Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENDIDIKAN KARAKTER DAN KEPRIBADIAN ANAK USIA DINI DALAM PEMBELAJARAN Aljuanika Ering; Aldie Mandey
Montessori Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Montessori Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/mjpkaud.v5i1.1781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendidikan karakter dan kepribadian anak usia dini dalam pembelajaran di TK GMIM Eben Haezer Bumi Beringin Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter dan kepribadian anak usia dini dalam pembelajaran di TK GMIM Eben Haezer Bumi Beringin Manado dilaksanakan dalam proses pembelajaran bersama teman dengan pembelajaran pendidikan agama Kristen seperti bercerita di Alkitab dan relevansinya dengan nilai-nilai Kristen.
Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak melalui Alat Permainan Edukatif Aljuanika Ering; Melissa Waturandang
Montessori Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Montessori Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/mjpkaud.v6i1.2325

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif anak melalui permainan edukatif di TK GMIM Kasih Ibu Pinaras. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari Siklus I dan Siklus II, yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 17 anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif anak selama proses pembelajaran, dengan pencapaian Siklus I hanya 62,3% dan Siklus II mencapai 90,2%.
Epistemologi cinta dan praksis iman: Konstruksi pedagogi pendidikan Kristiani menurut pemikiran Parker J. Palmer dan Thomas H. Groome Aljuanika Ertamaya Ering; Semuel Selanno; Aldie Mandey
KURIOS Vol. 11 No. 3: Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v11i3.1410

Abstract

Christian education in Indonesia is experiencing an epistemological crisis that separates faith from reason, causing learning to fall into dualism between scientistic objectivism and sentimental affective pietism. This research aims to construct an integrative Christian education pedagogy based on a dialogical synthesis of the thought of Parker J. Palmer and Thomas H. Groome. The method employed is a qualitative literature study with a dialogical-constructive approach to both figures’ primary works, supplemented by Indonesian-language secondary literature on contextual Christian religious education. The findings show that Palmer’s epistemology of love, rooted in the knower-known relation as an act of faith, engages in complementary ways with Groome’s praxis of faith through the five movements of shared Christian praxis, producing a pedagogical framework with three axes: relationality, reflexivity, and transformation. This construction offers a middle way for Indonesian Christian education to transcend the Enlightenment-inherited faith-reason dichotomy while serving as a contextual proposal for forming holistic learners that integrates cognitive, affective, conative, and spiritual dimensions into a unified reflective pedagogy rooted in the fides quaerens intellectum tradition.   Abstrak Pendidikan Kristiani di Indonesia saat ini mengalami krisis epistemologis yang memisahkan iman dari akal budi, sehingga proses pembelajaran kerap jatuh pada dualisme antara objektivisme saintifik di satu sisi dan pietisme afektif yang sentimental di sisi lain. Penelitian ini bertujuan mengonstruksi pedagogi Pendidikan Kristiani yang integratif berbasis sintesis dialogis pemikiran Parker J. Palmer dan Thomas H. Groome. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka kualitatif dengan pendekatan dialogis-konstruktif terhadap karya primer kedua tokoh, dilengkapi dengan tinjauan kritis terhadap literatur sekunder berbahasa Indonesia bertema Pendidikan Agama Kristen kontekstual. Hasilnya menunjukkan bahwa epistemologi cinta Palmer yang berakar pada relasi knower-known sebagai tindakan iman dapat berdialog secara komplementer dengan praksis iman Groome melalui lima gerakan shared Christian praxis, sehingga melahirkan kerangka pedagogis tiga aksis: relasionalitas, refleksivitas, dan transformasi. Konstruksi pedagogis ini menawarkan jalan tengah bagi Pendidikan Kristiani Indonesia melampaui dikotomi iman-akal warisan Pencerahan, sekaligus menjadi tawaran kontekstual bagi pembentukan peserta didik holistik yang mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, konatif, dan spiritual dalam satu kesatuan pedagogi reflektif yang berakar pada tradisi fides quaerens intellectum.
Model Kepemimpinan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Manado Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Aljuanika Ering; Aldie Mandey; Astrid L. Mandas
Journal Of Psychology humanlight Vol. 4 No. 1 (2023): June: Journal Of Psychology humanlight
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/jph.v4i1.1701

Abstract

This research aims to 1) find out and describe the leadership model of the head of the Manado city ministry of religion in improving employee performance 2) find out and describe the inhibiting factors of the leadership model of the head of the Manado city ministry of religion in improving employee performance 3) find out and describe the inhibiting factors of the leadership model Head of Manado City Ministry of Religion office in improving employee performance. The research approach used is qualitative research with data collection through observation, interviews and documentation. The results of the research analysis found that the leadership model implemented by the head of the Manado City Ministry of Religion office was transformational leadership. However, this leadership model is still weak so that the provision of motivation and encouragement to employees is not optimal which also results in employee performance not being carried out well, for example being late for work, employees who are inconsistent with their working hours schedule, facilities that are still inadequate, supervisory supervision in management of infrastructure is not yet optimal. 2). Factors inhibiting the transformational leadership of the head of office in improving employee performance at the Office of the Ministry of Religion, Manado City. Employees often cover themselves when there are problems, employees are less optimistic in carrying out their work, less confident in solving the problems they face. 3). Supporting factors in the transformational leadership of the head of office in improving employee performance at the Office of the Ministry of Religion, Manado City, namely having an enthusiastic nature, good cooperation between employees, and caring about work. This can be seen from attendance, discipline, work motivation, and work commitment.
Konstruksi Makna Belajar Matematika sebagai Proses Meaning Making Berbasis Nilai Kristiani pada Mahasiswa IAKN Manado Aljuanika Ertamaya Ering
Journal Of Psychology humanlight Vol. 6 No. 2 (2025): December: Journal Of Psychology humanlight
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi makna belajar matematika sebagai proses Meaning-making berbasis nilai-nilai Kristiani pada mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado. Pembelajaran matematika selama ini cenderung dipahami sebagai proses prosedural dan mekanistik, sehingga belum sepenuhnya menyentuh dimensi makna, refleksi, dan spiritualitas peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis untuk menggali pengalaman mahasiswa dalam memaknai pembelajaran matematika dalam perspektif iman Kristen. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna belajar matematika pada mahasiswa tidak hanya terbatas pada aspek kognitif, tetapi juga mencakup (1) matematika sebagai refleksi keteraturan ciptaan Tuhan, (2) matematika sebagai sarana pembentukan karakter disiplin dan jujur, serta (3) matematika sebagai ruang Meaning-making spiritual yang mengintegrasikan iman dan pengetahuan. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran matematika berbasis nilai Kristiani berperan penting dalam membangun pemahaman holistik mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan konsep Meaning-making dalam pendidikan matematika berbasis iman Kristen, dengan memperluas perspektif konstruktivisme ke dalam dimensi spiritual-teologis dalam konteks pendidikan tinggi keagamaan.
Media Permainan Edukatif Berbasis Nilai Kristiani dalam Pembelajaran Matematika Anak Usia Dini Aljuanika Ertamaya Ering
Journal Of Psychology humanlight Vol. 4 No. 2 (2023): December: Journal Of Psychology humanlight
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/jph.v4i2.2801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan matematika anak usia dini melalui media permainan edukatif berbasis nilai Kristiani. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak usia dini pada salah satu PAUD berbasis Kristen. Media permainan yang digunakan berupa kartu angka, permainan mencocokkan jumlah benda, dan papan permainan matematika sederhana yang diintegrasikan dengan nilai Kristiani seperti kasih, kejujuran, dan kerja sama. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan matematika anak secara signifikan, di mana ketuntasan belajar meningkat dari 45% pada pra-siklus, menjadi 72% pada Siklus I, dan mencapai 89% pada Siklus II. Analisis peningkatan menunjukkan kenaikan sebesar 60% dari pra-siklus ke Siklus I, dan 23,6% dari Siklus I ke Siklus II, dengan total peningkatan 97,7% dari pra-siklus ke Siklus II. Selain itu, terjadi peningkatan aktivitas belajar, motivasi, dan sikap positif anak. Dengan demikian, media permainan edukatif berbasis nilai Kristiani terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan matematika anak usia dini secara holistik.
Pembelajaran Matematika dalam Kerangka Integrasi Iman: Perspektif Psikologi Pendidikan terhadap Pengembangan Kognitif dan Karakter Siswa Aljuanika Ertamaya Ering
Journal Of Psychology humanlight Vol. 5 No. 2 (2024): December: Journal Of Psychology humanlight
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/jph.v5i2.2802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran matematika dalam kerangka integrasi iman serta pengaruhnya terhadap pengembangan kognitif dan karakter siswa. Penelitian dilaksanakan di SMP PGRI Pinaras, sebuah sekolah umum dengan mayoritas siswa berlatar belakang religius homogen. Pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, dengan subjek penelitian sebanyak 28 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar matematika, observasi karakter, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar matematika siswa dari 46% pada pra-siklus menjadi 71% pada siklus I dan mencapai 89% pada siklus II, dengan rata-rata nilai meningkat dari 62 menjadi 84. Selain itu, terjadi peningkatan karakter siswa, khususnya pada aspek kejujuran (70% menjadi 88%), tanggung jawab (68% menjadi 86%), kerja sama (72% menjadi 90%), dan disiplin (69% menjadi 87%). Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika yang mengintegrasikan nilai iman secara kontekstual dan non-doktrinal efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan karakter siswa secara simultan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran matematika berbasis psikologi pendidikan yang holistik dan relevan diterapkan dalam konteks sekolah umum.
POLA INTERAKSI ANTARA GURU DENGAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Aljuanika Ering; Aldie Haris Mandey; Nadya Falencia Salangka
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 5 No. 1 (2024): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/djpk.v5i1.1787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola interaksi antara guru dengan siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen, faktor pendukung dan faktor penghambat pola interaksi antara guru dengan siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen di SMK Negeri 1 Manado. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi kepada guru dan siswa.  Pola interaksi antara guru dengan siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen di SMK Negeri 1 Manado khususnya di kelas XI BDP 6 adalah pola interaksi satu arah. Faktor pendukung pola interaksi antara guru dengan siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen yakni guru berusaha untuk menguasai materi yang akan diberikan di dalam kelas, guru mengelola kelas dengan baik, guru memberikan pembelajaran dengan menggunakan media/sumber, guru berusaha meningkatkan keaktifan siswa, dan guru mengetahui karakter siswa. Faktor penghambat faktor dari siswa yakni siswa yang kurang merespon materi yang diberikan, tidak memahami materi yang diberikan, siswa masih malu untuk bertanya atau memberikan pendapat, siswa yang kurang disiplin di kelas, dan suka mengganggu teman lainnya pada saat pembelajaran di kelas dan faktor dari guru yakni guru yang mengajar terlalu monoton, guru yang hanya memberikan materi tanpa memberikan kesempatan kepada siswa untuk berbicara, dan guru yang belum sepenuhnya mengenal karakter siswa.
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU BULLYING VERBAL DENGAN IMPLEMENTASI KASIH DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI SMA NEGERI 1 MANADO Lorentia Sinarya Marcus; Aljuanika Ertamaya Ering; Irene Preisilia Ilat
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine the relationship between verbal bullying behavior and the implementation of love in Christian Religious Education learning among Christian students at SMA Negeri 1 Manado. This study is a quantitative research employing a correlational method, conducted at SMA Negeri 1 Manado in 2026. Data were collected through questionnaires using a Likert scale administered to 225 respondents. Based on the product-moment analysis, a correlation coefficient value of -0.677 was obtained, indicating a strong, significant, and inversely proportional or negative relationship between verbal bullying behavior and the implementation of love. This implies that the lower the level of students' verbal bullying behavior, the more optimal the implementation of love will be in Christian Religious Education learning. Consequently, it is concluded that efforts to significantly reduce verbal bullying actions serve as a primary indicator for enhancing the implementation of love in Christian Religious Education learning at SMA Negeri 1 Manado. Based on these findings, it is recommended that the school principal consider these results when designing more structured student affairs and character-building programs. Additionally, Christian Religious Education teachers are encouraged to determine appropriate teaching methods, such as project-based learning, to foster a conducive school environment. Lastly, this study provides deep insights for future researchers to be utilized as a relevant reference or scientific comparison.