Ahmad Hamdan
STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMAKSIMALKAN KEMAMPUAN PENYIARAN DIGITAL MELALU PODCAST, RADIO STREAMING, DAN YOUTUBE DI MAN BINTAN Nova Dwiyanti; Afna Fitria Sari; Ahmad Hamdan; Ning Ratna Sinta Dewi; Yozi Rahmadeni
MINDA BAHARU Vol 5, No 2 (2021): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v6i1.3672

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memaksimalkan kemampuan dalam memanfaatkan penyiaran digital sebagai alat penunjang pembelajaran siswa MAN Bintan melalui Podcast, Radio Streaming, dan Youtube. Kegiatan pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan atau metodelogi Metode Participatory Action (PAR).. Setelah dilakukannya pengabdian maka dapat terlihat kemampuan, pemahaman, kreatifitas dan minat siswa dalam menggunakan media digital. Hasil dari kegiatan pengabdian yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan kemmapuan siswa dalam penyiaran digital dengan memanfaatkan Podcast, Radio Streaming, dan Youtub. Hasil dari kegiatan juga telihat antusias dan ketertarikan yang tinggi siswa terhadap kegiatan pelatihan ini seperti pada penampilan siswa pada praktek pelaksanaannya yaitu, memunculkan sikap berani dan percaya diri, mampu berkomunikasi dengan baik dan benar, terutama dalam penggunaan dan pemilihan kata-kata dan bahasa yang akan disampaikan yang dianggap dapat menarik setiap orang yang mendengarnya. Kegiatan pengabdian ini juga untuk memberikan sumbangan ilmu yang bermanfaat terhadap guru dan siswa Maka pihak sekolah mengharapkan adanya kegiatan lanjutan agar siswa dapat mendalami dunia digital secara maksimal.
Transformasi Pola Komunikasi Sosial Dakwah Era New Media (Tantangan dan Peluang Bagi Persatuan Mubaligh Kabupaten Lingga) Ahmad Hamdan; Romi Aqmal; Syafi'i Ali
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : STISIPOL Raja Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v8i1.420

Abstract

The phenomenon of digital Islamic preaching (dakwah) has sparked new and compelling discourse in religious, media, and cultural studies due to its profound socio-religious implications. The transformation of dakwah communication through short-form, massively distributed content not only risks spreading misinformation among communities but may also cultivate radicalism and intolerance when misinterpreted. This study examines the transformation of dakwah communication patterns in the new media era within the Lingga Regency Preachers Association (PMKL), analyzing both its challenges and opportunities. Using a qualitative phenomenological approach, data was collected through observation, interviews, focus group discussions (FGDs), and documentation, then analyzed through qualitative descriptive methods. Findings reveal three key transformations: (1) a shift from conventional one-way communication to instant, multidirectional dissemination; (2) the rise of fragmented and personalized content; and (3) evolving linguistic styles and preaching models. Challenges for PMKL in the new media landscape include: preachers' need for digital literacy, diverse opinions on social media, ethical communication standards, limited content creativity, and uneven internet access in certain areas. Conversely, new media offers opportunities such as global information reach, extensive data accessibility, online community building, inter-preacher collaboration, and improved efficiency in time, transportation, and accommodation management.