Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Bios Logos

Potensi Jenis Pohon pada Ruang Terbuka Hijau Kota Pontianak dalam Ameliorasi Iklim Mikro Siva Devi Azahra; Destiana; Siti Masitoh Kartikawati; Muhammad Pramulya
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 13 No. 1 (2023): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v13i1.46486

Abstract

Suhu udara di kawasan perkotaan mengalami peningkatan yang dapat mempengaruhi kenyamanan dan produktivitas masyarakat. Ruang terbuka hijau (RTH) terdiri dari berbagai jenis pohon yang memiliki peran ekologis untuk menanggulangi hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian karakteristik pohon pada RTH dalam ameliorasi iklim mikro sehingga diketahui sejauh mana efektivitas dalam memenuhi fungsi ekologisnya serta memberikan rekomendasi jenis-jenis tumbuhan yang mendukung pengelolaan dan konservasi RTH. Penelitian dilakukan dengan melakukan penilaian kesesuaian karakteristik pohon dengan fungsi ekologisnya berdasarkan KPI (Key Performance Index) pada beberapa ruang terbuka hijau di Kota Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angsana (Pterocarpus indicus), tanjung (Mimusops elengi), trembesi (Samanea saman), dan mahoni (Swietenia mahagoni) merupakan jenis pohon yang efektif dalam memodifikasi suhu dan kelembapan udara serta sebagai pemecah angin.
Keanekaragaman Primata Diurnal Di Bukit Semujan Resort Semangit Taman Nasional Danau Sentarum I Gede Bhaskara Widhiya Aditama; Hari Prayogo; Destiana
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v14i1.51586

Abstract

Primata adalah salah satu ordo yang memiliki peranan penting bagi kehidupan di alam, hal ini dibuktikan dari peran mamalia ini dalam penyebaran dan pemencaran biji. Tujuan dilakukannya penelitian untuk mendata dan mendeskripsikan keanekaragaman primata diurnal yang terdapat di Bukit Semujan dalam kawasan Taman Nasional Danau Sentarum. Penelitian menggunakan metode teknik observasi lapangan dengan jalur. Hasil penelitian menunjukan terdapat 4 spesies primata yang berada Bukit Semujan. Macaca fascicularis merupakan spesies paling banyak dijumpai di bukit Semujan Resort Semangit dengan nilai dominansi sebesar 0,264. Keanekaragaman primata di Bukit Semujan Resort Semangit masuk kedalam kategori sedang dengan nilai indeks Keanekaragaman jenis sebesar 1,180. Dominansi di Bukit Semujan termasuk rendah dengan nilai sebesar 0,359. Kemerataan jenis di Bukit Semujan masuk kategori tinggi dengan nilai indeks kemerataan jenis (e) sebesar 0,851. Kekayaan jenis di Bukit Semujan masuk kategori rendah dengan nilai sebesar 0,600. Kesamaan jenis (IS) yang paling besar sebesar 100%. Kata kunci: Primata; Keanekaragaman Jenis; Bukit Semujan
Identifikasi Biodiversitas Hutan Mangrove sebagai Potensi Ekowisata di Kelurahan Sedau Kota Singkawang Siva Devi Azahra; Destiana Destiana; Siti Puji Lestariningsih; Yunita Magrima Anzani
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v14i2.53226

Abstract

Mangrove forests are ecosystems that have potential value to be developed as natural tourism objects. This study aims to analyse the potential of mangrove forests based on the ecological perspective of flora and fauna to be used as a natural tourism area. The object of this research is a mangrove forest and the resources in it located in Sedau Village, Singkawang City, West Kalimantan Province, Indonesia. Characteristics of mangrove forest flora and fauna are determined through species composition analysis while the potential of mangrove forests as nature tourism is analysed using descriptive qualitative. The composition of flora and fauna species found in the study area as a whole consists of 7 species of mangrove trees, 6 species of herpetofauna, 4 species of aves, 2 species of mammals, and 5 species of arthropods found in the mangrove forest area. Based on the analysis of mangrove forest potential, this area has the potential to be developed as an ecotourism destination.