Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IBM PEMANFAATAN TOGA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DEGENERATIF PADA LANSIA DI SOKARAJA KULON Khamidah Achyar; Isnaeni Rofiqoch
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.235 KB)

Abstract

Penyakit degenerative semakin meningkat kejadiannya seiring dengan bertambahnya usia. Berdasarkan hasil Riskesdas Riskesdas 2018 penyakit artritis semakin tua semakin meningkat persentasenya, usia 45-54 tahun kejadiannya 11,1%, usia 55-64 tahun 15,5%. Perbandingan laki-laki dan perempuan kejadiannya lebih tinggi perempuan dan jika dibandingkan berdasarkan wilayah, pedesaan lebih tinggi daripada perkotaan. Pemanfaatan obat alamiah yang tersedia sebagai Toga belum dimanfaatkan secara optimal. Berdasarkan hasilpenelitian pengetahuan masyarakat terhadap obat herbal rendah sementara kepercayaan masyarakat terhadap pengobatan herbal sebanyak 45%. IbM ini bertujuan untuk. mengetahui dan mengenal tanda dan gejala penyakit degenerative dan bahan-bahantanaman obat keluarga (TOGA) yang bermanfaat untuk pencegahannya. Hasil kegiatan IbM yaitu kegiatan IbM dilaksanakan pada tanggal 8-2-2020 yang dihadiri oleh Lansia sebanyak 33orang. Tempat pelaksanaan penyuluhan di balai PKD Desa Sokaraja Kulon. Pengetahuan tentang penyakit degenerative pada peserta Posyandu Lansia Desa Sokaraja Kulon mengalami peningkatan sebesar 35% dan pemanfaatan TOGA untuk penyakit degenerative sebesar 30%. Kesimpulan: penyuluhan pemanfaatan Toga untuk pencegahan penyakit degeneratif dapat meningkatkanpengetahuan peserta Posyandu Lansia Desa Sokaraja Kulon.
EDUKASI PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) DALAM RANGKA PELAKSANAAN GERMAS Isnaeni Rofiqoch; Diah Atmarina Yuliani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.639 KB)

Abstract

Usia Reproduktif merupakan usia dimana manusia mampu bekerja dan menghasilkan sesuatu dengan kreatifitas yang tinggi. Penduduk usia produktif dengan jumlah besar seharusnya mampu memberikan kontribusi pada pembangunan, akan tetapi di indonesia usia-usia reproduktif banyak yang terancam kesehatannya karena terganggu oleh penyakit tidak menular (PTM) dan perilaku yang tidak sehat. Tujuan pelaksanaan IbM adalahmemberikan pendidikan kesehatan tentang faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) dan melakukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan program yang telah dilaksanakan. Metode pendekatan yang digunakan pada IbM ini adalah melakukan wawancara untuk mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan serta dilaksanakan evaluasi dengan metode pre tes dan post tes untuk mengetahui aspek pengetahuan dan pemahaman (knowledge). Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan. Rerata peningkatan pengetahuan sebesar 32 % hal ini dapat dihitung dengan jalan membandingkan antara nilai rata rata pre tes sebesar 6,30 dan hasil rata-rata post tes sebesar 8,30. Pelakasanaan edukasi penyakit tidak menular (PTM) dalam rangka pelaksanaan Germas mampu meningkatkan pengetahuan kelompok Aisyiyah Ranting Ledug sehingga ibu-ibu kader ‘Aisyiyah Ledug untuk memiliki keinginan mencegah dan mengurangi faktor penyebab terjadinya penyakit tidak menular (PTM) serta memiliki Itikad untuk menginformasikanpengetahuan tentang Penyakit Tidak Menular (PTM) kepada Keluarga, Kerabat dan Masyarakat.