Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Effects of addition of Sodium Benzoate of the Physicochemical Characteristic of Watermelon rind (Citrullus lanatus) Imas Solihat; Septilina Melati Sirait
Journal Warta AKAB Vol 45, No 2 (2021): Warta AKAB
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.434 KB) | DOI: 10.55075/wa.v45i2.24

Abstract

Watermelon rind is a food product that utilize wasted albedo waste. Generally, jam is gel or semi-dense so it has short shelf life. To make the jam more imperishable in storage, preservatives can be added in manufactured progress, one of the preservatives that can be used is sodium benzoate. This research aims to determine the effects of the addition of sodium benzoate on the physicochemical characteristics of watermelon rind jam. The results reveals that the formula of watermelon rind jam with the addition of sodium benzoate has physicochemical content that not much different apart from the one that isn’t added by sodium benzoate. The characteristics that were significantly different were only in viscosity, the jam with the addition of sodium benzoate (6400 cP) was greater than the jam without the addition of sodium benzoate (2900 cP). The selected formula will be tested by organoleptic (hedonic quality) with texture, taste, and aroma attributes with the results that the jam formula was well received by 30 panelists. The quality of watermelon rind jam is identified by color aspect with average score of 5.10 with good category that has brownish yellow color, by texture with average score of 5.10 with good category that has soft and fibrous textured, and by the taste with average score of 5,20 with good category that has sweet acidity taste. Keywords: Watermelon rinds, sensorics analysis
Skrining Fitokimia dan Pengaruh Cara Pengeringan Terhadap Kualitas Ekstrak Etanol Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt) Septilina Melati Sirait; Riri Enriyani
Journal Warta AKAB Vol 45, No 2 (2021): Warta AKAB
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.729 KB) | DOI: 10.55075/wa.v45i2.42

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh cara pengeringan terhadap kualitas ekstrak etanol daging buah pala (Myristica fragrans Houtt). Cara-cara pengeringan yang dilakukan adalah pengeringan oven 40oC dan pengeringan langsung di bawah sinar matahari. Hasil uji fitokimia ekstrak daging buah tanaman pala diperoleh bahwa ekstrak daging buah pala mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin dan tannin. Analisis kualitas ekstrak etanol daging buah pala (Myristica fragrans Houtt) terdiri dari uji organoleptis, uji kadar air dan uji kadar abu. Dari hasil penelitian diperolah bahwa ekstrak etanol daging buah pala (Myristica fragrans Houtt) dari masing-masing proses pengeringan memiliki ekstrak kental, berwarna cokelat pekat dan bau khas pala. Kadar air daging buah pala dengan metode pengeringan oven sebesar 22,22 % sedangkan dengan metode pengeringan di bawah sinar matahari memiliki kadar air sebesar 3,3 %. Kadar abu daging buah pala dengan metode pengeringan oven sebesar 5,47 % sedangkan dengan metode pengeringan di bawah sinar matahari memiliki kadar abu sebesar 1,77 %.Kata kunci : Myristica fragrans Houtt; pengeringan; kadar air; kadar abu
FORMULATION AND EVALUATION OF SEA GRAPE (Caulerpa racemose) EXTRACT AS HAND CREAM AND ITS ANTIOXIDANT ACTIVITY TEST Septilina Melati Sirait; Tita Rosita; Lintannisa Rahmatia
Jurnal Kimia Riset Vol. 7 No. 1 (2022): June
Publisher : Universitas Airlangga, Campus C Mulyorejo, Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jkr.v7i1.35889

Abstract

Caulerpa racemosa (C. racemosa) is a seaweed containing folic acid, thiamine, ascorbic acid, and phenol as secondary metabolites that function as antioxidants. This study aims to formulate a hand moisturizing cream containing C. racemosa extract and evaluate the quality of the cream preparation. The manufacture of hand cream from C. racemosa extract was carried out in several stages, namely C. racemosa extraction, antioxidant testing, formulation of cream preparations, and evaluation. Evaluation of hand cream preparations of C. racemosa extract included organoleptic tests, homogeneity, pH measurement, viscosity, spreadability, and adhesion. The yield of C. racemosa from the extract was 33%. The IC50 of the C. racemosa extract was 159.8 ppm. The results of the organoleptic test of hand cream preparations showed physical characteristics in terms of pH, viscosity, homogeneity, dispersibility, and adhesion following the requirements of cosmetic preparations from the Directorate General of BPOM.
Pengembangan IKM Minyak Atsiri Pala di CV Putra Cinta Damai Desa Ciherang Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor Shinta Damerys Sirait; Rosalina Rosalina; Septilina Melati Sirait; Nur Indah Riswati
Jurnal Pengabdian Masyarakat AKA Vol 1, No 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.052 KB) | DOI: 10.55075/jpm-aka.v1i1.63

Abstract

Abstrak Tanaman pala yang merupakan tanaman asli Indonesia telah banyak dikenal masyarakat karena kandungannya yang dapat dimanfaatkan dalam industri makanan maupun minuman. Untuk wilayah Kabupaten Bogor, tanaman pala merupakan komoditas unggulan lokal perkebunan, sehingga banyak ditemukan khususnya di Desa Ciherang, Kecamatan Caringin. Di daerah ini terdapat satu Industri Kecil Menengah (IKM) yang mengolah tanaman pala, khususnya bagian buah, menjadi minyak atsiri yang banyak digunakan sebagai salah satu obat gosok herbal. Namun demikian, sisa daging buah pala yang digunakan dalam pengolahan minyak atsiri tidak dimanfaatkan dengan baik oleh warga sekitar dan hanya menjadi limbah padat untuk kemudian dibuang. Oleh karena itu, tim kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Politeknik AKA Bogor memberikan pelatihan bagi warga sekitar IKM untuk dapat mengolah sisa daging buah pala menjadi produk olahan baru, contohnya jelly pala, yang diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis buah pala tersebut dan mengurangi limbah padat. Selain itu, tim PkM ini juga membantu IKM Putra Cinta Damai yang menjadi lokasi kegiatan dengan memberikan rak pengering buah pala yang berguna untuk mempercepat pengeringan buah pala yang akan diolah. Kata kunci: limbah padat; pala; jelly; rak pengering Kata kunci: limbah padat; pala; jelly; rak pengering