Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Handasah

PEMANFAATAN LIMBAH KERAMIK SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT KASAR UNTUK BETON TERHADAP ABSORPSI, KUAT TEKAN, DAN KUAT TARIK BELAH rosbi; Auliya Isti Makrifa
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melihat ketersediaan bahan baku pembuatan keramik sangat melimpah di Indonesia maka industri keramik tidak akan pernah mati, malah justru akan semakin berkembang dikarenakan banyak industri yang menghasilkan bentuk yang unik dan kreatif, limbah yang dihasilkanpun akan banyak walaupun limbahnya ramah lingkungan. maka pada penelitian ini, dicoba menggunakan material limbah keramik tersebut sebagai pengganti sebagian agregat kasar dalam campuran beton. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh limbah keramik sebagai pengganti sebagian aggregat kasar pada campuran beton terhadap kuat tekan ,kuat tarik belah dan mengetahui absorpsi beton yang dihasilkan. Pembuatan beton ini berdasarkan SNI 03-2834-2000,benda uji yang dibuat berukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm,mutu beton yang direncanakan f’c 20 MPa. Dengan proporsi campuran ada 5 variasi yaitu beton normal,limbah keramik dengan variasi campuran 20%,22%,24% dan 26% sebagai pengganti sebagian agregat kasar. Parameter pengujian yaitu absorpsi,kuat tekan, dan kuat tarik belah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan limbah keramik memberikan pengaruh terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Nilai kuat tekan beton mengalami peningkatan pada proporsi limbah keramik 20% diperoleh kuat tekan tertinggi yaitu sebesar 30,1 MPa,nilai kuat tarik belah beton mengalami peningkatan pada proporsi limbah keramik 20% diperoleh kuat tekan tertinggi yaitu sebesar 3,02 MPa. Penggunaan limbah keramik sangat berpengaruh terhadap absorpsi beton dimana variasi campuran yang mendapatkan nilai absorpsi optimum adalah variasi campuran 26% dengan nilai absorpsi 3,674%. Sehingga pada penelitian ini disimpulkan bahwa semakin besar proporsi limbah keramik sebagai pengganti sebagian agregat kasar maka semakin menurun nilai kuat tekan dan kuat tarik belah yang diperoleh.
Pengaruh Lama Waktu Curing Terhadap Nilai Cbr pada Tanah Tebing di Kecamatan Batu Layar dengan Campuran Abu Sekam Padi dan Kapur Auliya Isti Makrifa; Prasetiawan, Jauhari; anita
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lempung yang dipergunakan dengan nilai CBR rendah akan menghasilkan suatu konstruksi yang tidak optimal hasilnya (cepat rusak). Untuk itu, jika akan dipergunakan suatu konstruksi sebaiknya nilai CBR dinaikan agar mampu menahan beban di atasnya. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tanah lempung ialah dengan cara stabilisasi. Dalam penelitian ini metode stabilisasi yang digunakan adalah secara kimiawi dengan bahan tambah berupa campuran abu sekam padi dan kapur. Penelitian ini dilakukan dengan menambahkan 6% abu sekam dan 5%, 10% dan 15% kapur dari berat kering tanah lempung. Pengujian sifat fisik yang dilakukan meliputi uji kadar air, specific gravity, distribusi ukuran butiran dan batas-batas Atterberg. Sedangkan uji mekanik meliputi uji pemadatan proctor, dan CBR dengan masa pemeraman selama 0 hari, 7 hari dan 14 hari. Dari hasil pengujian tanah asli diperoleh nilai CBR unsoaked sebesar 3.7% sedangkan untuk CBR soaked sebesar 3.1%, dengan nilai Gs=2,75, γd = 1,39 gr/cm3 pada Wopt = 30%. Penambahan bahan stabilizer dapat mempengaruhi nilai CBR.Penambahan bahan stabilizer 6% abu sekam padi + 15% kapur merupakan campuran terbaik. Untuk CBR unsoaked mengalami peningkatan dari 3.7% menjadi 23.25%. Sedangkan untuk nilai CBR soaked mengalami peningkatan dari 3.1% menjadi 17.11% atau sudah melebihi nilai CBR soaked standar yang ditetapkan Bina Marga sebesar 6%.
PEMANFAATAN LIMBAH KERAMIK SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT KASAR UNTUK BETON TERHADAP ABSORPSI, KUAT TEKAN, DAN KUAT TARIK BELAH rosbi; Auliya Isti Makrifa
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melihat ketersediaan bahan baku pembuatan keramik sangat melimpah di Indonesia maka industri keramik tidak akan pernah mati, malah justru akan semakin berkembang dikarenakan banyak industri yang menghasilkan bentuk yang unik dan kreatif, limbah yang dihasilkanpun akan banyak walaupun limbahnya ramah lingkungan. maka pada penelitian ini, dicoba menggunakan material limbah keramik tersebut sebagai pengganti sebagian agregat kasar dalam campuran beton. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh limbah keramik sebagai pengganti sebagian aggregat kasar pada campuran beton terhadap kuat tekan ,kuat tarik belah dan mengetahui absorpsi beton yang dihasilkan. Pembuatan beton ini berdasarkan SNI 03-2834-2000,benda uji yang dibuat berukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm,mutu beton yang direncanakan f’c 20 MPa. Dengan proporsi campuran ada 5 variasi yaitu beton normal,limbah keramik dengan variasi campuran 20%,22%,24% dan 26% sebagai pengganti sebagian agregat kasar. Parameter pengujian yaitu absorpsi,kuat tekan, dan kuat tarik belah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan limbah keramik memberikan pengaruh terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Nilai kuat tekan beton mengalami peningkatan pada proporsi limbah keramik 20% diperoleh kuat tekan tertinggi yaitu sebesar 30,1 MPa,nilai kuat tarik belah beton mengalami peningkatan pada proporsi limbah keramik 20% diperoleh kuat tekan tertinggi yaitu sebesar 3,02 MPa. Penggunaan limbah keramik sangat berpengaruh terhadap absorpsi beton dimana variasi campuran yang mendapatkan nilai absorpsi optimum adalah variasi campuran 26% dengan nilai absorpsi 3,674%. Sehingga pada penelitian ini disimpulkan bahwa semakin besar proporsi limbah keramik sebagai pengganti sebagian agregat kasar maka semakin menurun nilai kuat tekan dan kuat tarik belah yang diperoleh.
Pengaruh Lama Waktu Curing Terhadap Nilai Cbr pada Tanah Tebing di Kecamatan Batu Layar dengan Campuran Abu Sekam Padi dan Kapur Auliya Isti Makrifa; Prasetiawan, Jauhari; anita
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lempung yang dipergunakan dengan nilai CBR rendah akan menghasilkan suatu konstruksi yang tidak optimal hasilnya (cepat rusak). Untuk itu, jika akan dipergunakan suatu konstruksi sebaiknya nilai CBR dinaikan agar mampu menahan beban di atasnya. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tanah lempung ialah dengan cara stabilisasi. Dalam penelitian ini metode stabilisasi yang digunakan adalah secara kimiawi dengan bahan tambah berupa campuran abu sekam padi dan kapur. Penelitian ini dilakukan dengan menambahkan 6% abu sekam dan 5%, 10% dan 15% kapur dari berat kering tanah lempung. Pengujian sifat fisik yang dilakukan meliputi uji kadar air, specific gravity, distribusi ukuran butiran dan batas-batas Atterberg. Sedangkan uji mekanik meliputi uji pemadatan proctor, dan CBR dengan masa pemeraman selama 0 hari, 7 hari dan 14 hari. Dari hasil pengujian tanah asli diperoleh nilai CBR unsoaked sebesar 3.7% sedangkan untuk CBR soaked sebesar 3.1%, dengan nilai Gs=2,75, γd = 1,39 gr/cm3 pada Wopt = 30%. Penambahan bahan stabilizer dapat mempengaruhi nilai CBR.Penambahan bahan stabilizer 6% abu sekam padi + 15% kapur merupakan campuran terbaik. Untuk CBR unsoaked mengalami peningkatan dari 3.7% menjadi 23.25%. Sedangkan untuk nilai CBR soaked mengalami peningkatan dari 3.1% menjadi 17.11% atau sudah melebihi nilai CBR soaked standar yang ditetapkan Bina Marga sebesar 6%.