Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI NOMOR 35 TAHUN 2020 TENTANG PENCEGAHAN PENULARAN COVID – 19 DIKELURAHAN BALAPULANG WETAN KABUPATEN TEGAL Maulida Putri Rahmawati
JUSTICE: Journal of Social and Political Science Vol 1 No 2 (2022): JUSTICE: Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1029/justice.v1i2.19

Abstract

Skripsi ini menganalisis dan mendeskripsikan mengenai Implementasi Peraturan Bupati Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penularan Covid – 19 dikelurahan Balapulang Wetan Kabupaten Tegal. Dalam hal ini salah satu kasusnya ialah masyarakat masih banyak yang enggan memakai masker ketika berpergian atau melakukan aktifitas sehari-hari seperti pergi ke pasar, pergi bekerja dan lainnya, bahkan di tempat umum masyarakat tidak menghiraukan kerumunan masa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi peraturan bupati Tegal nomer 35 tahun 2020 tentang Pencegahan Penularan Covid – 19 Di kelurahan Balapulang Wetan Kabupaten Tegal serta untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi implementasi peraturan bupati Tegal nomer 35 tahun 2020 tentang Pencegahan Penularan Covid – 19 Di kelurahan Balapulang Wetan Kabupaten Tegal. Motode deskriptif analitis dipilih untuk menunjang pengkajian, guna menganalisis data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah telah memberlakukan pembatasan atau jaga jarak sesuai peraturan yang tertulis dalam Peraturan Bupati. Namun, Keberadaan masyarakat yang luas terkadang tidak sepenuhnya dapat mematuhi serta mentaati peraturan yang berlaku tetapi berbagai elemen pemerintahan mengupayakan monitoring ketat terhadap masyarakat terutama pada saat PSBB.
Peluang Dan Tantangan Program Smart City Pada Pelayanan Publik Di Kabupaten Kendal Maulida Putri Rahmawati; Muhammad Fatchuriza; Suwarji
JUSTICE: Journal of Social and Political Science Vol 1 No 2 (2022): JUSTICE: Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1029/justice.v1i2.24

Abstract

Smart city adalah konsep kota pintar yang dirancang untuk membantu berbagai aktivitas masyarakat, terutama upaya mengelola sumber daya yang ada secara efisien dan memberikan kemudahan akses informasi kepada masyarakat. Enam Pilar dalam penerapan smart city meliputi Smart Governance, Smart Branding, Smart Ekonomi, Smart Living, Smart Enviroment dan Smart Society. Fokus penelitian ini terdapat di Kabupaten Kendal yang merupakan salah satu Kabupaten yang terpilih dalam percontohan smart city di Indonesia.Mengingat bahwa konsep smart city masih terus dikembangkan, maka perlu dianalisis apa saja peluang dan tantangan program smart city khususnya pada bidang pelayanan publik.Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan melalui data sekunder. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis peluang dan tantangan program smart city pada pelayanan publik di Kabupaten Kendal. Selain itu juga untuk menganalisis apa saja pogram smart city yang berkaitan pada pelayanan publik di Kabupaten Kendal. Dengan harapan pemanfaatan teknologi pada bidang pelayanan publik dapat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya kecerdasan masyarakat untuk kesuksesan penerapan konsep smart city. Kata Kunci : Smart City, Pelayanan Publik, Kabupaten Kendal
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP PASIEN PESERTA BPJS DI PUSKESMAS ROWOSARI KABUPATEN KENDAL Maulida Putri Rahmawati; Gandhi Wulung Sanjaya
JUSTICE: Journal of Social and Political Science Vol 3 No 1 (2024): JUSTICE: Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/justice.v3i2.47

Abstract

Puskesmas sebagai salah satu sarana pelayanan kesehatan yang paling penting dalam mengemban tugas untuk memberi pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang memberikan gambaran tentang upaya Puskesmas Rowosari 1 dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien yang berobat di Puskesmas Rowosari 1. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik berupa observasi dikembangkan dengan wawancara kepada informan. Data tersebut kemudian di analisis dan di kumpulkan penulis selanjutnya disajikan secara deskriptif kualitatif yang diperoleh dari hasil wawancara dan observasi. Teori yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan Teori Parasuraman (2014) yakni lima dimensi pokok kualitas pelayanan yang biasa dikenal dengan istilah kualitas pelayanan “RATER” (Responsiveness, Assurance, Tangible, Empathy, dan Reliability). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas Rowosari 1 telah melaksanakan pelayanan namun tingkat keramahan dalam pelayanan masih kurang, kemudian pencatatan maupun pemeriksaan kepada pasien BPJS dengan baik, petugas telah melaksanakan pencatatan data pasien BPJS, pemeriksaan pasien maupun tindak lanjut pasien sesuai dengan prosedur. Pelayanan terhadap pasien BPJS telah disesuaikan dengan keluhan yang dirasakan pasien. Seharusnya di dalam sebuah pelayanan, Puskesmas Rowosari 1 mengerti dimensi-dimensi yag menunjang pelayanan agar terlaksana dengan baik.
Strategi Pemerintah Desa dalam Upaya Pencegahan Stunting: Studi Kasus Desa Kadilangu, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal Fajar Ifan Dolly; Maulida Putri Rahmawati
JUSTICE: Journal of Social and Political Science Vol 4 No 2 (2025): JUSTICE: Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/334p8214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Pemerintah Desa Kadilangu dalam upaya pencegahan stunting serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi Kepala Desa, Kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM), dan tenaga kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemerintah desa dijalankan berdasarkan fungsi POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling). Perencanaan dilakukan melalui forum rembug stunting dan dituangkan ke dalam RKPDes dan APBDes. Pengorganisasian melibatkan KPM, bidan desa, RT/RW, dan tokoh masyarakat. Pelaksanaan mencakup kegiatan kelas ibu hamil, pemberian makanan tambahan (PMT), serta edukasi gizi masyarakat. Pengawasan dilakukan melalui evaluasi berkala, rembug stunting, dan pendataan posyandu. Kendala utama meliputi rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan anggaran, dan masih rendahnya kesadaran gizi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemerintah desa sudah sistematis dan kolaboratif, namun perlu penguatan kapasitas kader dan peningkatan kesadaran masyarakat untuk keberlanjutan program
Budidaya Ikan dalam Ember Berbasis Teknologi dan Manajemen untuk Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Kendal Adhisty Kartika Dewi; Maulida Putri Rahmawati; Eka Kurnia Patmasari
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi Hasil Pengadian (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/6yqepe03

Abstract

Fish cultivation in buckets (budikdamber) is an appropriate technology that supports household food security and community income generation. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of members of the Rowosari Subdistrict Youth Organization, Kendal Regency, in implementing Budikdamber through technology and business management. The program was conducted in collaboration with the Marine and Fisheries Office of Kendal Regency, the Kendal Regency Youth Organization, and the Rowosari Subdistrict Government. The activities consisted of preparation, implementation, monitoring, and evaluation through lectures, discussions, demonstrations, hands-on practice, and pre-test–post-test evaluation involving 33 participants. The results showed that participants' average understanding increased from 64.8% to 93.2%, while 96.97% of participants successfully assembled the Budikdamber system independently. The program effectively enhanced participants' knowledge and practical skills in applying appropriate aquaculture technology and basic business management for community empowerment.
EVALUASI TATA KELOLA SAMPAH DI KABUPATEN KENDAL DALAM PERSPEKTIF GOOD ENVIRONMENTAL GOVERNANCE DAN AGENDA TRANSISI HIJAU NASIONAL Maulida Putri Rahmawati
Nusantara Hasana Journal Vol. 6 No. 2 (2026): Nusantara Hasana Journal, July 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v6i2.2318

Abstract

Waste management represents an increasingly complex environmental governance challenge, requiring an approach that goes beyond mere waste handling to include reduction at the source and support for the national green transition agenda. This study aims to evaluate waste management through the lens of Good Environmental Governance (GEG) and analyze its alignment with the national green transition agenda, focusing on the context of Kendal Regency. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted on scholarly literature from the past five years regarding waste management, GEG, public participation, institutional aspects, collaboration, the circular economy, and environmental sustainability. The synthesis identifies six key aspects determining the quality of waste management: regulation and law enforcement; public participation; transparency and accountability; institutional capacity and collaboration; management effectiveness; and orientation toward the circular economy and green transition. The findings indicate that Kendal Regency’s primary challenge lies in low rates of waste reduction at the source, resulting in a management system that remains largely focused on waste handling. The study concludes that strengthening GEG—through governance that is participatory, transparent, accountable, collaborative, and circular-economy-oriented—is essential to drive the transformation of waste management in Kendal Regency toward a more ecological and sustainable system.