Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Uji Kesesuaian Pesawat Sinar X Radiografi Mobile Merk Drgem Topaz-40d Menggunakan X-Ray Multimeter PIRANHA Hyperastuty, Agoes Santika; Mukhammad, Yanuar; Sugeng, Sugeng
Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol 6 No 1 (2021): JOURNAL OF HEALTH SCIENCE (JURNAL ILMU KESEHATAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/jik.v6i1.1287

Abstract

Sesuai dengan peraturan Badan Pengawas Tenaga Nuklir Republik Indonesia nomor 2 tahun 2018 bahwa pesawat sinar X ray yang belum mempunyai sertifikat uji kesesuaian dan pesawat sinar X yang akan melampaui masa uji berkala harus mempunyai sertifikat uji kesesuaian alat. Uji kesesuaian pesawat sinar X ray dilakukan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Kepala Badan untuk melaksanakan Uji Kesesuaian dan menerbitkan sertifikat Uji Kesesuaian. Kami telah melakukan uji kesesuaian (Compliance Test) terhadap pesawat sinar-X radiografi mobile merk DRGEM Topaz-40D. Tujuannya adalah untuk memastikan pesawat sinar X dalam kondisi ANDAL,ANDAL dalam perbaikan atau tidak ANDAL. Jenis pengujian yang dilakukan diantaranya Uji kolimasi berkas cahaya, Uji generator dan tabung sinar X. Dari hasil penelitian untuk uji iluminasi didapatkan hasil 292,25 lux, uji selisih lapangan kolimasi dengan berkas sinar X 0,6 dan 0,7, sedangkan ketegaklurusan berkas sinar X diukur dengan multimeter sinar X adalah 1 º. Untuk uji generator dan tabung sinar X meliputi uji akurasi tegangan error menunjukkan 0,4 %, uji akurasi waktu penyinaran error menunjukkan 1,4%. Uji linieritas didapatkan CL=0,02 dengan pengambilan focus besar dan focus kecil. Uji reproduksibilitaas tegangan, waktu dan dosis mendapatkan keluaran radiasi 0,001 dengan waktu eksposi 0,000 dan tegangan puncak 0.001. Uji kualitas HVL dengan pengaturan tegangan 70 dan 80 kV yang dipasang secara permanen mendapatkan hasil 2,8 mmAl dan 3,2 mmAl.Uji kebocoran tabung dihitung mencapai 1 mGy/jam. Dari semua hasil pengukuran yang telah dilakukan hasil uji dalam rentang nilai lolos uji yang ditetapkan oleh BAPETEN. Sesuai PERBA BAPETEN No.2 Tahun 2018 bahwa pesawat X-ray radiografi mobile merk DRGEM Topaz-40D dinyatakan dalam kondisi ANDAL. Metode ini bisa dilakukan untuk uji kesesuaian pesawat sinar x ray radiografi mobile atau pesawat sinar x ray radiografi umum terpasang tetap. kunci—Uji kesesuaian, pesawat x ray radiografi mobile, ANDAL, Piranha
Analisis Akurasi Modul Amplifier HX711 untuk Timbangan Bayi Mukhammad, Yanuar; Santika, A.; Haryuni, Sri
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 4 No. 1 (2022): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v4i1.15148

Abstract

Pengukuran berat dan tinggi badan bayi sangatlah penting guna kepantingan perkembangan bayi yang baru lahir, dari data berat dan tinggi bayi maka didapatlah analisa yang bisa dilakukan oleh bidan atau dokter dari tingkat rentan akan penyakit yang diderita. Pembuatan alat ini menggunakan metode regresi linier dengan pengukuran berat dan tinggi yang dilakukan. Dari data yang didapat dengan sensor loadcell dan amplifier HX711didapatkan tingkat akurasi dari pengukuran berat paling bagus yaitu mecapai error 0.01 peresen pada berat 1kg atau 1000gr dan memiliki error paling besar yaitu 4,66 persen pada 50 gr. Sehingga modul Hx711 bisa digunakan untuk amplifier timbangan bayi.
Analisis Pengaturan Faktor Eksposi Dosis Serap Pasien Menggunakan Piranha 557 Hyperastuty, Santika Agoes; Mukhammad, Yanuar; Andayani, Budi
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 4 No. 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v4i2.17437

Abstract

Penelitian ini menggunakan pesawat x-ray digital dengan phantom ukuran ketebalan 10,14,20 cm dengan alat ukur X-Ray Multimeter Piraha 557 dan pita ukur. Tujuan penelitian ini mencari nilai kV,mA dan waktu untuk menghasilkan citra yang bagus tetapi dengan dosis serap kecil. Untuk pengaturan range kV yang digunakan adalah 60-80kV, sedangkan mA yang digunakan 200,250 dan 320mA. Untuk waktu ekspose 4,8,12 detik. Hasil yang diperoleh dari 15 kali uji coba pada fantom yang memodelkan bagian thorax pada manusia dengan spesifikasi berupa tingkat ketebalan 10 cm untuk memperoleh gambar yang bagus maka pengaturan untuk kV,mA dan waktunya adalah 60kV,200mA, 4 detik dengan dosis serapnya 0.0055mGy/s. Untuk phantom dengan ketebalan 14 cm dibutuhkan pengaturan kV,mA dan waktu yaitu 65kV, 250mA dan 8 detik dengan dosis serap 0.0082mGy/s. Sedangkan untuk phantom dengan ketebalan 20cm kV,mA dan waktu adalah 70kV, 320mA dan 12 detik dengan dosis serap yang diterima 0.0107 mGy/s. Untuk dosis serap yang disarankan untuk pemeriksaan thorax apabila ketebalan 10cm adalah 0.064, bila 14cm - 0.241 mGy/s dan ketebalan 20 cm adalah 0.314 mGy/s.Dari ketiga data tersebut maka dosisnya serap yang diterima pasien masih di range yang ditentukan.