Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PROGRAM LITERASI MEMBACA BAGI SMA CAMBRIDGE SCHOOL Nurul Hidayah; Wahyu Lestari
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.749 KB) | DOI: 10.53866/jimi.v2i1.22

Abstract

A survey conducted by PISA released by OECED in 2019 resulted in Indonesia's literacy rate being number 62 out of 70 countries. This means that the reading interest of the Indonesian people is very alarming. Moving on from that, educational institutions play an essential role in implementing literacy programs that increase reading interest. In his assessment, the author has not found the development of the instrument. Developing an assessment instrument in a reading literacy program requires a needs analysis. Needs analysis is used to identify the reading literacy program's objectives and the program's conditions empirically. So that analytical research was conducted to determine the need for instrument development and find solutions for the appropriate literacy program assessment instrument for SMA Kesatuan Bangsa Yogyakarta students. The basis for developing the device is a needs analysis in analyzing using research methods. The method used is a qualitative research method. The data collection technique is observation, interview, and documentation—primary and secondary data sources. Primary data sources are high school students, and secondary data comes from teachers. This method produces a needs analysis for developing instruments to measure literacy programs that occur from what they aspire to. The study results convey that the needs analysis contains the achievements and needs in the preparation of the assessment instrument. Based on the study results, the conclusions obtained are the need to develop an assessment instrument for reading literacy programs as a tool for measuring existing problems. The device is expected to make positive and valuable changes
Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap Program Pendidikan Karakter untuk Siswa Boarding Scholl Berbasis Sis Dorm Nurul Hidayah; Suyahmo Suyahmo; Agustinus Sugeng Priyanto
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2552

Abstract

Perkembangan sikap siswa di asrama merupakan hal yang penting bagi sekolah dan orangtua. Untuk mengoptimalkan sikap siswa dibutuhkan solusi yang tepat mengingat masa pandemi memberi efek psikologi siswa. Pembina asrama dan guru sangat berperan penting dalam hal ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengembangkan instrumen penilaian sikap siswa yang terdiri penilaian sikap sosial dan sikap spiritual di asrama. Desain SIS Dorm yang diusulkan harapannya memberikan alternatif instrument yang efektif dan efisien. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kebutuhan media instrumen 95,5% menjawab pengembangan instrumen berbasis SIS Dorm. (2) Sesuai kebutuhan penilaian sikap siswa, 95,4% menjawab bahwa SIS Dorm penggunannya untuk pembina asrama, guru (walikelas dan konselor), siswa, dan orangtua. (3) Fungsi SIS Dorm 81,8% menjawab akan mendukung semua hal yang dibutuhkan oleh asrama dan sekolah terkait penilaian sikap siswa. Adapun pengembangan instrument penilaian sikap siswa terintegrasi dengan program pendidikan karakter sekolah
Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap Program Pendidikan Karakter untuk Siswa Boarding Scholl Berbasis Sis Dorm Nurul Hidayah; Suyahmo Suyahmo; Agustinus Sugeng Priyanto
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2552

Abstract

Perkembangan sikap siswa di asrama merupakan hal yang penting bagi sekolah dan orangtua. Untuk mengoptimalkan sikap siswa dibutuhkan solusi yang tepat mengingat masa pandemi memberi efek psikologi siswa. Pembina asrama dan guru sangat berperan penting dalam hal ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengembangkan instrumen penilaian sikap siswa yang terdiri penilaian sikap sosial dan sikap spiritual di asrama. Desain SIS Dorm yang diusulkan harapannya memberikan alternatif instrument yang efektif dan efisien. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kebutuhan media instrumen 95,5% menjawab pengembangan instrumen berbasis SIS Dorm. (2) Sesuai kebutuhan penilaian sikap siswa, 95,4% menjawab bahwa SIS Dorm penggunannya untuk pembina asrama, guru (walikelas dan konselor), siswa, dan orangtua. (3) Fungsi SIS Dorm 81,8% menjawab akan mendukung semua hal yang dibutuhkan oleh asrama dan sekolah terkait penilaian sikap siswa. Adapun pengembangan instrument penilaian sikap siswa terintegrasi dengan program pendidikan karakter sekolah
The Development of Raya-In: Learning Media Based on Smart Apps Creator to Improve Primary School Social Science Learning Nurul Hidayah; Petra Kristi Mulyani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 8 (2024): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i8.9062

Abstract

Technology-based learning media in social science are not readily available in primary schools. Meanwhile, learning media, especially technology-based, supports social science competencies for primary school students. This study aimed to develop learning media, named Raya-In (Ragam Budaya Indonesia), based on Smart Apps Creator to improve the social science learning of fourth-grade students in SDN Kangkung 01 within the Indonesian cultural diversity theme. This study used the Borg and Gall model design, which consisted of 8 stages: potential and problem analysis, data collection, product design, product validation, revision, small-scale trial, large-scale trial, and final product. The study involved media experts and content experts to validate the media. The subjects were fourth-grade students of SDN Kangkung 1 (n=39). Data was collected by observation, interview, pretest, questionnaire, documentation, and posttest. The final result showed that Raya-In passed the media and content experts' evaluation and revision processes. The media and content experts gave high scores in the qualified category. The Pretest, posttest, T-test, and N-gain tests showed that Raya-In supported social science learning. The study aligned with learning in the current era, using technology-based media. Raya-In development based on Smart Apps Creator was validated to support social science learning in primary school.