI Sumbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK                                                                                                      Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data, menganalisis dan membahas tentang bagaimana persepsi masyarakat terhadap infrastruktur yang ada di Kelurahan Anduring Kota Padang dari: 1) kondisi sekolah, 2) keadaan sumber air bersih, 3) kondisi jalan dan jembatan, 4) ketersediaan listrik jalan lingkungan dan 5) ketersediaan tempat pembuangan sampah (TPS). Jenis penelitian ini tergolong penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah semua masyarakat yang bertempat tinggal di Kelurahan Anduring Kota Padang, dan dengan jumlah KK 1880 Kepala Keluarga dan 135 sampel penelitian. Sampel penelitian diambil dengan teknik proportional random sampling yaitu 135 orang. Pengumpulan data menggunakan angket terbimbing, analisa yang digunakan adalah statistik Deskriptif dengan memakai formula Persentase. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut; 1) Kondisi sekolah di Kelurahan Anduring Kota Padang termasuk kurang maksimal dengan rata-rata Tingkat Pencapaian Jawaban Responden (TCR) adalah 59,96%, (2) Keadaan sumber air bersih di Kelurahan Anduring Kota Padang termasuk tidak maksimal dengan rata-rata  Tingkat Pencapaian Jawaban Responden (TCR) adalah 51,17%, (3) Kondisi jalan dan jembatan di Kelurahan Anduring Kota Padang termasuk tidak maksimal dengan rata-rata Tingkat Pencapaian Jawaban Responden (TCR) adalah 44,24%, (4) Ketersediaan listrik di sepanjang jalan lingkungan di Kelurahan Anduring Kota Padang termasuk tidak maksimal dengan rata-rata  Tingkat Pencapaian Jawaban Responden (TCR) adalah 50,8%. dan (5) Kondisi tempat pembuangan sampah (TPS) di Kelurahan Anduring Kota Padang terhadap termasuk tidak maksimal dengan rata-rata Tingkat Pencapaian Jawaban Responden (TCR) adalah 43,17%. 
Faktor Risiko Kejadian Miopia Pada Anak Usia 7–11 Tahun Di JTEC RS Harapan Bunda Jakarta Timur Sari, Evi Nurlita; Nofita, Rosi; Sartika, Aprilina; Elizabeth, Beatrix
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.25199

Abstract

Prevalensi miopia pada anak-anak terus meningkat setiap tahunnya, termasuk di Indonesia. Miopia yang tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi serius seperti glaukoma, katarak, dan ablasi retina serta atrofi. Berdasarkan studi pendahulu di JTEC Rumah Sakit Harapan Bunda, prevalensi miopia meningkat dari 33% menjadi 67%. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan antara faktor genetik, jenis kelamin, aktivitas luar ruangan, dan penggunaan gadget dengan kejadian miopia pada anak usia 7-11 tahun di JTEC Rumah Sakit Harapan Bunda. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 81 anak usia 7-11 tahun yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui membagian informed consent, serta kuesioner terkait faktor risiko. Kemudian, data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan komputer dengan program komputer. Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara jenis kelamin dan kejadian miopia dengan nilai 0,007 (p 0,05). Faktor genetik nilai p = 0,002(p 0,05). Aktivitas luar ruangan nilai p = 0,039 (p 0,05). Penggunaan gadget dengan nilai p = 0,001(p0,05). Terdapat hubungan signifikan antara faktor genetik, jenis kelamin, aktivitas luar ruangan, dan penggunaan gadget dengan kejadian miopia pada anak usia 7–11 tahun.