Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prakiraan Perubahan Suhu Permukaan Laut dengan Neuralprophet di Taman Laut Bunaken Syahrin, Khairummin Alfi; Disera, Tiara Emanuella; Nesty Youwe, Angelina Serena Gracella; Merdeka, Juang; Saputra, Agung Hari; Norman, Yosik; Nugraheni, Imma Redha
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol3iss2pp42-50

Abstract

Penelitian ini mengkaji prediksi suhu permukaan laut (SPL) di Taman Laut Bunaken yang diproyeksikan meningkat secara signifikan, dengan dampak yang berpotensi besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan model Neuralprophet, yang merupakan pengembangan dari Facebook Prophet dan menunjukkan peningkatan kinerja prediksi. Tujuan penelitian ini adalah memprediksi SPL hingga tahun 2032, serta mengidentifikasi konfigurasi hyperparameter Neuralprophet yang memberikan performa optimal. Model Neuralprophet dilatih menggunakan 80% data, menghasilkan nilai MAE training sebesar 0.204115, RMSE training sebesar 0.258052, dan Loss training sebesar 0.004066. Pada tahap pengujian dengan 20% sisa data, model menghasilkan MAE validasi sebesar 0.216127, RMSE validasi sebesar 0.27317, dan Loss validasi sebesar 0.003463. Hasil prediksi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata SPL sebesar 0.003815°C per bulan selama 120 bulan, dengan estimasi total peningkatan SPL sebesar 0.4578°C pada tahun 2032.
ANALISIS HUBUNGAN PRECIPITABLE WATER HARIAN DENGAN FENOMENA OSCILLASI MADDEN-JULIAN (MJO) PADA SKALA INTRASEASONAL MENGGUNAKAN METODE EOF (2001-2021) Jannata, Juan Idhar; Manabung, Aurelia Ira Stevi; Simanulang, Dosso Ganimel Aditya; Arroisi, Muhammad Rakien; Norman, Yosik
DiJITAC : Digital Journal of Information Technology and Communication DiJITAC, Vol 5 No.2, April 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/dijitac.v5i2.9829

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan antara Precipitable Water (PW) harian dan fenomena Oscillasi Madden-Julian (MJO) pada skala intraseasonal menggunakan metode Empirical Orthogonal Function (EOF) selama periode 2001-2021. Data PW harian diperoleh dari Reanalysis Data dan difokuskan pada wilayah Indonesia, khususnya Sumatera. Metode EOF digunakan untuk mengidentifikasi pola dominan dalam distribusi spasial dan temporal PW, yang kemudian dikaitkan dengan fase-fase MJO. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai PW di wilayah ini sangat dipengaruhi oleh aktivitas MJO, terutama pada fase konvektif, yang meningkatkan potensi pembentukan awan dan curah hujan. Mode EOF pertama menggambarkan pola variabilitas dominan yang berkaitan erat dengan mekanisme atmosfer tropis. Distribusi PW bervariasi sesuai fase MJO, dengan nilai tertinggi pada musim hujan (Desember-Februari) dan terendah pada musim kemarau (Juni-Agustus). Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang dinamika atmosfer di Indonesia, mendukung prakiraan cuaca yang lebih akurat, serta mitigasi dampak cuaca ekstrem. This study examines the relationship between daily Precipitable Water (PW) and the Madden-Julian Oscillation (MJO) phenomenon on an intraseasonal scale using the Empirical Orthogonal Function (EOF) method for the period 2001-2021. Daily PW data were sourced from Reanalysis Data and focused on the Indonesian region, specifically Sumatra. The EOF method was employed to identify dominant patterns in the spatial and temporal distribution of PW, which were then correlated with MJO phases. Results indicate that PW values in this region are significantly influenced by MJO activity, especially during convective phases, which enhance cloud formation and precipitation potential. The first EOF mode highlights dominant variability patterns strongly associated with tropical atmospheric mechanisms. PW distribution varies across MJO phases, with the highest values during the wet season (December-February) and the lowest during the dry season (June-August). This study provides critical insights into atmospheric dynamics in Indonesia, supporting more accurate weather forecasts and extreme weather impact mitigation.Air terpresipitasi