Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Pappasang

Studi Kritis atas Hadis “Sab’ah Ahruf” Rahmat Nurdin; Muhammad Nur Murdan
PAPPASANG Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Pappasang
Publisher : STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.103 KB) | DOI: 10.46870/jiat.v3i1.76

Abstract

The Hadis talking about “unzila al-Qur’an ‘ala sab’ah ahruf” has been interpreted by some Islamic scholars. Every scholar has different opinion. According to this,  it is important to re-read for making clear what “sab’ah ahruf” meaning is. This paper would like to analyze this hadis on steps; external criticism, internal criticism and syarh al-hadis (understanding). In the conclusion, based on the al-Razi’s view, this mini-research shows that “sab’ah ahruf” is about the sevent differences in Quranic reading. Then, flexibility in reading the Quran to make it easier to be read indicates that Quran is possible to be interpreted in different approaches to make it easier to be understood.
Polemik Nasikh-Mansukh John Burton dalam “The Collection of The Quran” Rahmat Nurdin; Abdillah Abdillah
PAPPASANG Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pappasang
Publisher : STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jiat.v5i1.534

Abstract

Abstrak Artikel ini mencoba menelusuri pemikiran John Barton tentang persoalan nasikh mansukh dalam karyanya yang berjudul “The Collection Of The Quran”. Dalam argumennya dikatakan, bahwa pada awalnya, kajian tentang nasikh mansukh disusun dengan tujuan untuk memvalidasi dan menjelaskan beberapa konflik atau perbedaan yang terjadi di antara para ulama fiqh. Dengan menggunakan jenis penelitian library research dengan model kajian pemikiran tokoh, penulis menelusuri lebih jauh untuk mendapatkan gambaran yang signifikan dari pemikiran Joh Barton terkait dengan persoalan nasikh mansukh. Adapun hasil penelusuran penulis menyimpulkan, bahwa polemik tentang ada atau tidaknya nasikh masukh dalam al-Qur’an, di kalangan ulama pun terjadi perbedaan pendapat, terlebih lagi atas klaim John Barton dalam karyanya yang menganggap adanya ilmu nasihk mansukh tidak terlepas dari upaya para ulama ushul dalam menyeragamkan pendapat dan lebih jauh mengatakan, bahwa al-Qur’an yang ada sekarang merupakan editan Nabi Muhammad sendiri, serta sikap skeptisisme John barton yang dilontarkan atas al-Qur’an yang ada sekarang juga tidak dapat dibuktikan dengan data-data yang valid.