Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendidikan Afektif Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Di Sekolah Tatik Safiqo
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol 27 No 2 (2020): October 2020
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v27i2.99

Abstract

The failure of religious education is because the practice of education only pays attention to the cognitive aspects of the growth of values ​​(religion), and ignores the development of affective and conative-volutive aspects, namely the ability and determination to practice the values ​​of religious teachings. As a result, there is a gap between knowledge and practice in religious teaching, so that they are unable to form an Islamic personality. The success of education, so far, is only measured from the superiority of the cognitive domain and barely measures the affective and psychomotor domains, so that character building and character are neglected. In order to anticipate these various problems, religious education learning in schools must show its contribution. One of them is improving. As for every material taught to students contains values ​​related to the behavior of everyday life, such as moral material, and for this moral aspect, in addition to studying the problems related to the knowledge aspect, the functional aspect is prioritized on the attitude aspect, so that later students behave as a Muslim who has a noble character. Then these affective values ​​are in the material of morals and must be embedded in students in Religious Education.
Pengembangan E-Module Berbasis Ekowisata Mangrove dalam Meningkatkan Karakter Peduli Lingkungan melalui Pembelajaran Mandiri Kontekstual Tatik Safiqo; Abdul Ghofur
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-module berbasis ekowisata mangrove dan mengkaji kelayakan serta efektivitasnya dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan melalui pembelajaran mandiri kontekstual. Latar belakang penelitian ini didasari oleh masih rendahnya kepedulian lingkungan peserta didik serta keterbatasan bahan ajar yang bersifat kontekstual dan berbasis potensi lokal. E-module dikembangkan dengan mengintegrasikan konteks ekowisata mangrove sebagai sumber belajar untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan relevan dengan kondisi lingkungan nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan e-module secara mandiri. Teknik pengumpulan data meliputi validasi ahli, angket karakter peduli lingkungan, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui kelayakan produk dan peningkatan karakter peduli lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-module berbasis ekowisata mangrove dinyatakan layak oleh ahli materi, media, dan pembelajaran. Implementasi e-module menunjukkan adanya peningkatan karakter peduli lingkungan peserta didik, yang tercermin dari meningkatnya kesadaran, sikap, dan perilaku peduli terhadap lingkungan. Pembelajaran mandiri kontekstual melalui e-module ini terbukti mampu mengaitkan konsep pembelajaran dengan realitas lingkungan sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.
Implementasi     Pembelajaran  Hybrid   Berbasis   Teknologi  dan Dampaknya pada Kualitas Pendidikan Mansori; Wensly Peniel Raprap; Muhammad Faizul Husnayain; Tatik Safiqo; Bungsu Keumala Sari
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/1930mb91

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, terutama dalam metode pembelajaran yang digunakan oleh lembaga pendidikan. Salah satu inovasi yang berkembang adalah penerapan pembelajaran hybrid berbasis teknologi, yaitu model pembelajaran yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring melalui pemanfaatan berbagai platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran hybrid berbasis teknologi serta dampaknya terhadap kualitas pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari tenaga pendidik, peserta didik, serta pihak pengelola lembaga pendidikan yang terlibat dalam pelaksanaan pembelajaran hybrid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran hybrid berbasis teknologi mampu meningkatkan fleksibilitas, interaktivitas, serta keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penggunaan berbagai media digital seperti platform pembelajaran daring, video pembelajaran, serta forum diskusi online membantu menciptakan proses belajar yang lebih menarik dan efektif. Selain itu, teknologi juga memudahkan pendidik dalam mengelola materi pembelajaran, memberikan tugas, serta melakukan evaluasi terhadap perkembangan belajar peserta didik. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran hybrid, seperti keterbatasan akses internet, ketersediaan perangkat teknologi, serta keterampilan digital tenaga pendidik yang masih perlu ditingkatkan.